Jadwal & Link Streaming Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
17 February 2026 |
17:37 WIB
Bulan suci Ramadan, momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, bakal segera tiba. Sebagai bagian dari tradisi tahunan, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menyelenggarakan Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah.
Berdasarkan informasi dari laman resmi, Sidang Isbat Kemenag akan digelar hari ini, Selasa (17/2/2026). Sidang tersebut akan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta.
Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Pakar Kesehatan Bagikan Panduan Jaga Kebugaran Saat Puasa
Sidang Isbat adalah forum yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sejak tahun 1950-an, sidang ini diadakan sebagai sarana bagi negara untuk menampung musyawarah berbagai organisasi Islam dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Dalam Sidang Isbat, pemerintah mengumpulkan data hisab (perhitungan astronomi) serta hasil rukyat (pengamatan hilal) dari berbagai lokasi pemantauan di seluruh Indonesia.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa Sidang Isbat mencerminkan kerja sama antara pemerintah, ulama, dan ilmuwan untuk memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara tepat, sekaligus dapat dipertanggungjawabkan baik secara ilmiah maupun syar’i.
“Sidang Isbat adalah forum bersama untuk memverifikasi data hisab dan hasil rukyat sebelum pemerintah menetapkan awal Ramadan. Keputusan yang diambil harus memiliki dasar ilmiah sekaligus sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Arsad.
Arsad menambahkan bahwa Kemenag berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam menetapkan awal Ramadan. Lewat Sidang Isbat, seluruh data diperiksa secara bersama-sama sehingga keputusan yang diambil dapat menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia.
Sidang Isbat hari ini dihadiri perwakilan duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta para ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain itu, hadir pula akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), perwakilan planetarium, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, pakar falak dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Rangkaian kegiatan Sidang Isbat diawali dengan seminar mengenai posisi hilal pada pukul 16.30 WIB, yang dihadiri oleh para pakar astronomi dan ahli falak. Seminar ini menjadi dasar ilmiah sebelum Sidang Isbat resmi digelar.
Sidang Isbat sendiri berlangsung secara tertutup pada pukul 18.30 WIB. Hasil penetapan kemudian disampaikan kepada publik melalui konferensi pers sekitar pukul 19.05 WIB.
Jadwal Acara
Seminar posisi hilal: 16.30 WIB, dihadiri pakar astronomi & ahli falak
Sidang Isbat tertutup: 18.30 WIB
Pengumuman hasil: 19.05 WIB melalui konferensi pers
Link Streaming
YouTube Kementerian Agama RI atau klik di sini
YouTube Bimas Islam atau klik di sini
Media sosial resmi Bimas Islam (Instagram dan TikTok)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Berdasarkan informasi dari laman resmi, Sidang Isbat Kemenag akan digelar hari ini, Selasa (17/2/2026). Sidang tersebut akan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta.
Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Pakar Kesehatan Bagikan Panduan Jaga Kebugaran Saat Puasa
Sidang Isbat adalah forum yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sejak tahun 1950-an, sidang ini diadakan sebagai sarana bagi negara untuk menampung musyawarah berbagai organisasi Islam dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Dalam Sidang Isbat, pemerintah mengumpulkan data hisab (perhitungan astronomi) serta hasil rukyat (pengamatan hilal) dari berbagai lokasi pemantauan di seluruh Indonesia.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa Sidang Isbat mencerminkan kerja sama antara pemerintah, ulama, dan ilmuwan untuk memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara tepat, sekaligus dapat dipertanggungjawabkan baik secara ilmiah maupun syar’i.
“Sidang Isbat adalah forum bersama untuk memverifikasi data hisab dan hasil rukyat sebelum pemerintah menetapkan awal Ramadan. Keputusan yang diambil harus memiliki dasar ilmiah sekaligus sesuai dengan ketentuan syariat,” ujar Arsad.
Arsad menambahkan bahwa Kemenag berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam menetapkan awal Ramadan. Lewat Sidang Isbat, seluruh data diperiksa secara bersama-sama sehingga keputusan yang diambil dapat menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia.
Sidang Isbat hari ini dihadiri perwakilan duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta para ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain itu, hadir pula akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), perwakilan planetarium, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, pakar falak dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Rangkaian kegiatan Sidang Isbat diawali dengan seminar mengenai posisi hilal pada pukul 16.30 WIB, yang dihadiri oleh para pakar astronomi dan ahli falak. Seminar ini menjadi dasar ilmiah sebelum Sidang Isbat resmi digelar.
Sidang Isbat sendiri berlangsung secara tertutup pada pukul 18.30 WIB. Hasil penetapan kemudian disampaikan kepada publik melalui konferensi pers sekitar pukul 19.05 WIB.
Jadwal Acara
Seminar posisi hilal: 16.30 WIB, dihadiri pakar astronomi & ahli falak
Sidang Isbat tertutup: 18.30 WIB
Pengumuman hasil: 19.05 WIB melalui konferensi pers
Link Streaming
YouTube Kementerian Agama RI atau klik di sini
YouTube Bimas Islam atau klik di sini
Media sosial resmi Bimas Islam (Instagram dan TikTok)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.