5 Sajian Pedas Ikonik Dunia, Dari Kari Phaal hingga Kimchi Jjigae

17 September 2025   |   14:30 WIB
Image
Nursoko Andhika Setiawan Mahasiswa Universitas Bina Nusantara
5 Sajian Pedas Ikonik Dunia, Dari Kari Phaal hingga Kimchi Jjigae

Ilustrasi kari India. (Sumber foto: Freepik/jcomp)


Di dunia kuliner, rasa pedas selalu punya daya tarik tersendiri. Mencarinya bisa jadi perjalanan panjang, melewati batas negara hingga menyentuh tradisi yang sudah turun-temurun. Dari hiruk pikuk pasar Mumbai sampai aroma menggoda dari restoran sederhana di Korea, tiap tempat punya caranya sendiri merayakan sensasi pedas.

Melansir Munchery, ada setidaknya lima hidangan yang dikenal sebagai makanan terpedas di dunia, tantangan kuliner yang siap menguji seberapa tahan lidah menghadapi sensasi pedas. Ada yang mengandalkan cabai terkuat di bumi, ada yang bermain dengan racikan bumbu rumit, ada pula yang menjaga teknik memasak tradisional yang mampu melipatgandakan rasa panasnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Olahan Roti Pipih dari India

Namun, jangan bayangkan pedas hanya soal menabur banyak cabai. Kuncinya ada pada komposisi: bagaimana tiap bahan dipilih bukan sekadar untuk membakar lidah, tapi juga memperkaya cita rasa. Dari rasa kesemutan lada Sichuan yang bikin nagih, sampai ledakan panas cabai hantu yang bisa bikin mata berair, tiap sajian punya keunikan tersendiri dalam meramu pedas.

Berikut lima hidangan terpedas di dunia yang bisa bikin siapa pun jatuh cinta—dan mungkin juga kewalahan—oleh sensasinya.


1. Kari Phaal (India)

Phaal Curry atau kari phaal dikenal sebagai salah satu kari paling pedas di dunia. Hidangan asal Inggris-Asia ini berbentuk kari kental berbasis tomat dengan jumlah cabai hantu (Bhut Jolokia), salah satu cabai terpedas di bumi, yang tak tanggung-tanggung.

Menariknya, menu ini bukan resep tradisional India, melainkan diciptakan di restoran India di Birmingham, Inggris, untuk menjawab permintaan pelanggan yang mencari sensasi kari super pedas. Karena tingkat kepedasannya yang ekstrem, kari phaal sering dianggap sebagai tantangan bahkan bagi pecinta pedas paling tangguh, dan tak jarang disajikan dengan peringatan khusus.


2. Vindaloo (India)

Vindaloo adalah hidangan pedas khas dari Goa, India. Hidangan ini dibedakan oleh kombinasi rempah-rempah dan cuka yang seimbang, yang secara tradisional berfungsi untuk menjaga kesegaran hidangan di daerah yang lebih panas. 

Cabai merah kering memberikan rasa pedas dan dipadukan dengan jintan, biji sawi, dan garam masala untuk menghasilkan pasta rempah yang memiliki rasa tajam dan kuat. Rasa vindaloo yang terkenal pedas seringkali mengalahkan nuansa asam dan sedikit rasa manis.


3. Hot Pot Sichuan (China)

Hot Pot Sichuan merupakan makanan khas provinsi Sichuan, China. Dalam memasak Hot Pot Sichuan biasanya kita  dapat merebus bahan-bahan kedalam panci berisi sup pedas yang menyegarkan. Sichuan Hot Pot terkenal karena menggunakan banyak cabai kering untuk menambah rasa pedas pada kaldu berbahan dasar minyak dan merica Sichuan, yang memberikan efek menggelitik yang khas. 


4. Jerk Chicken (Jamaika)

Sebagai ikon budaya dengan sejarah panjang di pulau ini, Jerk Chicken dari Jamaika lebih dari sekadar makanan. Sesuai dengan perpaduan berbagai pengaruh kuliner Jamaika, hidangan ini dibumbui dengan campuran bumbu jerk yang terkenal, yang memadukan rasa pedas cabai Scotch Bonnet dengan allspice, thyme, dan rempah-rempah lainnya. 


5. Kimchi Jjigae (Korea Selatan)

Kimchi Jjigae adalah makanan pokok yang biasanya di temukan di setiap rumah di Korea Selatan. Kimchi Jjigae merupakan makanan yang menenangkan sekaligus nikmat. Terbuat dari kimchi fermentasi, yang rasanya bisa beragam, mulai dari asam hingga pedas, hidangan ini dimasak dengan daging sapi atau tahu dan dibumbui dengan gochugaru (serpihan cabai merah) dan gochujang (pasta cabai merah).

Unsur-unsur inilah yang membentuk warna merah khasnya dan rasa pedas yang semakin kuat di setiap sendoknya. Makanan ini sering dinikmati dengan nasi, yang membantu menyeimbangkan intensitas rasanya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
 

SEBELUMNYA

Rekomendasi Kuliner Halal Vietnam untuk Wisatawan Muslim

BERIKUTNYA

Yakiniku Futago, Rasa Jepang Autentik di Tengah Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.


Ilustrasi kari India. (Sumber foto: Freepik/jcomp)

5 Sajian Pedas Ikonik Dunia, Dari Kari Phaal hingga Kimchi Jjigae

17 September 2025   |   14:30 WIB
Image
Nursoko Andhika Setiawan Mahasiswa Universitas Bina Nusantara
5 Sajian Pedas Ikonik Dunia, Dari Kari Phaal hingga Kimchi Jjigae

Ilustrasi kari India. (Sumber foto: Freepik/jcomp)


Di dunia kuliner, rasa pedas selalu punya daya tarik tersendiri. Mencarinya bisa jadi perjalanan panjang, melewati batas negara hingga menyentuh tradisi yang sudah turun-temurun. Dari hiruk pikuk pasar Mumbai sampai aroma menggoda dari restoran sederhana di Korea, tiap tempat punya caranya sendiri merayakan sensasi pedas.

Melansir Munchery, ada setidaknya lima hidangan yang dikenal sebagai makanan terpedas di dunia, tantangan kuliner yang siap menguji seberapa tahan lidah menghadapi sensasi pedas. Ada yang mengandalkan cabai terkuat di bumi, ada yang bermain dengan racikan bumbu rumit, ada pula yang menjaga teknik memasak tradisional yang mampu melipatgandakan rasa panasnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Olahan Roti Pipih dari India

Namun, jangan bayangkan pedas hanya soal menabur banyak cabai. Kuncinya ada pada komposisi: bagaimana tiap bahan dipilih bukan sekadar untuk membakar lidah, tapi juga memperkaya cita rasa. Dari rasa kesemutan lada Sichuan yang bikin nagih, sampai ledakan panas cabai hantu yang bisa bikin mata berair, tiap sajian punya keunikan tersendiri dalam meramu pedas.

Berikut lima hidangan terpedas di dunia yang bisa bikin siapa pun jatuh cinta—dan mungkin juga kewalahan—oleh sensasinya.


1. Kari Phaal (India)

Phaal Curry atau kari phaal dikenal sebagai salah satu kari paling pedas di dunia. Hidangan asal Inggris-Asia ini berbentuk kari kental berbasis tomat dengan jumlah cabai hantu (Bhut Jolokia), salah satu cabai terpedas di bumi, yang tak tanggung-tanggung.

Menariknya, menu ini bukan resep tradisional India, melainkan diciptakan di restoran India di Birmingham, Inggris, untuk menjawab permintaan pelanggan yang mencari sensasi kari super pedas. Karena tingkat kepedasannya yang ekstrem, kari phaal sering dianggap sebagai tantangan bahkan bagi pecinta pedas paling tangguh, dan tak jarang disajikan dengan peringatan khusus.


2. Vindaloo (India)

Vindaloo adalah hidangan pedas khas dari Goa, India. Hidangan ini dibedakan oleh kombinasi rempah-rempah dan cuka yang seimbang, yang secara tradisional berfungsi untuk menjaga kesegaran hidangan di daerah yang lebih panas. 

Cabai merah kering memberikan rasa pedas dan dipadukan dengan jintan, biji sawi, dan garam masala untuk menghasilkan pasta rempah yang memiliki rasa tajam dan kuat. Rasa vindaloo yang terkenal pedas seringkali mengalahkan nuansa asam dan sedikit rasa manis.


3. Hot Pot Sichuan (China)

Hot Pot Sichuan merupakan makanan khas provinsi Sichuan, China. Dalam memasak Hot Pot Sichuan biasanya kita  dapat merebus bahan-bahan kedalam panci berisi sup pedas yang menyegarkan. Sichuan Hot Pot terkenal karena menggunakan banyak cabai kering untuk menambah rasa pedas pada kaldu berbahan dasar minyak dan merica Sichuan, yang memberikan efek menggelitik yang khas. 


4. Jerk Chicken (Jamaika)

Sebagai ikon budaya dengan sejarah panjang di pulau ini, Jerk Chicken dari Jamaika lebih dari sekadar makanan. Sesuai dengan perpaduan berbagai pengaruh kuliner Jamaika, hidangan ini dibumbui dengan campuran bumbu jerk yang terkenal, yang memadukan rasa pedas cabai Scotch Bonnet dengan allspice, thyme, dan rempah-rempah lainnya. 


5. Kimchi Jjigae (Korea Selatan)

Kimchi Jjigae adalah makanan pokok yang biasanya di temukan di setiap rumah di Korea Selatan. Kimchi Jjigae merupakan makanan yang menenangkan sekaligus nikmat. Terbuat dari kimchi fermentasi, yang rasanya bisa beragam, mulai dari asam hingga pedas, hidangan ini dimasak dengan daging sapi atau tahu dan dibumbui dengan gochugaru (serpihan cabai merah) dan gochujang (pasta cabai merah).

Unsur-unsur inilah yang membentuk warna merah khasnya dan rasa pedas yang semakin kuat di setiap sendoknya. Makanan ini sering dinikmati dengan nasi, yang membantu menyeimbangkan intensitas rasanya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News
 

SEBELUMNYA

Rekomendasi Kuliner Halal Vietnam untuk Wisatawan Muslim

BERIKUTNYA

Yakiniku Futago, Rasa Jepang Autentik di Tengah Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.