5 Oleh-oleh Kuliner Jambi, Tempoyak sampai Keripik Nanas
21 October 2025 |
14:22 WIB
Durian (Sumber Foto: Freepik/jcomp)
Provinsi Jambi tak hanya dikenal lewat keindahan alam dan kekayaan budayanya yang kental, tetapi juga dengan beragam kuliner tradisional yang menggugah selera. Saat berkunjung ke daerah yang berada di pesisir timur Pulau Sumatra ini, wisatawan dimanjakan dengan cita rasa kuliner setempat yang unik.
Setiap kuliner memiliki cerita tersendiri. Berasal dari hasil panen masyarakat setempat yang melimpah dan diolah dengan resep keluarga yang diwariskan turun-temurun. Wisatawan dapat membawa pulang aneka makanan khas Jambi sebagai buah tangan untuk keluarga, sanak saudara, sampai kerabat lainnya. Berikut rekomendasi oleh-oleh makanan dari Jambi.
Baca juga: 7 Oleh-oleh Kuliner Khas Jakarta yang Tahan Lama di Jalan
Di Jambi, tempoyak tidak hanya dimakan langsung, tapi juga dijadikan bumbu masakan, seperti ikan patin tempoyak atau sambal tempoyak. Karena cita rasanya yang unik dan tidak ditemukan di semua daerah, banyak wisatawan yang membawanya pulang sebagai oleh-oleh khas.
Tempoyak juga tahan lama jika disimpan dalam wadah tertutup dan didinginkan sehingga aman untuk dibawa perjalanan jauh. Namun, karena aromanya yang kuat, sebaiknya dikemas rapat atau disimpan dalam wadah khusus agar tidak bau selama perjalanan.
Lempok durian sangat terkenal di Jambi karena wilayah ini kaya akan hasil durian lokal. Rasanya yang manis membuatnya disukai oleh berbagai kalangan, bahkan bagi orang yang tidak terlalu suka durian segar.
Selain itu, lempok tahan lama dan tidak mudah basi. Biasanya dijual dalam bentuk potongan kecil yang dibungkus plastik atau daun, dan ada juga versi modernnya dalam kemasan kotak.
Pembuatan dodol nanas melibatkan proses panjang. Nanas diparut, dimasak dengan gula dan santan, lalu diaduk berjam-jam hingga adonan mengental dan berwarna keemasan. Teksturnya lembut dan kenyal, dengan perpaduan rasa manis, sedikit asam, dan aroma segar nanas yang khas.
Dodol nanas menjadi oleh-oleh favorit karena tahan lama, tidak mudah rusak, dan praktis dikemas. Biasanya dijual dalam potongan kecil atau bungkus plastik panjang, mudah dimakan dan cocok sebagai camilan ringan saat di perjalanan.
Bolu kojo terbuat dari campuran telur, santan, tepung terigu, gula, dan daun pandan atau daun suji. Adonan ini kemudian dipanggang hingga matang, menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis gurih yang khas. Karena bentuknya yang cantik dan aromanya menggoda, bolu kojo sering disajikan pada acara adat atau hari besar.
Sebagai oleh-oleh, bolu kojo kini dikemas dalam berbagai ukuran dan varian rasa seperti pandan, keju, dan durian. Walaupun tidak setahan dodol, kue ini tetap bisa bertahan beberapa hari jika disimpan dalam wadah tertutup.
Karena ringan dan tahan lama, keripik nanas sering dipilih sebagai oleh-oleh. Rasanya unik manis segar dengan tekstur renyah, sangat cocok untuk camilan ringan. Selain varian manis, ada juga versi pedas-manis atau madu.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Setiap kuliner memiliki cerita tersendiri. Berasal dari hasil panen masyarakat setempat yang melimpah dan diolah dengan resep keluarga yang diwariskan turun-temurun. Wisatawan dapat membawa pulang aneka makanan khas Jambi sebagai buah tangan untuk keluarga, sanak saudara, sampai kerabat lainnya. Berikut rekomendasi oleh-oleh makanan dari Jambi.
