Suasana liburan di hostel (Dok. BestHostels)

Milenials, Aplikasi Ini Tawarkan Liburan Minim Budget

31 January 2022   |   22:21 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Berlibur menjadi kebutuhan banyak orang, terutama generasi milenial untuk rehat sejenak dari aktivitas yang mungkin melelahkan jiwa. Namun mengisi energi kembali dengan traveling terkadang cukup menguras kocek, khususnya untuk membayar biaya akomodasi.

Tentu hal tersebut menjadi pertimbangan matang di tengah pandemi Covid-19 ini. Kondisi tersebut pun ditangkap sebagai peluang oleh Rahmadi Aditya Putra dan I Made Bayu Hadi Irawan. Mereka mendirikan BestHostels Indonesia sebagai solusi liburan ramah biaya dengan prinsip ‘smart spending’.

Ingin liburan namun budget sangat minim kini bukan lagi masalah. Dengan aplikasi tersebut, Bestpackers, sebutan untuk pengguna layanan BestHostels, cukup merogoh kocek mulai Rp50.000 per malam untuk menginap di hostel.

Ya, menginap di hostel atau dormitory menjadi alternatif bagi mereka yang lebih mengutamakan pengalaman berlibur dan petualangan daripada menghabiskan anggaran untuk akomodasi.

Meskipun biaya menginap di hostel relatif terjangkau, namun value yang didapatkan cukup besar. Rahmadi menyebut backpackers dapat menikmati berbagai fasilitas bersama seperti dapur, ruang makan, ruang rekreasi, hingga coworking space dan kolam renang. 

"Karena biayanya yang jauh lebih terangkau inilah backpackers dapat mengalokasikan anggaran liburannya untuk menjelajah destinasi tujuannya, mengunjungi atraksi wisata dan aktivitas lainnya," tuturnya dalam siaran pers, Senin (31/1/2022).

Nah, buat kalian yang mau berlibur di Bali, BestHostels katanya menyediakan layanan pemesanan shuttle boat antar pulau Bali dan pulau sekelilingnya, airport transfer dari bandara Ngurah Rai ke penginapan, dan aktivitas wisata seperti atraksi, workshop, theme park, aktivitas museum, melalui fitur ‘eXplore’.

Selain itu, kalian juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan traveler lain jika menginap di hostel. Buat yang ingin berlibur dengan teman-teman dan menginap bersama di hostel juga dapat memanfaatkan layanan Group Booking. 

Rahmadi menyebut cukup dengan menginformasikan tanggal perjalanan, jumlah tamu, destinasi, budget dan layanan apa saja yang diperlukan selama perjalanan. "Tim kami akan memberikan rekomendasi yang dipersonalisasikan berdasarkan preferensi yang diberikan," imbuhnya.

Banyak interaksi bukan berarti tanpa privasi. Walaupun kebanyakan fasilitasnya digunakan bersama, kalian tetap dapat menjaga privasinya saat menginap. Umumnya, tempat tidur susun di kamar dormitory dilengkapi dengan tirai, penyekat maupun pintu, untuk menjaga privasi dari para traveler yang menginap di kamar yang sama. 

Bentuk dan desain akomodasi sharing ini juga telah banyak berkembang di beberapa tempat, yang ditandai dengan munculnya hostel kapsul dan pod. Adanya aturan protokol kesehatan dan social distancing tetap memungkinkan hostel untuk terus beroperasi, tentunya dengan prosedur yang harus dipatuhi. 

Rahmadi menjamin seluruh partner BestHostels Indonesia sudah terdaftar sebagai Clean and Safe Partner, di mana mereka telah memiliki sertifikasi CHSE dari pemerintah. 

Sementara itu, BestHostels Indonesia memperkenalkan tren terbaru ‘work from hostel’ yang memberikan pengalaman kerja sambil liburan dengan biaya lebih terjangkau. Rahmadi menyebut pihaknya berencana mengembangkan layanannya untuk akomodasi low budget lain seperti guest house, homestay dan juga desa wisata.


Editor: Gita

SEBELUMNYA

Anti Jenuh, Begini Tips Bekerja Rasa Staycation di Rumah

BERIKUTNYA

Biar Imlek Makin Seru, Coba 3 Kreasi Kue Keranjang Ini!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: