Mencicipi Cita Rasa Keju Prancis yang Punya Karakter Unik
07 November 2025 |
07:30 WIB
Keju Prancis (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)
Keju Prancis dikenal bukan hanya sebagai pelengkap hidangan, melainkan sebagai bagian dari identitas kuliner negara tersebut. Masing-masing jenis keju membawa jejak sejarah dan budaya tersendiri, mulai dari cara fermentasi, bahan baku, hingga cita rasa yang muncul semuanya konon begitu khas.
Dalam tiga tahun terakhir, Centre National Interprofessionnel de l'Economie Laitière (CNIEL) aktif mempromosikan ragam keju khas negeri berjulukan La France tersebut di Indonesia. Managing Director CNIEL Émilie Martin mengatakan dalam tradisi kuliner Prancis, keju bukan sekadar bahan pangan, tetapi juga simbol budaya, keterampilan, dan kebanggaan.
Lebih dari 3.000 jenis keju diproduksi di berbagai daerah di Prancis, masing-masing merepresentasikan keahlian dan warisan rasa yang diwariskan lintas generasi. Dari Brie yang lembut dan buttery, Comté dengan cita rasa nutty, hingga Mimolette yang mudah dikenali melalui warna oranye khasnya.
Baca juga: 6 Jenis Keju Paling Populer dari Prancis yang Wajib Dicoba
Keragaman ini mencerminkan kekayaan tradisi kuliner Prancis yang terbentuk dari kondisi geografis, budaya lokal, hingga teknik pematangan yang terus dipertahankan.
Untuk memperkenalkan ragam cita rasa tersebut kepada masyarakat Indonesia, Emilie banyak membawa keju berbahan dasar susu sapi yang cenderung lebih mudah diterima lidah lokal. Pada tahun ini, kampanye pengenalan keju Prancis mengusung tema “Cheese Eat Up!”
“Selama tiga tahun, kampanye ini telah mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat keju Prancis dengan cara baru,” ujar Martin
Beragam jenis keju Prancis menawarkan pengalaman rasa yang luas dan berlapis. Triple Crème, misalnya, dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut dan creamy berkat kandungan lemak yang lebih tinggi.
Kemudian, ada Camembert yang memiliki karakter lebih dalam dengan aroma sedikit earthy menghasilkan sensasi gurih yang unik. Lalu, ada pula Comté dengan rasa yang cenderung nutty, sedikit manis, lembut tapi punya karakter gurih.
Di balik tampilannya yang sederhana, keju Prancis menyimpan cita rasa dan aroma yang dapat mengejutkan lidah, dari yang lembut dan creamy hingga yang tajam dan funky. Mencicipinya seperti memasuki perjalanan rasa yang pelan-pelan mengungkap budaya makan masyarakat Prancis.
Kendati demikian, keju tidak lagi sekadar identik dengan roti atau anggur sebagai pendamping klasiknya. Dalam beberapa tahun terakhir, keju mulai menemukan tempatnya dalam hidangan lokal, berpadu dengan rasa-rasa Nusantara.
Cheesemonger dengan gelar Meilleur Ouvrier de France, Francois Robin mengatakan Keju Prancis memiliki semua kualitas untuk melengkapi hidangan Indonesia. Teksturnya lembut, menambah nilai rasa, mudah meleleh, memperkaya aroma, sekaligus membawa cita rasa rempah Asia ke level yang lebih seimbang.
“Keju Prancis menawarkan rasa yang istimewa, impresif, dan kaya rasa," imbuhnya.
Dia menjelaskan bahwa keju Prancis dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam salah satu hidangan ikonik Indonesia, yakni gado-gado. Penambahan keju tersebut tidak hanya memberikan aroma dan kelembutan tambahan, tetapi juga memperkaya karakter cita rasa yang telah dikenal secara luas oleh masyarakat.
Dia merekomendasikan penggunaan Comté sebagai pilihan keju yang sesuai. Teksturnya yang padat memungkinkan keju dipotong dalam ukuran sekali santap, sehingga harmonis dengan komposisi gado-gado.
Perpaduan sayuran segar, potongan Comté, dan saus kacang menghasilkan sajian dengan profil rasa yang lebih berlapis dan menarik.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dalam tiga tahun terakhir, Centre National Interprofessionnel de l'Economie Laitière (CNIEL) aktif mempromosikan ragam keju khas negeri berjulukan La France tersebut di Indonesia. Managing Director CNIEL Émilie Martin mengatakan dalam tradisi kuliner Prancis, keju bukan sekadar bahan pangan, tetapi juga simbol budaya, keterampilan, dan kebanggaan.
Lebih dari 3.000 jenis keju diproduksi di berbagai daerah di Prancis, masing-masing merepresentasikan keahlian dan warisan rasa yang diwariskan lintas generasi. Dari Brie yang lembut dan buttery, Comté dengan cita rasa nutty, hingga Mimolette yang mudah dikenali melalui warna oranye khasnya.
Baca juga: 6 Jenis Keju Paling Populer dari Prancis yang Wajib Dicoba
Keragaman ini mencerminkan kekayaan tradisi kuliner Prancis yang terbentuk dari kondisi geografis, budaya lokal, hingga teknik pematangan yang terus dipertahankan.
Untuk memperkenalkan ragam cita rasa tersebut kepada masyarakat Indonesia, Emilie banyak membawa keju berbahan dasar susu sapi yang cenderung lebih mudah diterima lidah lokal. Pada tahun ini, kampanye pengenalan keju Prancis mengusung tema “Cheese Eat Up!”
“Selama tiga tahun, kampanye ini telah mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat keju Prancis dengan cara baru,” ujar Martin
Beragam jenis keju Prancis menawarkan pengalaman rasa yang luas dan berlapis. Triple Crème, misalnya, dikenal dengan teksturnya yang sangat lembut dan creamy berkat kandungan lemak yang lebih tinggi.
Kemudian, ada Camembert yang memiliki karakter lebih dalam dengan aroma sedikit earthy menghasilkan sensasi gurih yang unik. Lalu, ada pula Comté dengan rasa yang cenderung nutty, sedikit manis, lembut tapi punya karakter gurih.
Di balik tampilannya yang sederhana, keju Prancis menyimpan cita rasa dan aroma yang dapat mengejutkan lidah, dari yang lembut dan creamy hingga yang tajam dan funky. Mencicipinya seperti memasuki perjalanan rasa yang pelan-pelan mengungkap budaya makan masyarakat Prancis.
Kendati demikian, keju tidak lagi sekadar identik dengan roti atau anggur sebagai pendamping klasiknya. Dalam beberapa tahun terakhir, keju mulai menemukan tempatnya dalam hidangan lokal, berpadu dengan rasa-rasa Nusantara.
Cheesemonger dengan gelar Meilleur Ouvrier de France, Francois Robin mengatakan Keju Prancis memiliki semua kualitas untuk melengkapi hidangan Indonesia. Teksturnya lembut, menambah nilai rasa, mudah meleleh, memperkaya aroma, sekaligus membawa cita rasa rempah Asia ke level yang lebih seimbang.
“Keju Prancis menawarkan rasa yang istimewa, impresif, dan kaya rasa," imbuhnya.
Dia menjelaskan bahwa keju Prancis dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam salah satu hidangan ikonik Indonesia, yakni gado-gado. Penambahan keju tersebut tidak hanya memberikan aroma dan kelembutan tambahan, tetapi juga memperkaya karakter cita rasa yang telah dikenal secara luas oleh masyarakat.
Dia merekomendasikan penggunaan Comté sebagai pilihan keju yang sesuai. Teksturnya yang padat memungkinkan keju dipotong dalam ukuran sekali santap, sehingga harmonis dengan komposisi gado-gado.
Perpaduan sayuran segar, potongan Comté, dan saus kacang menghasilkan sajian dengan profil rasa yang lebih berlapis dan menarik.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.
KUMPULAN ARTIKEL LAINNYA
Menikmati House of Tugu, Destinasi Kuliner Berbalut Sejarah di Kota Tua Jakarta
26 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner Khas di Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Saat Mudik
17 Maret 2026
The Good Bagel: Kafe Bagel Artisan di Gading Serpong yang Viral
16 Maret 2026
Menikmati Kuliner Indonesia dalam Balutan Modern di Menteng
13 Maret 2026