Playstation 5 (Sumber foto: Pexels)

Sony Dilaporkan Hentikan Rencana Rilis Game Eksklusif PS5 ke PC

06 March 2026   |   17:13 WIB
Image
Alwi Rahman Kusnandar Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta

Perusahaan game asal Jepang, Sony, dilaporkan tengah mengubah strategi distribusi gamenya dengan menghentikan rencana merilis sejumlah game eksklusif PlayStation 5 (PS5) ke PC. Keputusan ini muncul setelah penjualan beberapa judul PlayStation di platform PC dinilai tidak memenuhi ekspektasi.

Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa Sony membatalkan rencana versi PC untuk beberapa game yang dikembangkan secara internal. Di antaranya adalah Ghost of Yōtei yang dirilis tahun lalu serta Saros yang masih dalam tahap pengembangan. Kebijakan ini menandai perubahan arah dari strategi sebelumnya, ketika Sony mulai aktif membawa game eksklusif PlayStation ke PC melalui platform distribusi digital.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang mencoba memperluas pasar dengan merilis sejumlah game eksklusifnya ke PC, seperti Marvel’s Spider-Man, The Last of Us, dan God of War. Namun, menurut laporan tersebut, perusahaan kini memilih kembali memfokuskan game aksi-petualangan single-player sebagai eksklusif konsol PlayStation.

Meski demikian, strategi berbeda masih akan diterapkan untuk game berjenis live-service. Judul seperti Marathon dari studio Bungie tetap direncanakan hadir di berbagai platform. Hal ini tidak terlepas dari kesuksesan besar Helldivers 2 yang meraih popularitas tinggi di platform distribusi game digital Steam pada 2024.

Sejumlah jurnalis industri game sebelumnya juga telah mengisyaratkan kemungkinan perubahan strategi ini. Jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, dalam podcast Triple Click menyebut bahwa Sony kemungkinan akan menghentikan perilisan game internalnya ke PC. Ia bahkan mencontohkan game Marvel’s Wolverine yang kemungkinan hanya akan tersedia di PlayStation.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh analis teknologi game dari kanal Digital Foundry, John Linneman. Ia menilai Sony tampaknya ingin kembali memusatkan strategi bisnisnya pada konsol. Sementara itu, jurnalis Windows Central, Jez Corden, mengaku mendapat informasi dari sumber internal bahwa PlayStation mulai mengurangi fokus pada pasar PC.

Salah satu faktor utama di balik perubahan ini adalah performa penjualan yang kurang memuaskan. Laporan analis industri dari Alinea Analytics pada November 2025 memperkirakan bahwa game PlayStation di Steam menghasilkan pendapatan sekitar 1,5 miliar dolar AS. Namun angka tersebut sebagian besar didorong oleh kesuksesan besar Helldivers 2 yang mencatat penjualan sekitar 12,7 juta kopi.

Sebaliknya, beberapa judul besar PlayStation justru mengalami penurunan penjualan di Steam. Sekuel seperti Horizon Forbidden West, God of War Ragnarök, dan Marvel’s Spider-Man 2 dilaporkan mencatat angka yang lebih rendah dibandingkan game pendahulunya. Para analis menilai fenomena ini terjadi karena daya tarik awal game PlayStation di PC mulai berkurang.

Selain itu, strategi Sony yang biasanya menunda perilisan versi PC setidaknya satu tahun setelah rilis di PS5 juga dianggap mengurangi momentum hype. Ketika game tersebut akhirnya hadir di PC, sebagian besar pemain sudah lebih dulu memainkannya di konsol.

Meski begitu, ada satu pengecualian yang menarik perhatian. Game aksi Stellar Blade yang dikembangkan oleh studio Korea Shift Up berhasil meraih jumlah pemain yang cukup tinggi di Steam. Hal ini menunjukkan bahwa selera pemain PC terkadang berbeda dari pasar utama PlayStation.

SEBELUMNYA

Eiichiro Oda Akhirnya Menuliskan Rahasia One Piece, Misterinya Disimpan di Dasar Laut

BERIKUTNYA

Dimsum Mentai Nyoy Jaksel, Bisnis Rumahan Mahasiswi yang Raup Omzet Jutaan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga