Indonesia sebagai wilayah yang aktif dan rawan gempa bumi memiliki potensi gempabumi yang dapat terjadi kapan saja dengan berbagai kekuatan (magnitudo) (Sumber Gambar: Ray Bilcliff dari Pexels)

Gempa dan Tsunami Besar di Pesisir Pantai Selatan Jawa Timur, Cek Yuk Informasinya dari BMKG

06 June 2021   |   08:33 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Genhype pasti merasa khawatir terkait informasi potensi terjadinya gempabumi dengan kekuatan 8,7 yang diikuti tsunami setinggi 29 meter di sepanjang pesisir pantai selatan Jawa Timur yang dilansir oleh beberapa media online.

Nah, terkait informasi itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bilang Indonesia sebagai wilayah yang aktif dan rawan gempa bumi memiliki potensi gempabumi yang dapat terjadi kapan saja dengan berbagai kekuatan (magnitudo).

Genhype harus tahu juga nih bahwa sampai saat ini belum ada lho teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat kapan, di mana, dan berapa kekuatannya, sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi prediksi gempabumi.

Berdasarkan hasil kajian dan pemodelan para ahli yang disampaikan pada diskusi bertajuk "Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur, zona lempeng selatan Jawa memiliki potensi gempa dengan magnitudo maksimum M 8,7. 

Tetapi ini adalah potensi ya Genhype, ingat potensi, bukan prediksi yg pasti, sehingga kapan terjadinya tidak ada yang tahu. 

Untuk itu kita semua harus melakukan upaya mitigasi struktural dan kultural dengan membangun bangunan aman gempa dan tsunami

Pemerintah Daerah dengan dukungan pemerintah pusat dan pihak swasta menyiapkan sarana dan prasarana evakuasi yang layak dan memadai, BPBD memastikan sistem peringatan dini di daerah rawan beroperasi/ terpelihara dengan layak dan  terjaga selama 24 jam tiap hari untuk meneruskan peringatan dini dari BMKG.

Pemerintah daerah dengan Pusat melakukan penataan tata ruang pantai rawan agar aman dari bahaya tsunami  dengan menjaga kelestarian ekosistem pantai sebagai zona  sempadan untuk pertahanan terhadap  gelombang tsunami dan abrasi.  

Pemerintah daerah dengan pihak terkait perlu membangun kapasitas masyarakat/edukasi masyarakat untuk melakukan respons penyelamatan diri secara tepat saat terjadi gempa bumi dan tsunami.

Genhype juga dihimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Paris Fashion Week Terapkan Solusi Pagelaran Fesyen Ramah Lingkungan

BERIKUTNYA

Kuy Nikmati Desa Wisata Mas di Ubud Bali

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: