10 Minuman Kopi Terbaik di Dunia Versi Taste Atlas
29 August 2025 |
10:30 WIB
Ilustrasi secangkir kopi. (Sumber gambar: Dani/Unsplash)
Kopi lebih dari sekadar minuman yang dinikmati pada pagi hari ataupu teman di kala beraktivitas, tetapi telah menjadi budaya yang mendunia. Hampir setiap negara memiliki budaya kopi yang berbeda, hingga beberapa diantaranya dianggap sebagai kopi terbaik di dunia.
Minuman-minuman kopi yang dianggap terbaik di dunia dinilai dari berbagai aspek, mulai dari sejarahnya, kualitas biji kopi, cita rasa, hingga kehadirannya yang telah menjadi budaya selama bertahun-tahun. Beberapa diantaranya merupakan nama-nama kopi yang telah familiar dan digemari banyak orang.
Baca juga: Latte, Cappuccino & Macchiato Serupa tapi Tak Sama, Apa Bedanya?
Baca juga: Latte, Cappuccino & Macchiato Serupa tapi Tak Sama, Apa Bedanya?
Dilansir dari Taste Atlas, berikut adalah 10 kopi terbaik di dunia.
10. Frappe (Yunani)
Meskipun kata frappe pertama kali muncul pada abad ke-19, varietas kopi Yunani ini baru ditemukan pada 1957. Frappe ialah kopi yang dibuat dengan mencampurkan kopi instan dengan air dan es. Campuran ini biasanya diaduk dengan shaker atau mixer tangan, sehingga ketika minuman dituangkan ke dalam gelas, busa akan muncul di atasnya.
Variasi dari penyajian frappe bisa ditambahkan bahan lain seperti susu atau susu evaporasi—sering disebut frapógalo — dan disajikan dengan tingkat kemanisan sesuai selera. Secara tradisional, kopi ini disajikan dalam gelas tinggi dan tersedia dalam tiga tingkat kemanisan.
9. Turk Kahvesi (Turki)
Turk Kahvesi dikenal sebagai kopi Turki yang unik, kuat, dan kaya rasa. Minuman ini dibuat dari biji kopi panggang yang digiling sangat halus, dicampur dengan air dingin dan gula (opsional) dalam teko kopi tradisional yang disebut cezve atau ibrik, lalu diseduh dengan api kecil hingga berbusa dan hampir mendidih.
Metode penyeduhan khusus inilah yang membedakan Turk Kahvesi dari jenis kopi lainnya hingga menjadi bagian dari budaya orang Turki. Jika diseduh dengan benar, kopi ini memiliki ciri khas warna gelap, busa tebal di permukaan, konsistensi homogen, dan rasa yang kuat dengan sedikit rasa pahit.
8. Espresso (Italia)
Espresso yang telah familiar di seluruh dunia adalah nama minuman kopi sekaligus metode penyeduhan kopi yang berasal dari Italia. Kini, kopi ini diseduh di seluruh dunia menggunakan mesin espresso—ditemukan di Turin pada 1884 oleh Angelo Moriondo—dengan menuangkan sedikit air panas bertekanan tinggi ke dalam biji kopi yang digiling halus.
Kopi yang digunakan untuk espresso merupakan campuran dari beberapa kali sangrai, dan berkat proses penyeduhan bertekanan, cita rasa minuman ini sangat pekat dengan tekstur yang kental dan hampir seperti sirup. Sehingga, espresso mengandung lebih banyak kafein daripada minuman kopi lainnya yang secara tradisional disajikan dalam bentuk shot.
7. Ghahwa (Arab Saudi)
Kopi Arab Saudi yang dikenal secara lokal sebagai "ghahwa", "gahwa", atau "qahwa", adalah kopi tradisional yang memiliki nilai budaya dan sosial yang signifikan di negara tersebut. Minuman khas ini tidak hanya menonjol karena cara penyajian dan rasanya yang unik, tetapi juga karena ritual dan tradisi budaya yang menyertainya.
Kopi Saudi terbuat dari biji kopi yang dipanggang ringan, sehingga warnanya lebih terang dibandingkan dengan kopi panggang gelap yang umum digunakan dalam kopi Barat. Proses penyajiannya pun unik dan teliti. Kopi ini biasanya dibumbui dengan rempah-rempah aromatik seperti kapulaga, safron, cengkeh, dan terkadang kayu manis.
6. Cappuccino Freddo (Yunani)
Cappuccino Freddo adalah varian kopi dingin yang berasal dari Yunani. Kopi ini dibuat dengan espresso dan biasanya double shot, yang pertama-tama dicampur dengan es, disaring, lalu dituang ke atas es. Minuman ini kemudian diberi tambahan susu dingin yang dikocok atau diblender hingga mencapai konsistensi yang ringan dan berbusa.
Cappuccino Freddo secara tradisional disajikan dalam gelas tinggi, yang dengan varian serupa dan tanpa susu dikenal sebagai espresso freddo. Kedua minuman ini umum ditemukan di Yunani, dan umumnya dinikmati sebagai minuman musim panas yang menyegarkan.
5. Kopi Es (Vietnam)
Kopi Es Vietnam adalah minuman yang memadukan kopi kental, susu kental manis, dan es. Kopi ini secara tradisional dibuat dengan kopi bubuk Vietnam biasanya varietas Robusta, dengan tingkat kehalusan sedang atau kasar. Kopi diseduh menggunakan filter tetes yang mana kopi diseduh lalu diteteskan perlahan ke dalam cangkir.
Kopi kemudian dituangkan di atas es dan dicampur dengan susu kental manis, yang biasanya disajikan dalam gelas tinggi. Meskipun umumnya dibuat dengan susu kental manis, ada juga versi yang hanya menggabungkan kopi dan es.
4. Ristretto (Italia)
Ristretto, yang berarti terbatas dalam bahasa Italia, adalah minuman kopi berupa setengah dari satu shot espresso. Perbedaannya dari espresso standar bukan hanya pada jumlah air yang digunakan, tetapi juga pada rasanya yang lebih ringan daripada espresso biasa.
Kopi ini disiapkan dengan mesin espresso yang mana kopi bubuk halus diekstraksi dengan setengah jumlah air yang digunakan untuk espresso klasik. Hasilnya adalah minuman yang lebih pekat dengan keseimbangan senyawa yang berbeda dibandingkan espresso standar.
3. Cappuccino (Italia)
Cappuccino yang juga telah dikenal luas di seluruh dunia adalah kopi Italia yang dibuat dengan espresso dan susu berbusa. Minuman ini diyakini berasal dari kapuziner , minuman berbahan dasar kopi yang dinikmati di kedai-kedai kopi Austria pada abad ke-18.
Istilah cappuccino pertama kali disebutkan di Italia pada 1930-an. Tetapi, pada saat itu minuman ini diberi krim kocok hingga kemudian mendapatkan bentuknya yang sekarang seiring dengan ditemukannya mesin espresso.
Cappuccino tradisional Italia selalu disajikan dalam cangkir-cangkir kecil yang terkadang dipanaskan terlebih dahulu, dan disiapkan dengan menuangkan satu atau dua shot espresso, lalu menambahkan susu hangat yang ringan dan berbusa. Rasio yang disarankan di Italia adalah lebih banyak buih daripada cairan.
2. Espresso Freddo (Yunani)
Espresso Freddo adalah kopi Yunani sederhana yang menggabungkan espresso dan es. Tidak seperti varian kopi es serupa yang hanya menyajikan kopi di atas es, versi Espresso Freddo pada dasarnya memadukan kedua bahan tersebut hingga kopi terasa agak dingin, lembut, dan creamy.
Kopi yang agak dingin kemudian disaring dan dituangkan di atas es, dan bisa diberi pemanis sesuai selera yang sebaiknya dilakukan sebelum diblender. Espresso Freddo mulai populer pada 1990-an, dan kini menjadi minuman kopi sehari-hari di seantero Yunani.
1. Café Cubano (Kuba)
Kopi terbaik disematkan untuk Café Cubano atau yang sering disebut sebagai Espresso Kuba/Kopi Kuba, Cuban Pull, atau Cuban Shot, jenis espresso unik yang telah dimaniskan sebelumnya. Meskipun memiliki status unik di Kuba yakni secara tradisional menjadi minuman penting dalam kehidupan sosial dan budaya, Espresso Kuba juga sangat populer dan tersedia secara luas di seluruh Amerika Latin dan Florida.
Espresso ini terdiri dari espresso shot yang dimaniskan dengan gula demerara saat diseduh. Varian espresso ini dibuat dengan menyeduh biji kopi sangrai yang lebih gelap dengan gula, sehingga menghasilkan busa berwarna cokelat muda di atas kopi. Espresso ala Kuba dianggap sebagai standar kopi yang bisa dinikmati pada sore hari dan biasanya disajikan bersama segelas air.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.
KUMPULAN ARTIKEL LAINNYA
Menikmati House of Tugu, Destinasi Kuliner Berbalut Sejarah di Kota Tua Jakarta
26 Maret 2026
Rekomendasi Kuliner Khas di Jawa Tengah yang Wajib Dicoba Saat Mudik
17 Maret 2026
The Good Bagel: Kafe Bagel Artisan di Gading Serpong yang Viral
16 Maret 2026
Menikmati Kuliner Indonesia dalam Balutan Modern di Menteng
13 Maret 2026