Butter Baby Buka Gerai Kedua di Mal Central Park

28 September 2025   |   19:50 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Butter Baby Buka Gerai Kedua di Mal Central Park

Nick dan Henry Burch Pendiri Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Setelah sukses dengan gerai pertamanya di Blok M, Butter Baby kini resmi membuka gerai keduanya di mal Central Park (Tribeca) Jakarta pada 27 September 2025. Langkah ini menandai perjalanan ekspansi merek dessert berbasis karakter alien yang menggemaskan tersebut.

Pada hari pertama pembukaannya, gerai dessert ini langsung viral. Orang-orang rela mengantri untuk mencicipi kelezatan dessert beraneka rasa tersebut. Selain itu, mereka juga ingin bertemu langsung dengan karakter Butter Baby. Alien gembul bermata bulat dan berpipi tembam dari planet Butterlandia, tempat di mana kehangatan dan kebaikan meleleh seperti mentega. 

Baca juga: Resep Telur Barendo ala Rumah Makan Padang yang Renyah

Bertepatan dengan pembukaan gerai keduanya, Butter Baby memperkenalkan deretan menu dessert dan pastry hasil kreasi pastry chef asal Jakarta, Dedy Sutan Supriady, yang dikenal luas di Asia Tenggara karena eksperimen inovatifnya.

 

BB Fried Chicken Sando (Sumber Foto: Butter Baby)

BB Fried Chicken Sando (Sumber Foto: Butter Baby)



Salah satu yang paling menarik perhatian adalah BB Fried Chicken Sando, donat gurih berisi paha ayam tanpa tulang yang digoreng renyah, dipadu dengan saus tomat homemade dan spicy mayo. Menu lainnya, Durian Donut, menyajikan cita rasa unik dalam bentuk donat keemasan dengan isi durian creamy. Ada pula Choco Crunch, donat berlapis kulit renyah yang diisi whipped chocolate ganache dan salted caramel lumer.

“Indonesia selalu punya kecintaan besar terhadap dessert, saya ingin bereksperimen menggunakan rasa-rasa yang familiar di Asia, seperti pandan, durian, matcha, dan yuzu tapi disajikan dengan cara yang terasa segar dan baru. Intinya, mengambil sesuatu yang familiar lalu memberi sentuhan cosmic twist khas Butter Baby," kata Chef Dedy.

Menu-menu baru ini melengkapi rangkaian donat mereka yang sudah dikenal luas terlebih dahulu, termasuk crispy donuts pertama di Indonesia dengan varian Banana Crunch, Opor Crunch, Vanilla Crunch, dan Matcha Crunch.

Butter Baby juga menghadirkan kampanye terbaru bertajuk Supernova Drop untuk mengenalkan menu eksklusif mereka setiap dua minggu sekali, yang diumumkan lewat media sosial resminya.

Dimulai dengan Crispy Vanilla Swirl Croissant, berupa croissant tipis berlapis-lapis dengan tekstur flaky, dibuat dari rich French butter, digoreng hingga berwarna keemasan, dilapisi gula kayu manis, dan diisi dengan vanilla cream premium dari Jembrana yang creamy. Hadir dalam jumlah terbatas setiap harinya, menu eksklusif ini hanya tersedia selama dua minggu hingga 2 Oktober.

Crispy Vanilla Swirl menjadi penanda dimulainya rangkaian Crispy Croissant dari Butter Baby. Bersamaan dengan itu, diperkenalkan juga Beef Rendang Croissant sebagai menu permanen di Blok M dan Central
Park. Croissant buttery yang baru dipanggang ini diisi dengan rendang daging sapi autentik khas Padang, lalu
diberi topping saus triple cheese yang creamy.

Koleksi menu lainnya pun semakin lengkap dan beragam, mulai dari ButterToast, sejumlah minuman unik seperti Lychee Galaxy Jelly dan Peanut Butter Latte. Ada juga koleksi donat berbagai varian rasa seperti Disco Donut yang playful, Mallow Yuzu Baby dengan rasa citrus manis segar, Pandan Punch, Raspberry
Shortcake,
hingga Chocolate Nebula yang super indulgent.

"Semua menu dibuat fresh setiap hari menggunakan bahan premium yang sudah bersertifikat halal, termasuk 100 persen French creamy cow’s milk butter dari Normandy," lanjut Chef Dedy.
 

Interior Gerai yang Estetik dan Merchandise Lucu

Seperti halnya gerai Blok M, gerai baru di Central Park juga dirancang oleh Harry Nuriev dari Crosby Studios. Dengan gaya khas transformism, desain interiornya menampilkan lekukan dinamis, chrome berkilau, dan pencahayaan lembut yang menciptakan atmosfer kosmik penuh imajinasi.

