8 Spot Merayakan Tahun Baru di Jakarta, Ada D'Masiv hingga Marion Jola
31 December 2025 |
11:39 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sejumlah panggung hiburan untuk masyarakat dalam rangka menyambut pergantian Tahun Baru 2026. Sedikitnya delapan panggung hiburan akan tersebar di berbagai titik strategis Ibu Kota sebagai ruang perayaan bersama warga.
Tahun ini, perayaan mengusung tema “Jakarta Global City, dari Jakarta untuk Indonesia.” Beragam agenda telah disusun untuk memeriahkan suasana, mulai dari pertunjukan seni dan musik hingga Doa Bersama Lintas Agama yang digelar serentak di sejumlah kawasan Jakarta.
Baca juga: Cek Aturan Ganjil Genap di Jakarta pada Momen Libur Tahun Baru 2026
Kendati dirancang semarak, Pemprov DKI Jakarta memilih untuk tidak menghadirkan pesta kembang api dalam perayaan tahun ini. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari konsep perayaan yang lebih sederhana, tetapi tetap bermakna bagi masyarakat.
"Tahun baru kali ini, nyalakan kembang apinya di dalam hati kita. Kita rayakan pergantian tahun dengan lebih bermakna. Tanpa kembang api, tapi penuh doa dan aksi nyata untuk saudara kita di Sumatra," tulis akun resmi DKI Jakarta di Instagram.
Meski tanpa pesta kembang api, suasana perayaan Tahun Baru di Jakarta tetap dirancang semarak. Kawasan Bundaran HI kembali menjadi titik sentral perayaan, dengan ruas jalan di sekitarnya yang biasanya disterilkan dari lalu lintas kendaraan pada malam pergantian tahun.
Beragam agenda hiburan telah disiapkan untuk menemani masyarakat menyambut tahun baru. Di panggung utama, dari pukul 19.00 WIB, sejumlah musisi populer dijadwalkan tampil, mulai dari D’Masiv, Feel Koplo, Andmesh, Marion Jola, hingga Gondal Gandul Band, dengan Oki Lukman dan David Nurbianto dipercaya sebagai pemandu acara.
Menjelang detik-detik pergantian tahun, langit Jakarta juga akan dihiasi pertunjukan visual berupa permainan tata cahaya dan atraksi drone. Sajian ini diharapkan menjadi penanda momen tahun baru yang berkesan bagi warga tanpa harus menghadirkan kembang api.
Selain panggung hiburan utama, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah panggung budaya yang tersebar di beberapa titik. Dimulai pukul 20.00 WIB, di panggung Semanggi A yang berlokasi di depan Mori Tower akan menampilkan Gambang Kromong Modern, sementara Semanggi B yang berada di area pedestrian dekat Polda, sebelum belokan menuju SCBD di seberang GBK, menghadirkan pertunjukan band orkes.
Di kawasan Sudirman–Thamrin, panggung Sudirman–Thamrin A yang terletak di Taman Tugu Sepeda DJ mengusung konsep musik elektronik, performance art, serta kelas menari bagi pengunjung. Sementara itu, panggung Sudirman–Thamrin B yang berada di bawah JPO depan Wisma Adocement akan menampilkan kolaborasi band dan tari, dipadukan dengan sajian musik elektronik dan akustik.
Adapun panggung Sudirman–Thamrin C yang berlokasi di area dekat Kedutaan Besar Jepang dan stasiun MRT, tepatnya di seberang Sinarmas, akan menghadirkan pertunjukan musik dan tari tradisional. Kehadiran panggung-panggung budaya ini diharapkan memperkaya nuansa perayaan Tahun Baru dengan ragam ekspresi seni dan budaya.
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, perayaan Tahun Baru Jakarta juga diramaikan dengan Bazar UMKM Jakarta Entrepreneur. Kegiatan ini digelar di sejumlah lokasi strategis, antara lain Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman, sebagai wadah promosi dan penguatan pelaku usaha lokal.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta turut menghadirkan doa bersama lintas agama yang dilaksanakan secara serentak di seluruh titik perayaan. Doa bersama ini berlangsung di Lapangan Banteng, kawasan MH Thamrin, Panggung Sarinah, Panggung Utama Bundaran HI, Panggung Dukuh Atas, Semanggi, SCBD, FX Sudirman, hingga Kota Tua, dengan kehadiran sejumlah tokoh agama seperti Habib Jafar dan Ustaz Maulana.
Tahun ini, perayaan mengusung tema “Jakarta Global City, dari Jakarta untuk Indonesia.” Beragam agenda telah disusun untuk memeriahkan suasana, mulai dari pertunjukan seni dan musik hingga Doa Bersama Lintas Agama yang digelar serentak di sejumlah kawasan Jakarta.
Baca juga: Cek Aturan Ganjil Genap di Jakarta pada Momen Libur Tahun Baru 2026
Kendati dirancang semarak, Pemprov DKI Jakarta memilih untuk tidak menghadirkan pesta kembang api dalam perayaan tahun ini. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari konsep perayaan yang lebih sederhana, tetapi tetap bermakna bagi masyarakat.
"Tahun baru kali ini, nyalakan kembang apinya di dalam hati kita. Kita rayakan pergantian tahun dengan lebih bermakna. Tanpa kembang api, tapi penuh doa dan aksi nyata untuk saudara kita di Sumatra," tulis akun resmi DKI Jakarta di Instagram.
Meski tanpa pesta kembang api, suasana perayaan Tahun Baru di Jakarta tetap dirancang semarak. Kawasan Bundaran HI kembali menjadi titik sentral perayaan, dengan ruas jalan di sekitarnya yang biasanya disterilkan dari lalu lintas kendaraan pada malam pergantian tahun.
Beragam agenda hiburan telah disiapkan untuk menemani masyarakat menyambut tahun baru. Di panggung utama, dari pukul 19.00 WIB, sejumlah musisi populer dijadwalkan tampil, mulai dari D’Masiv, Feel Koplo, Andmesh, Marion Jola, hingga Gondal Gandul Band, dengan Oki Lukman dan David Nurbianto dipercaya sebagai pemandu acara.
Menjelang detik-detik pergantian tahun, langit Jakarta juga akan dihiasi pertunjukan visual berupa permainan tata cahaya dan atraksi drone. Sajian ini diharapkan menjadi penanda momen tahun baru yang berkesan bagi warga tanpa harus menghadirkan kembang api.
Selain panggung hiburan utama, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan sejumlah panggung budaya yang tersebar di beberapa titik. Dimulai pukul 20.00 WIB, di panggung Semanggi A yang berlokasi di depan Mori Tower akan menampilkan Gambang Kromong Modern, sementara Semanggi B yang berada di area pedestrian dekat Polda, sebelum belokan menuju SCBD di seberang GBK, menghadirkan pertunjukan band orkes.
Di kawasan Sudirman–Thamrin, panggung Sudirman–Thamrin A yang terletak di Taman Tugu Sepeda DJ mengusung konsep musik elektronik, performance art, serta kelas menari bagi pengunjung. Sementara itu, panggung Sudirman–Thamrin B yang berada di bawah JPO depan Wisma Adocement akan menampilkan kolaborasi band dan tari, dipadukan dengan sajian musik elektronik dan akustik.
Adapun panggung Sudirman–Thamrin C yang berlokasi di area dekat Kedutaan Besar Jepang dan stasiun MRT, tepatnya di seberang Sinarmas, akan menghadirkan pertunjukan musik dan tari tradisional. Kehadiran panggung-panggung budaya ini diharapkan memperkaya nuansa perayaan Tahun Baru dengan ragam ekspresi seni dan budaya.
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, perayaan Tahun Baru Jakarta juga diramaikan dengan Bazar UMKM Jakarta Entrepreneur. Kegiatan ini digelar di sejumlah lokasi strategis, antara lain Sarinah, Wisma BNI 46, Wisma Nugra Santana, dan FX Sudirman, sebagai wadah promosi dan penguatan pelaku usaha lokal.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta turut menghadirkan doa bersama lintas agama yang dilaksanakan secara serentak di seluruh titik perayaan. Doa bersama ini berlangsung di Lapangan Banteng, kawasan MH Thamrin, Panggung Sarinah, Panggung Utama Bundaran HI, Panggung Dukuh Atas, Semanggi, SCBD, FX Sudirman, hingga Kota Tua, dengan kehadiran sejumlah tokoh agama seperti Habib Jafar dan Ustaz Maulana.
Daftar Panggung dan Titik Pertunjukan
- Panggung Lapangan Banteng
- Panggung Utama Bundaran HI
- Titik Pertunjukan sepanjang Jalan MH. Thamrin
- Panggung BNI 46 Dukuh Atas
- Panggung Sarinah
- Titik Pertunjukan Semanggi
- Panggung Bursa Efek Indonesia (SCBD)
- Panggung FX Sudirman
- Kota Tua
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.