Baca juga: 7 Oleh-oleh Kuliner Khas Jakarta yang Tahan Lama di Jalan
1. Tempoyak
Tempoyak terbuat dari fermentasi buah durian matang. Proses pembuatannya cukup sederhana, yakni daging durian yang sudah masak dicampur sedikit garam, lalu didiamkan selama beberapa hari agar terjadi fermentasi alami. Hasilnya adalah pasta durian beraroma tajam dengan rasa asam gurih khas.Di Jambi, tempoyak tidak hanya dimakan langsung, tapi juga dijadikan bumbu masakan, seperti ikan patin tempoyak atau sambal tempoyak. Karena cita rasanya yang unik dan tidak ditemukan di semua daerah, banyak wisatawan yang membawanya pulang sebagai oleh-oleh khas.
Tempoyak juga tahan lama jika disimpan dalam wadah tertutup dan didinginkan sehingga aman untuk dibawa perjalanan jauh. Namun, karena aromanya yang kuat, sebaiknya dikemas rapat atau disimpan dalam wadah khusus agar tidak bau selama perjalanan.
2. Lempok Durian
Lempok durian adalah permen padat yang berbahan dasar durian. Permen ini dibuat dari daging durian segar yang dimasak bersama gula merah hingga mengental dan bisa dipotong seperti dodol. Teksturnya kenyal dan rasanya manis legit dengan aroma durian yang kuat.Lempok durian sangat terkenal di Jambi karena wilayah ini kaya akan hasil durian lokal. Rasanya yang manis membuatnya disukai oleh berbagai kalangan, bahkan bagi orang yang tidak terlalu suka durian segar.
Selain itu, lempok tahan lama dan tidak mudah basi. Biasanya dijual dalam bentuk potongan kecil yang dibungkus plastik atau daun, dan ada juga versi modernnya dalam kemasan kotak.
3. Dodol Nanas
Dodol nanas merupakan variasi dodol khas Jambi yang menggunakan buah nanas lokal sebagai bahan utamanya. Karena Jambi merupakan salah satu daerah penghasil nanas terbesar di Sumatra, masyarakat setempat mengolah hasil panennya menjadi makanan yang bernilai ekonomi tinggi.Pembuatan dodol nanas melibatkan proses panjang. Nanas diparut, dimasak dengan gula dan santan, lalu diaduk berjam-jam hingga adonan mengental dan berwarna keemasan. Teksturnya lembut dan kenyal, dengan perpaduan rasa manis, sedikit asam, dan aroma segar nanas yang khas.
Dodol nanas menjadi oleh-oleh favorit karena tahan lama, tidak mudah rusak, dan praktis dikemas. Biasanya dijual dalam potongan kecil atau bungkus plastik panjang, mudah dimakan dan cocok sebagai camilan ringan saat di perjalanan.
4. Bolu Kojo
Bolu Kojo adalah kue tradisional yang populer di wilayah Sumatra bagian selatan, termasuk Jambi. Nama “kojo” berasal dari kata “koja”, yang berarti bunga pandan. Koja merupakan bahan utama yang memberikan warna hijau alami serta aroma harum khas pada kue ini.Bolu kojo terbuat dari campuran telur, santan, tepung terigu, gula, dan daun pandan atau daun suji. Adonan ini kemudian dipanggang hingga matang, menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis gurih yang khas. Karena bentuknya yang cantik dan aromanya menggoda, bolu kojo sering disajikan pada acara adat atau hari besar.
Sebagai oleh-oleh, bolu kojo kini dikemas dalam berbagai ukuran dan varian rasa seperti pandan, keju, dan durian. Walaupun tidak setahan dodol, kue ini tetap bisa bertahan beberapa hari jika disimpan dalam wadah tertutup.
5. Keripik Nanas
Keripik nanas merupakan olahan dari buah nanas segar yang dipotong tipis, kemudian digoreng atau dikeringkan sampai renyah. Makanan ini diciptakan oleh para pelaku UMKM di Jambi untuk mengolah nanas yang melimpah agar lebih awet dan bernilai jual tinggi.Karena ringan dan tahan lama, keripik nanas sering dipilih sebagai oleh-oleh. Rasanya unik manis segar dengan tekstur renyah, sangat cocok untuk camilan ringan. Selain varian manis, ada juga versi pedas-manis atau madu.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.
KUMPULAN ARTIKEL LAINNYA
Menikmati House of Tugu, Destinasi Kuliner Berbalut Sejarah di Kota Tua Jakarta
26 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner Khas di Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Saat Mudik
17 Maret 2026
The Good Bagel: Kafe Bagel Artisan di Gading Serpong yang Viral
16 Maret 2026
Menikmati Kuliner Indonesia dalam Balutan Modern di Menteng
13 Maret 2026