Ilustrasi minyak rem (dok: Daihatsu Indonesia)

Kode DOT 3, DOT 4, dan DOT 5 di Minyak Rem Kendaraan, Ini Dia Artinya

08 December 2021   |   17:13 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Apakah kalian pernah mengamati bahwa di setiap kemasan minyak rem atau cairan rem akan ada kode yang bertuliskan DOT? Kode ini bisa terbagi menjadi minyak rem DOT 4, DOT 5, dan DOT 3. Semua kode ini memiliki artinya masing-masing, bukan sekadar embel-embel atau kode tanpa makna dari pabrikan.

DOT sendiri adalah kepanjangan dari Department of Transportation atau Departemen Transportasi. Departemen yang dimaksud di sini adalah Departemen Transportasi di Amerika Serikat sebagai pemberi standar.

Setiap angka yang tertulis di belakang kode DOT bisa diartikan sebagai boiling point atau titik didih. Sebelumnya perlu digaris bawahi bahwa istilah minyak rem yang banyak digunakan di masyarakat sebenarnya kurang tepat, terutama untuk DOT 3 dan DOT 4 yang lebih tepat disebut cairan rem. 

Ini karena minyak rem atau cairan rem DOT 3 dan DOT 4 memiliki sifat yang bisa menyerap dan menyatu dengan air, tidak seperti minyak pada umumnya. Mengutip Daihatsu Indonesia, berikut ini penjelasan masing-masing minyak rem yang perlu kalian ketahui. 


1. Minyak rem DOT 3

 
Minyak rem berkode DOT 3 memiliki titik didih 205oC dan berbahan dasar glikol eter. Karena titik didihnya yang tinggi, minyak rem DOT 3 ini mampu memberikan performa yang aman dan konsisten saat tekanan pengereman tinggi. 

Proteksi terhadap korosinya juga baik sehingga aman untuk sistem pengereman. Minyak rem DOT 3 bisa digunakan untuk kendaraan berat, motor, dan kendaraan penumpang 4WD.

(Baca juga: Jangan Asal Murah, Kenali Tiga Kode Ini saat Memilih Oli Mesin Kendaraan)

 

2. Minyak rem DOT 4


Dengan bahan yang sama seperti minyak rem DOT 3, minyak rem DOT 4 memiliki titik didih yang sedikit lebih tinggi, yaitu 230oC. Meskipun begitu, setelah menyerap air titik didihnya bisa turun lebih cepat dibandingkan minyak rem DOT 3. Kalian disarankan untuk menggunakan minyak rem ini hanya jika pabrikan mobilnya menuliskan seperti itu. 


3. Minyak rem DOT 5


Minyak rem jenis yang terakhir ini terbuat dari silikon dan memiliki titik didih tertinggi, yaitu 260o C. Minyak rem DOT 5 ideal untuk tipe mobil dengan rotor rem terbaru yang kecil dan tipis. Minyak rem ini tidak menyerap kelembapan dan tidak merusak permukaan cat. Selain itu, minyak rem DOT 5 ini juga jauh lebih stabil di suhu ekstrim.

Minyak rem DOT 4 & 3 adalah yang paling umum digunakan untuk mobil dan rem. Selain harganya murah, kedua jenis minyak rem ini juga menjadi pilihan standar yang aman untuk pengemudi yang cenderung tidak melakukan pengereman secara berlebihan.

Keberadaan minyak rem sangat penting untuk bisa menjaga sistem pengereman supaya bisa bekerja dengan baik. Tipe minyak yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan tipe sistem pengereman yang kalian gunakan. Pabrikan mobil biasanya akan merekomendasikan jenis minyak rem mana yang sebaiknya digunakan.


Editor: Avicenna

SEBELUMNYA

Yang Paling Banyak Dicari Orang Indonesia di Google Sepanjang 2021

BERIKUTNYA

Metode Pengobatan Kanker Ini Minim Efek Samping

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: