Intel kembangkan cip hemat energi dan ramah lingkungan untuk industri kripto (Dok. Intel)

Intel Kembangkan Cip Ramah Lingkungan untuk Penambangan Kripto 

14 February 2022   |   14:07 WIB

Dalam beberapa waktu terakhir, topik seputar blockchain, cryptocurrency (mata uang kripto), non-fungible token, hingga metaverse telah menjadi arus utama. Sejumlah perusahaan teknologi juga mulai melirik hal-hal tersebut, dengan melakukan penelitian dan investasi. 

Dilansir dari The Verge, raksasa teknologi Silicon Valley, Intel dilaporkan telah melakukan investasi dalam teknologi blockchain dengan mengembangkan produk semikonduktor cip baru bersifat lebih ramah lingkungan yang dirancang untuk menambang mata uang kripto. 

Persoalan yang ada saat ini dari penambangan kripto adalah isu energi. Proses tersebut dinilai berdampak negatif terhadap lingkungan. Untuk itu, Intel berfokus pada pengembangan cip dengan teknologi komputasi hemat energi dalam skala besar. 

Cip pertama Intel yang fokus pada layanan kripto disebut perusahaan sebagai blockchain accelerator. Ini dijadwalkan memulai pengirimannya pada akhir 2022. Dilaporkan juga bahwa perusahaan penambang Bitcoin GRIID dan Block telah memesan cip tersebut. 

Senior Vice President Intel, Raja Koduri, mengatakan bahwa perusahaan berharap inovasi sirkuit semikonduktor mereka akan menghadirkan akselerator blockchain yang punya kinerja1000 kali lebih baik per watt ketimbang cip mainstream yang saat ini ada di industri. 

Adapun, laporan dari PCMag menyatakan bahwa Intel akan merilis informasi lebih lanjut mengenai cip tersebut pada ajang International Solid-State Circuits Conference (ISCC) yang rencananya bakal digelar mulai 20 Februari mendatang. 

Pada ajang tersebut Intel diketahui bakal melakukan presentasi pada 23 Februari dengan judul ‘Bonanza Mine: An Ultra-Low-Voltage Energy Efficient Bitcoin Mining ASIC’. ASIC atau application-specific integrated circuits merupakan cip yang dirancang untuk satu tugas tertentu dalam hal ini misalnya penambangan mata uang kripto. 

Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa dampak dari penambangan mata uang kripto telah menjadi perhatian berbagai pihak. Anggota parlemen Amerika Serikat pada awal tahun ini juga melakukan diskusi bagaimana mengatasi peningkatan konsumsi energi untuk keperluan tersebut. 


Editor : Gita
SEBELUMNYA

Drama The King of Pigs Tunjukkan Kesan Seram Pembunuh Berantai di Poster Terbaru

BERIKUTNYA

Ini 5 Manfaat Cokelat untuk Kesehatan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: