Mencicipi Warna-warni Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette

01 December 2025   |   14:46 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id
Mencicipi Warna-warni Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)


Kenangan akan masakan rumah selalu punya tempat yang istimewa. Bagi banyak orang, makanan bukan hanya tentang racikan bahan atau takaran bumbu, melainkan juga tentang kisah dan rasa yang tertinggal bersama setiap suapan.

Paris Baguette mencoba menjembatani kerinduan itu lewat menu tematik bertajuk Rindu Rumah. Dengan sentuhan modern khas kafe, mereka menghadirkan kembali kelezatan masakan Indonesia yang akrab di lidah, tetapi dikemas elegan tanpa kehilangan kehangatan aslinya.

Baca juga: Zundo-Ya Bawa Cita Rasa Ramen Himeji di Jakarta

Sesaat setelah melangkah masuk, suasana kafe langsung mencuri perhatian. Warna kayu muda mendominasi, pencahayaannya yang lembut menambah atmosfer santai, dan dekorasi siluet wayang yang menghiasi dinding berpadu dengan garis skyline kota, seolah menggambarkan perjalanan dari kenangan ke masa kini.

 

 

 

 

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

 


Di bagian depan, etalase roti menjadi pusat perhatian pertama. Beragam pastry berlapis mentega, croissant mengembang sempurna, roti manis, hingga cake dengan tampilan cantik tertata rapi seperti karya seni. Namun di balik gemerlap dunia pastry ala Prancis itu, terselip deretan menu lokal yang justru menjadi sorotan baru.

Salah satu menu yang mencuri perhatian adalah Iga Sapi Sambal Mercon. Seporsinya terdiri dari nasi hangat bertabur bawang goreng, potongan iga bakar dengan warna gelap berkilau, acar sayur segar, sambal yang terlihat pedas menyala, irisan jeruk nipis, dan semangkuk kuah kaldu.

Bagian iga menjadi pusat perhatian: dagingnya tampak empuk dan mudah disobek, dengan baluran bumbu bakaran yang meresap sampai ke serat. Rasa manis gurih dari karamelnya bertemu dengan sentuhan smokey yang ringan, memberikan kedalaman rasa sejak gigitan pertama. Ketika sambal merconnya ikut menyertai, sensasi pedas langsung menyerang. Seperti namanya, sambal mercon ini benar-benar pedas.

Acar sayur, perasan jeruk nipis, dan kuah kaldu memainkan peran penting sebagai penyeimbang. Kesegaran dan rasa asamnya membantu “mengangkat” kembali selera setelah kelezatan bumbu yang pekat dan pedas. Secara keseluruhan, sepiring Iga Bakar Sambal Mercon ini terasa intens, menghangatkan, dan cukup memuaskan bagi mereka yang rindu masakan rumahan dengan karakter rasa yang kuat.

Masih dalam tema yang sama, bagi pencinta pedas, mencicipi Nasi Dory Sambal Rica-Rica adalah jawaban tepat. Menu ini menyajikan ikan dory yang renyah dipadukan dengan sambal rica-rica khas Sulawesi Utara yang aromatik dan menyala. Tambahan sayur singkong membuat hidangan ini tidak hanya pedas, tetapi seimbang dalam rasa.

Kemudian, sajian Nasi Gudeg Opor Ayam juga tak boleh dilewatkan. Perpaduan gudeg manis dengan opor ayam yang lembut ini menghadirkan cita rasa Jawa yang lembut dan syahdu. Mengingatkan pada suasana Jogja yang hangat, santai, dan penuh keramahan.

Di luar itu, masih ada Nasi Bebek Goreng Rempah membawa kita ke cita rasa Jawa Timur. Bebek gorengnya renyah, dengan bumbu hitam yang kaya rempah. Sambal koreknya pedas tajam, disandingkan dengan nasi jeruk wangi dan urap yang segar.

 

 

 

 

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

 


Bagi pencinta manis, Dadar Gulung Bun tampil sebagai penutup yang membawa nostalgia. Roti lembut dengan aroma pandan itu diisi unti kelapa manis, kemudian ditaburi kelapa parut dan gula. Rasanya sederhana, tapi justru itu yang membuatnya terasa seperti pulang ke masa kecil.

"Kami mempertahankan rasa yang seauntetik mungkin," kata CEO Erajaya Food & Nourishment, Jeremy Sim

Rindu Rumah menawarkan pengalaman mencicipi masakan Indonesia yang lain. Secara rasa, aspek kelokalannya dengan kegemaran orang Indonesia yang demen bumbu pekat masih dijaga. Namun, secara tampilan digubah menjadi modern yang menyenangkan.

Setiap piring yang tersaji, seolah membawa pulang kembali kehangatan dan keakraban rumah yang dirindukan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Zundo-Ya Bawa Cita Rasa Ramen Himeji di Jakarta

BERIKUTNYA

10 Hidangan Turki yang Wajib Dicoba, dari Sarapan hingga Makanan Penutup

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Mencicipi Warna-warni Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette

01 December 2025   |   14:46 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id
Mencicipi Warna-warni Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)


Kenangan akan masakan rumah selalu punya tempat yang istimewa. Bagi banyak orang, makanan bukan hanya tentang racikan bahan atau takaran bumbu, melainkan juga tentang kisah dan rasa yang tertinggal bersama setiap suapan.

Paris Baguette mencoba menjembatani kerinduan itu lewat menu tematik bertajuk Rindu Rumah. Dengan sentuhan modern khas kafe, mereka menghadirkan kembali kelezatan masakan Indonesia yang akrab di lidah, tetapi dikemas elegan tanpa kehilangan kehangatan aslinya.

Baca juga: Zundo-Ya Bawa Cita Rasa Ramen Himeji di Jakarta

Sesaat setelah melangkah masuk, suasana kafe langsung mencuri perhatian. Warna kayu muda mendominasi, pencahayaannya yang lembut menambah atmosfer santai, dan dekorasi siluet wayang yang menghiasi dinding berpadu dengan garis skyline kota, seolah menggambarkan perjalanan dari kenangan ke masa kini.

 

 

 

 

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

 


Di bagian depan, etalase roti menjadi pusat perhatian pertama. Beragam pastry berlapis mentega, croissant mengembang sempurna, roti manis, hingga cake dengan tampilan cantik tertata rapi seperti karya seni. Namun di balik gemerlap dunia pastry ala Prancis itu, terselip deretan menu lokal yang justru menjadi sorotan baru.

Salah satu menu yang mencuri perhatian adalah Iga Sapi Sambal Mercon. Seporsinya terdiri dari nasi hangat bertabur bawang goreng, potongan iga bakar dengan warna gelap berkilau, acar sayur segar, sambal yang terlihat pedas menyala, irisan jeruk nipis, dan semangkuk kuah kaldu.

Bagian iga menjadi pusat perhatian: dagingnya tampak empuk dan mudah disobek, dengan baluran bumbu bakaran yang meresap sampai ke serat. Rasa manis gurih dari karamelnya bertemu dengan sentuhan smokey yang ringan, memberikan kedalaman rasa sejak gigitan pertama. Ketika sambal merconnya ikut menyertai, sensasi pedas langsung menyerang. Seperti namanya, sambal mercon ini benar-benar pedas.

Acar sayur, perasan jeruk nipis, dan kuah kaldu memainkan peran penting sebagai penyeimbang. Kesegaran dan rasa asamnya membantu “mengangkat” kembali selera setelah kelezatan bumbu yang pekat dan pedas. Secara keseluruhan, sepiring Iga Bakar Sambal Mercon ini terasa intens, menghangatkan, dan cukup memuaskan bagi mereka yang rindu masakan rumahan dengan karakter rasa yang kuat.

Masih dalam tema yang sama, bagi pencinta pedas, mencicipi Nasi Dory Sambal Rica-Rica adalah jawaban tepat. Menu ini menyajikan ikan dory yang renyah dipadukan dengan sambal rica-rica khas Sulawesi Utara yang aromatik dan menyala. Tambahan sayur singkong membuat hidangan ini tidak hanya pedas, tetapi seimbang dalam rasa.

Kemudian, sajian Nasi Gudeg Opor Ayam juga tak boleh dilewatkan. Perpaduan gudeg manis dengan opor ayam yang lembut ini menghadirkan cita rasa Jawa yang lembut dan syahdu. Mengingatkan pada suasana Jogja yang hangat, santai, dan penuh keramahan.

Di luar itu, masih ada Nasi Bebek Goreng Rempah membawa kita ke cita rasa Jawa Timur. Bebek gorengnya renyah, dengan bumbu hitam yang kaya rempah. Sambal koreknya pedas tajam, disandingkan dengan nasi jeruk wangi dan urap yang segar.

 

 

 

 

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Eksplorasi Rasa Lokal di Paris Baguette (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

 


Bagi pencinta manis, Dadar Gulung Bun tampil sebagai penutup yang membawa nostalgia. Roti lembut dengan aroma pandan itu diisi unti kelapa manis, kemudian ditaburi kelapa parut dan gula. Rasanya sederhana, tapi justru itu yang membuatnya terasa seperti pulang ke masa kecil.

"Kami mempertahankan rasa yang seauntetik mungkin," kata CEO Erajaya Food & Nourishment, Jeremy Sim

Rindu Rumah menawarkan pengalaman mencicipi masakan Indonesia yang lain. Secara rasa, aspek kelokalannya dengan kegemaran orang Indonesia yang demen bumbu pekat masih dijaga. Namun, secara tampilan digubah menjadi modern yang menyenangkan.

Setiap piring yang tersaji, seolah membawa pulang kembali kehangatan dan keakraban rumah yang dirindukan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Zundo-Ya Bawa Cita Rasa Ramen Himeji di Jakarta

BERIKUTNYA

10 Hidangan Turki yang Wajib Dicoba, dari Sarapan hingga Makanan Penutup

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.