Sania Jeny Versari Ungkap Rahasia di Balik Konten Kuliner Viral

07 October 2025   |   19:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Sania Jeny Versari Ungkap Rahasia di Balik Konten Kuliner Viral

Ilustrasi konten kreator Kuliner (Sumber Foto: Freepik/jcomp)


Kreator kuliner TikTok, Sania Jeny Versari, atau yang dikenal dengan akun @versansss, mengungkap pengalamannya menjadi food content creator. Dia membagikan sejumlah tips dan trik untuk membuat konten kuliner yang menarik, autentik, dan disukai banyak penonton.

“Tips menjadi food content creator di TikTok yang pertama tentu dari tampilan visual, karena kalau kuliner itu kan mainnya di visual. Jadi, tunjukkan makanan dari berbagai angle, dan kalau bisa, close-up biar kelihatan jelas dan menggoda,” jelasnya, dalam acara Media Briefing TikTok Food Fest 2025, Selasa (7/20/2025). 

Menurut Sania, kesan pertama dari visual menjadi kunci utama dalam membuat penonton tertarik menonton sampai habis. Dia menyarankan agar kreator berani mengeksplorasi tampilan makanan dari berbagai sudut dan pencahayaan alami agar warna dan tekstur terlihat hidup. 

Baca juga: Begini Cara Menghasilkan Cuan sebagai Content Creator Kuliner 

Selain visual, penting sekali storytelling saat mencicipi makanan. Dekatkan makanan ke kamera, lalu ceritakan aromanya. Setelah itu, rasakan dan jelaskan teksturnya dengan ekspresi yang natural. Menurutnya, ekspresi jujur jauh lebih menarik daripada reaksi yang dibuat-buat.

Sania juga menambahkan bahwa ulasan rasa sebaiknya disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami semua orang. Gunakan kata-kata yang relatable, hindari istilah rumit.

"Misalnya cukup bilang ‘gurihnya pas’, ‘pedasnya nagih’, atau ‘manisnya lembut’, biar audiens bisa langsung kebayang rasanya,” tambahnya. 

 
@versansss mam nasi padang payakumbuah + @dendengmamaku.id ? original sound - sans
 
Tak hanya soal teknik berbicara, Sania juga menyarankan agar setiap video disisipi cerita kecil atau fakta menarik di balik makanan yang di-review supaya penonton merasa terhubung. Bisa tentang sejarah makanan itu, tempat jualannya, atau pengalaman pribadi waktu mencicipinya. 

Baginya, setiap video kuliner harus ditutup dengan personal take away atau kesimpulan singkat sesuai pengalaman pribadi. “Misalnya ‘ini bakal aku beli lagi’, atau ‘cocok banget buat yang suka pedas’. Hal kecil seperti itu bikin penonton merasa review-nya jujur dan personal,” ungkap Sania. 

Tak kalah penting, dia juga mengingatkan soal konsistensi dan kepekaan terhadap tren. Sania sendiri rutin mengunggah video setiap pukul 12 siang, lantaran tepat dengan waktu makan. Kita tahu sekarang banyak orang yang makan sambil ditemani tontonan, baik dari televisi maupun konten-konten media sosial. 

“Coba manfaatkan audio TikTok yang sedang tren atau bikin challenge lucu bareng teman. Format kayak gitu lebih mudah nyangkut di FYP,” katanya. 

Lewat tips-tips tersebut, Sania berharap semakin banyak kreator baru yang berani berekspresi di dunia kuliner. Membuat konten makanan tidak selalu harus dimulai dengan perlengkapan profesional atau konsep rumit.

Menurutnya, kejujuran dan konsistensi jauh lebih berpengaruh dibandingkan tampilan yang sempurna. Siapa pun bisa menjadi food content creator selama berani mencoba dan menikmati prosesnya.

Adapun, Sania Jeny Versari adalah seorang kreator konten kuliner asal Indonesia yang dikenal lewat akun TikTok-nya, @versansss. Melalui gaya mukbang dan ulasan makanan yang ekspresif, dia berhasil menarik jutaan penonton yang penasaran dengan kelezatan makanan yang ia cicipi.

Sania mulai membuat konten kuliner secara iseng, dengan mendokumentasikan momen-momen dirinya sendiri saat makan berbagai kuliner nusantara. Namun, video-videonya justru viral dengan ditonton dan disukai jutaan orang. Banyak yang penasaran dengan kelezatan setiap menu yang disantapnya dengan nikmat tersebut. 

Selain membagikan ulasan berbagai kuliner Nusantara, Sania juga mempromosikan bisnis keluarganya, yakni Dendengmamaku.id, yang menjual olahan daging sapi khas rumahan. Usaha rumahan tersebut kini berkembang pesat berkat review Sania yang jujur dan kreatif.

Kini Sania aktif berpartisipasi dalam berbagai acara kuliner dan kolaborasi bersama TikTok, termasuk TikTok Food Fest 2025 untuk menginspirasi lebih banyak kreator baru di dunia kuliner digital. 

Baca juga: Dear Content Creator & Food Vlogger, Kritik Makanan Itu Ada Metodologinya

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Cerita Para Kreator Kuliner TikTok, Menyatukan Rasa dan Budaya lewat Makanan

BERIKUTNYA

5 Keunikan Sambal dari Berbagai Daerah di Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Ilustrasi konten kreator Kuliner (Sumber Foto: Freepik/jcomp)

Sania Jeny Versari Ungkap Rahasia di Balik Konten Kuliner Viral

07 October 2025   |   19:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Sania Jeny Versari Ungkap Rahasia di Balik Konten Kuliner Viral

Ilustrasi konten kreator Kuliner (Sumber Foto: Freepik/jcomp)


Kreator kuliner TikTok, Sania Jeny Versari, atau yang dikenal dengan akun @versansss, mengungkap pengalamannya menjadi food content creator. Dia membagikan sejumlah tips dan trik untuk membuat konten kuliner yang menarik, autentik, dan disukai banyak penonton.

“Tips menjadi food content creator di TikTok yang pertama tentu dari tampilan visual, karena kalau kuliner itu kan mainnya di visual. Jadi, tunjukkan makanan dari berbagai angle, dan kalau bisa, close-up biar kelihatan jelas dan menggoda,” jelasnya, dalam acara Media Briefing TikTok Food Fest 2025, Selasa (7/20/2025). 

Menurut Sania, kesan pertama dari visual menjadi kunci utama dalam membuat penonton tertarik menonton sampai habis. Dia menyarankan agar kreator berani mengeksplorasi tampilan makanan dari berbagai sudut dan pencahayaan alami agar warna dan tekstur terlihat hidup. 

Baca juga: Begini Cara Menghasilkan Cuan sebagai Content Creator Kuliner 

Selain visual, penting sekali storytelling saat mencicipi makanan. Dekatkan makanan ke kamera, lalu ceritakan aromanya. Setelah itu, rasakan dan jelaskan teksturnya dengan ekspresi yang natural. Menurutnya, ekspresi jujur jauh lebih menarik daripada reaksi yang dibuat-buat.

Sania juga menambahkan bahwa ulasan rasa sebaiknya disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami semua orang. Gunakan kata-kata yang relatable, hindari istilah rumit.

"Misalnya cukup bilang ‘gurihnya pas’, ‘pedasnya nagih’, atau ‘manisnya lembut’, biar audiens bisa langsung kebayang rasanya,” tambahnya. 

 
@versansss mam nasi padang payakumbuah + @dendengmamaku.id ? original sound - sans
 
Tak hanya soal teknik berbicara, Sania juga menyarankan agar setiap video disisipi cerita kecil atau fakta menarik di balik makanan yang di-review supaya penonton merasa terhubung. Bisa tentang sejarah makanan itu, tempat jualannya, atau pengalaman pribadi waktu mencicipinya. 

Baginya, setiap video kuliner harus ditutup dengan personal take away atau kesimpulan singkat sesuai pengalaman pribadi. “Misalnya ‘ini bakal aku beli lagi’, atau ‘cocok banget buat yang suka pedas’. Hal kecil seperti itu bikin penonton merasa review-nya jujur dan personal,” ungkap Sania. 

Tak kalah penting, dia juga mengingatkan soal konsistensi dan kepekaan terhadap tren. Sania sendiri rutin mengunggah video setiap pukul 12 siang, lantaran tepat dengan waktu makan. Kita tahu sekarang banyak orang yang makan sambil ditemani tontonan, baik dari televisi maupun konten-konten media sosial. 

“Coba manfaatkan audio TikTok yang sedang tren atau bikin challenge lucu bareng teman. Format kayak gitu lebih mudah nyangkut di FYP,” katanya. 

Lewat tips-tips tersebut, Sania berharap semakin banyak kreator baru yang berani berekspresi di dunia kuliner. Membuat konten makanan tidak selalu harus dimulai dengan perlengkapan profesional atau konsep rumit.

Menurutnya, kejujuran dan konsistensi jauh lebih berpengaruh dibandingkan tampilan yang sempurna. Siapa pun bisa menjadi food content creator selama berani mencoba dan menikmati prosesnya.

Adapun, Sania Jeny Versari adalah seorang kreator konten kuliner asal Indonesia yang dikenal lewat akun TikTok-nya, @versansss. Melalui gaya mukbang dan ulasan makanan yang ekspresif, dia berhasil menarik jutaan penonton yang penasaran dengan kelezatan makanan yang ia cicipi.

Sania mulai membuat konten kuliner secara iseng, dengan mendokumentasikan momen-momen dirinya sendiri saat makan berbagai kuliner nusantara. Namun, video-videonya justru viral dengan ditonton dan disukai jutaan orang. Banyak yang penasaran dengan kelezatan setiap menu yang disantapnya dengan nikmat tersebut. 

Selain membagikan ulasan berbagai kuliner Nusantara, Sania juga mempromosikan bisnis keluarganya, yakni Dendengmamaku.id, yang menjual olahan daging sapi khas rumahan. Usaha rumahan tersebut kini berkembang pesat berkat review Sania yang jujur dan kreatif.

Kini Sania aktif berpartisipasi dalam berbagai acara kuliner dan kolaborasi bersama TikTok, termasuk TikTok Food Fest 2025 untuk menginspirasi lebih banyak kreator baru di dunia kuliner digital. 

Baca juga: Dear Content Creator & Food Vlogger, Kritik Makanan Itu Ada Metodologinya

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Cerita Para Kreator Kuliner TikTok, Menyatukan Rasa dan Budaya lewat Makanan

BERIKUTNYA

5 Keunikan Sambal dari Berbagai Daerah di Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.