Celine Dion Dikabarkan Siap Kembali Konser di Paris, Tampil Mulai Musim Gugur
25 March 2026 |
16:52 WIB
Celine Dion dikabarkan akan segera kembali ke panggung konser di Paris setelah sempat vakum karena kondisi kesehatan. Kabar ini mencuat usai penampilannya yang emosional pada upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024, ketika ia membawakan lagu Hymne A L’Amour milik Edith Piaf di dekat Menara Eiffel.
Melansir laporan dari La Presse yang kemudian dikonfirmasi Variety, diva asal Kanada tersebut tengah mempersiapkan rangkaian konser di Paris mulai musim gugur tahun ini. Konser akan digelar di Paris La Défense Arena, venue berkapasitas sekitar 40.000 penonton yang sebelumnya telah menjadi panggung bagi musisi kelas dunia seperti Taylor Swift, The Rolling Stones, hingga Kendrick Lamar.
Baca juga: Penyebab dan Gejala Stiff Person Syndrome yang Diderita Celine Dion
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Dion dijadwalkan tampil dua kali setiap pekan sepanjang September dan Oktober. Menariknya, promosi konser ini dilakukan dengan cara unik melalui poster-poster berisi judul lagu hitsnya seperti Pour que tu m’aimes encore dan The Power of Love yang tersebar di berbagai sudut kota Paris.
Kembalinya Dion ke panggung menjadi momen penting setelah ia didiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome pada 2022. Penyakit langka tersebut menyebabkan kekakuan otot yang berdampak pada kemampuan bergerak dan bernyanyi. Perjuangan Dion menghadapi kondisi ini diabadikan dalam film dokumenter I Am: Celine Dion yang disutradarai Irene Taylor.
Sepanjang kariernya, Celine Dion dikenal sebagai salah satu penyanyi dengan vokal paling kuat di industri musik global. Namanya melejit lewat lagu My Heart Will Go On, soundtrack film Titanic karya James Cameron. Lagu tersebut menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa dan mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Grammy Awards.
Selain itu, Dion juga memiliki deretan lagu populer lainnya seperti Because You Loved Me, It’s All Coming Back to Me Now, All By Myself, hingga The Power of Love. Lagu-lagu tersebut memperkuat posisinya sebagai ikon musik pop dan balada dunia.
Dalam hal album, Dion telah merilis sejumlah karya sukses seperti Falling into You (1996) dan Let’s Talk About Love (1997) yang keduanya meraih penjualan jutaan kopi di seluruh dunia. Album A New Day Has Come (2002) juga menandai kebangkitannya di industri musik setelah sempat hiatus.
Tak hanya sukses secara komersial, Dion juga dikenal konsisten menghadirkan konser berskala besar, termasuk residensi legendarisnya di Las Vegas yang berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu pertunjukan paling sukses sepanjang sejarah.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Melansir laporan dari La Presse yang kemudian dikonfirmasi Variety, diva asal Kanada tersebut tengah mempersiapkan rangkaian konser di Paris mulai musim gugur tahun ini. Konser akan digelar di Paris La Défense Arena, venue berkapasitas sekitar 40.000 penonton yang sebelumnya telah menjadi panggung bagi musisi kelas dunia seperti Taylor Swift, The Rolling Stones, hingga Kendrick Lamar.
Baca juga: Penyebab dan Gejala Stiff Person Syndrome yang Diderita Celine Dion
‼️ Annonce imminente du retour de #CelineDion ?? Les rues de Paris sont ornées ce matin de 250 panneaux publicitaires contenant des titres de chansons de Céline, "Pour Que tu M'aimes Encore" ou "Power Of Love" ont été aperçus .. Affaire à suivre ‼️ #NewsCelineDion pic.twitter.com/YaYzhcu2sO
— NewsCelineDion (@NewsDion) March 23, 2026
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Dion dijadwalkan tampil dua kali setiap pekan sepanjang September dan Oktober. Menariknya, promosi konser ini dilakukan dengan cara unik melalui poster-poster berisi judul lagu hitsnya seperti Pour que tu m’aimes encore dan The Power of Love yang tersebar di berbagai sudut kota Paris.
Kembalinya Dion ke panggung menjadi momen penting setelah ia didiagnosis mengidap Stiff Person Syndrome pada 2022. Penyakit langka tersebut menyebabkan kekakuan otot yang berdampak pada kemampuan bergerak dan bernyanyi. Perjuangan Dion menghadapi kondisi ini diabadikan dalam film dokumenter I Am: Celine Dion yang disutradarai Irene Taylor.
Sepanjang kariernya, Celine Dion dikenal sebagai salah satu penyanyi dengan vokal paling kuat di industri musik global. Namanya melejit lewat lagu My Heart Will Go On, soundtrack film Titanic karya James Cameron. Lagu tersebut menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa dan mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Grammy Awards.
Selain itu, Dion juga memiliki deretan lagu populer lainnya seperti Because You Loved Me, It’s All Coming Back to Me Now, All By Myself, hingga The Power of Love. Lagu-lagu tersebut memperkuat posisinya sebagai ikon musik pop dan balada dunia.
Dalam hal album, Dion telah merilis sejumlah karya sukses seperti Falling into You (1996) dan Let’s Talk About Love (1997) yang keduanya meraih penjualan jutaan kopi di seluruh dunia. Album A New Day Has Come (2002) juga menandai kebangkitannya di industri musik setelah sempat hiatus.
Tak hanya sukses secara komersial, Dion juga dikenal konsisten menghadirkan konser berskala besar, termasuk residensi legendarisnya di Las Vegas yang berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu pertunjukan paling sukses sepanjang sejarah.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.