“Central Park adalah salah satu ruang paling hidup di Jakarta. Saya ingin toko ini menjadi tempat di mana orang bisa terhubung dengan Butter Baby sekaligus mempercantik feed media sosial mereka," kata Nuriev.

 

Pembukaan gerai baru Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Pembukaan gerai baru Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Gerai ini bukan sekadar toko dessert, katanya, melainkan sebuah universe multi-sensorik dengan latar kosmik tempat terciptanya momen seru yang sayang kalau tidak dibagikan.

Tak kalah menarik, Butter Baby juga menghadirkan lini merchandise yang menggabungkan fun dan fashion statement. Mulai dari bag charm kolektibel, kaos stylish, hingga tracksuit eksklusif rancangan desainer kelas dunia Tory Burch. Seluruh koleksi ini menambah daya tarik mereka sebagai brand yang menyatukan kuliner dan fashion.
 

Target Ekspansi Global yang Ambisius

Butter Baby lahir dari imajinasi saudara kembar Nick dan Henry Burch. Mereka menciptakan semesta dessert berbasis karakter dengan menghidupkan sosok Butter Baby, alien imut yang tengah menjalankan misi membuat kue dan pulang ke rumah.

Diceritakan, sumber Butter, yakni energi hangat yang menjadi inti kehidupan di Butterlandia perlahan memudar. Butter baby ditunjuk untuk menjalankan misi menjelajahi galaksi demi menemukan mentega langka yang bisa mengembalikan keseimbangan dunianya.

Namun, kapalnya malah terdampar di Bumi, sebuah planet biru yang sangat asing. Butter baby pun jatuh dan mendarat darurat di Jakarta. Tapi bukannya takut, sang alien justru penasaran. Dia pun mulai memanggang, menciptakan donat-donat kosmik yang kemudian memicu lahirnya sebuah semesta dessert penuh imajinasi.

Adapun Nick dan Henry, dibesarkan oleh pasangan Tory dan Chris Burch, pendiri rumah mode mewah Tory Burch LLC. Mereka menghabiskan masa kecilnya di Pulau Sumba, Indonesia. Nick dan Henry tumbuh besar dibekali pengetahuan seputar dunia fashion, desain, dan hospitality.

Pengalaman tersebut menanamkan nilai, kepekaan, serta insting kreatif yang kemudian membentuk DNA Butter Baby. Pada 2022, saudara kembar tersebut memutuskan pindah ke Jakarta, terinspirasi oleh energi muda dan budaya dinamis kota ini.

“Jakarta itu bold, penuh energi, dan terbuka, tempat yang pas untuk memulai sesuatu yang playful dan baru,” kata Nick.

Henry menambahkan, dia sangat senang bisa membuka gerai dessert keduanya di Jakarta. Respon di Blok M benar-benar di luar bayangannya. Dia berharap gerai di Central Park bisa memberinya kesempatan untuk menjangkau lebih banyak orang lagi.

"Perjalanan kami baru saja dimulai,” tambahnya.

Perjalanan ekspansi Butter Baby tak berhenti sampai di sana. Dalam waktu dekat, mereka akan membuka gerai ketiganya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang yang eroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB,

Gerai ini akan tampil menonjol dengan instalasi patung Butter Baby setinggi 8,5 meter serta tembok donat melayang. Sebuah landmark baru yang dirancang untuk menyapa para pelancong sekaligus memperkuat identitas Butter Baby sebagai merek dessert berbasis karakter dengan visi global.

Shane Lewis, CEO sekaligus mitra pendiri Butter Baby, menegaskan bahwa ekspansi ke Central Park hanyalah langkah awal dari perjalanan ini. Setelah debut yang mencuri perhatian di Blok M, kehadiran di Central Park dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bagian penting dari pertumbuhan brand sekaligus fondasi untuk mewujudkan visi global mereka.

"Selanjutnya, kami akan hadir di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan instalasi Butter Baby setinggi 8,5 meter berlapis chrome dan dinding donat melayang," kata Lewis.

Setelah ini, mereka berencana melanjutkan ekspansinya ke berbagai kota besar di Asia Tenggara, sebelum akhirnya menjangkau pasar yang lebih luas lagi.

SEBELUMNYA

7 Kota Kuliner Terbaik di Dunia versi TasteAtlas

BERIKUTNYA

Milk Tea Perpaduan Teh Hijau Zhejiang & Anggur Xinjiang

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Nick dan Henry Burch Pendiri Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Butter Baby Buka Gerai Kedua di Mal Central Park

28 September 2025   |   19:50 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id
Butter Baby Buka Gerai Kedua di Mal Central Park

Nick dan Henry Burch Pendiri Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Setelah sukses dengan gerai pertamanya di Blok M, Butter Baby kini resmi membuka gerai keduanya di mal Central Park (Tribeca) Jakarta pada 27 September 2025. Langkah ini menandai perjalanan ekspansi merek dessert berbasis karakter alien yang menggemaskan tersebut.

Pada hari pertama pembukaannya, gerai dessert ini langsung viral. Orang-orang rela mengantri untuk mencicipi kelezatan dessert beraneka rasa tersebut. Selain itu, mereka juga ingin bertemu langsung dengan karakter Butter Baby. Alien gembul bermata bulat dan berpipi tembam dari planet Butterlandia, tempat di mana kehangatan dan kebaikan meleleh seperti mentega. 

Baca juga: Resep Telur Barendo ala Rumah Makan Padang yang Renyah

Bertepatan dengan pembukaan gerai keduanya, Butter Baby memperkenalkan deretan menu dessert dan pastry hasil kreasi pastry chef asal Jakarta, Dedy Sutan Supriady, yang dikenal luas di Asia Tenggara karena eksperimen inovatifnya.

 

BB Fried Chicken Sando (Sumber Foto: Butter Baby)

BB Fried Chicken Sando (Sumber Foto: Butter Baby)



Salah satu yang paling menarik perhatian adalah BB Fried Chicken Sando, donat gurih berisi paha ayam tanpa tulang yang digoreng renyah, dipadu dengan saus tomat homemade dan spicy mayo. Menu lainnya, Durian Donut, menyajikan cita rasa unik dalam bentuk donat keemasan dengan isi durian creamy. Ada pula Choco Crunch, donat berlapis kulit renyah yang diisi whipped chocolate ganache dan salted caramel lumer.

“Indonesia selalu punya kecintaan besar terhadap dessert, saya ingin bereksperimen menggunakan rasa-rasa yang familiar di Asia, seperti pandan, durian, matcha, dan yuzu tapi disajikan dengan cara yang terasa segar dan baru. Intinya, mengambil sesuatu yang familiar lalu memberi sentuhan cosmic twist khas Butter Baby," kata Chef Dedy.

Menu-menu baru ini melengkapi rangkaian donat mereka yang sudah dikenal luas terlebih dahulu, termasuk crispy donuts pertama di Indonesia dengan varian Banana Crunch, Opor Crunch, Vanilla Crunch, dan Matcha Crunch.

Butter Baby juga menghadirkan kampanye terbaru bertajuk Supernova Drop untuk mengenalkan menu eksklusif mereka setiap dua minggu sekali, yang diumumkan lewat media sosial resminya.

Dimulai dengan Crispy Vanilla Swirl Croissant, berupa croissant tipis berlapis-lapis dengan tekstur flaky, dibuat dari rich French butter, digoreng hingga berwarna keemasan, dilapisi gula kayu manis, dan diisi dengan vanilla cream premium dari Jembrana yang creamy. Hadir dalam jumlah terbatas setiap harinya, menu eksklusif ini hanya tersedia selama dua minggu hingga 2 Oktober.

Crispy Vanilla Swirl menjadi penanda dimulainya rangkaian Crispy Croissant dari Butter Baby. Bersamaan dengan itu, diperkenalkan juga Beef Rendang Croissant sebagai menu permanen di Blok M dan Central
Park. Croissant buttery yang baru dipanggang ini diisi dengan rendang daging sapi autentik khas Padang, lalu
diberi topping saus triple cheese yang creamy.

Koleksi menu lainnya pun semakin lengkap dan beragam, mulai dari ButterToast, sejumlah minuman unik seperti Lychee Galaxy Jelly dan Peanut Butter Latte. Ada juga koleksi donat berbagai varian rasa seperti Disco Donut yang playful, Mallow Yuzu Baby dengan rasa citrus manis segar, Pandan Punch, Raspberry
Shortcake,
hingga Chocolate Nebula yang super indulgent.

"Semua menu dibuat fresh setiap hari menggunakan bahan premium yang sudah bersertifikat halal, termasuk 100 persen French creamy cow’s milk butter dari Normandy," lanjut Chef Dedy.
 

Interior Gerai yang Estetik dan Merchandise Lucu

Seperti halnya gerai Blok M, gerai baru di Central Park juga dirancang oleh Harry Nuriev dari Crosby Studios. Dengan gaya khas transformism, desain interiornya menampilkan lekukan dinamis, chrome berkilau, dan pencahayaan lembut yang menciptakan atmosfer kosmik penuh imajinasi.

“Central Park adalah salah satu ruang paling hidup di Jakarta. Saya ingin toko ini menjadi tempat di mana orang bisa terhubung dengan Butter Baby sekaligus mempercantik feed media sosial mereka," kata Nuriev.

 

Pembukaan gerai baru Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Pembukaan gerai baru Butter Baby (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Gerai ini bukan sekadar toko dessert, katanya, melainkan sebuah universe multi-sensorik dengan latar kosmik tempat terciptanya momen seru yang sayang kalau tidak dibagikan.

Tak kalah menarik, Butter Baby juga menghadirkan lini merchandise yang menggabungkan fun dan fashion statement. Mulai dari bag charm kolektibel, kaos stylish, hingga tracksuit eksklusif rancangan desainer kelas dunia Tory Burch. Seluruh koleksi ini menambah daya tarik mereka sebagai brand yang menyatukan kuliner dan fashion.
 

Target Ekspansi Global yang Ambisius

Butter Baby lahir dari imajinasi saudara kembar Nick dan Henry Burch. Mereka menciptakan semesta dessert berbasis karakter dengan menghidupkan sosok Butter Baby, alien imut yang tengah menjalankan misi membuat kue dan pulang ke rumah.

Diceritakan, sumber Butter, yakni energi hangat yang menjadi inti kehidupan di Butterlandia perlahan memudar. Butter baby ditunjuk untuk menjalankan misi menjelajahi galaksi demi menemukan mentega langka yang bisa mengembalikan keseimbangan dunianya.

Namun, kapalnya malah terdampar di Bumi, sebuah planet biru yang sangat asing. Butter baby pun jatuh dan mendarat darurat di Jakarta. Tapi bukannya takut, sang alien justru penasaran. Dia pun mulai memanggang, menciptakan donat-donat kosmik yang kemudian memicu lahirnya sebuah semesta dessert penuh imajinasi.

Adapun Nick dan Henry, dibesarkan oleh pasangan Tory dan Chris Burch, pendiri rumah mode mewah Tory Burch LLC. Mereka menghabiskan masa kecilnya di Pulau Sumba, Indonesia. Nick dan Henry tumbuh besar dibekali pengetahuan seputar dunia fashion, desain, dan hospitality.

Pengalaman tersebut menanamkan nilai, kepekaan, serta insting kreatif yang kemudian membentuk DNA Butter Baby. Pada 2022, saudara kembar tersebut memutuskan pindah ke Jakarta, terinspirasi oleh energi muda dan budaya dinamis kota ini.

“Jakarta itu bold, penuh energi, dan terbuka, tempat yang pas untuk memulai sesuatu yang playful dan baru,” kata Nick.

Henry menambahkan, dia sangat senang bisa membuka gerai dessert keduanya di Jakarta. Respon di Blok M benar-benar di luar bayangannya. Dia berharap gerai di Central Park bisa memberinya kesempatan untuk menjangkau lebih banyak orang lagi.

"Perjalanan kami baru saja dimulai,” tambahnya.

Perjalanan ekspansi Butter Baby tak berhenti sampai di sana. Dalam waktu dekat, mereka akan membuka gerai ketiganya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang yang eroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB,

Gerai ini akan tampil menonjol dengan instalasi patung Butter Baby setinggi 8,5 meter serta tembok donat melayang. Sebuah landmark baru yang dirancang untuk menyapa para pelancong sekaligus memperkuat identitas Butter Baby sebagai merek dessert berbasis karakter dengan visi global.

Shane Lewis, CEO sekaligus mitra pendiri Butter Baby, menegaskan bahwa ekspansi ke Central Park hanyalah langkah awal dari perjalanan ini. Setelah debut yang mencuri perhatian di Blok M, kehadiran di Central Park dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bagian penting dari pertumbuhan brand sekaligus fondasi untuk mewujudkan visi global mereka.

"Selanjutnya, kami akan hadir di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan instalasi Butter Baby setinggi 8,5 meter berlapis chrome dan dinding donat melayang," kata Lewis.

Setelah ini, mereka berencana melanjutkan ekspansinya ke berbagai kota besar di Asia Tenggara, sebelum akhirnya menjangkau pasar yang lebih luas lagi.

SEBELUMNYA

7 Kota Kuliner Terbaik di Dunia versi TasteAtlas

BERIKUTNYA

Milk Tea Perpaduan Teh Hijau Zhejiang & Anggur Xinjiang

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.