Ilustrasi menyemprotkan parfum (Sumber Foto: Freepik)

5 Tips Pakai Parfum agar Wanginya Lebih Awet Sepanjang Hari

28 December 2025   |   15:32 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Aroma parfum yang tepat kerap menjadi sentuhan akhir yang mampu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus meninggalkan kesan mendalam dalam berbagai momen, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga acara spesial. Wangi yang sesuai bahkan bisa menjadi bagian dari identitas personal seseorang.

Namun dalam praktiknya, tak sedikit orang mengeluhkan aroma parfum yang cepat menguap dan memudar, meski baru saja diaplikasikan.

Padahal, ketahanan aroma parfum tidak semata-mata ditentukan oleh harga atau kualitas produk yang digunakan. Cara pemakaian memegang peran penting dalam menentukan seberapa lama wangi parfum bisa bertahan di kulit. Kesalahan umum, seperti mengaplikasikan parfum di area yang kurang tepat atau pada kondisi kulit tertentu, kerap membuat aromanya cepat hilang tanpa disadari.

Dengan teknik penggunaan yang benar, parfum sebenarnya dapat bertahan lebih lama, bahkan menemani aktivitas sepanjang hari. Mulai dari pemilihan titik semprot hingga waktu aplikasi yang tepat, ada sejumlah hal sederhana yang bisa membuat perbedaan besar.

Mengutip Vogue, berikut tips menggunakan parfum agar wanginya lebih awet dan maksimal.
 

1. Aplikasikan pada Kulit yang Lembap

Parfum akan lebih awet jika diaplikasikan pada kulit yang lembap dibandingkan kulit kering. Kulit lembap mampu “mengunci” molekul aroma sehingga penguapan berlangsung lebih lambat. Oleh karena itu, waktu terbaik menggunakan parfum adalah setelah mandi, saat kulit masih terhidrasi dengan baik.

Jika kulit cenderung kering, penggunaan body lotion tanpa aroma sebelum menyemprotkan parfum bisa menjadi solusi. Lapisan pelembap membantu aroma menempel lebih lama tanpa mengubah karakter wangi parfum itu sendiri.
 

2. Semprotkan di Titik Nadi Tubuh

Titik nadi seperti pergelangan tangan, leher, belakang telinga, lipatan siku, dan belakang lutut merupakan area yang menghasilkan panas alami tubuh. Panas ini membantu menyebarkan aroma parfum secara perlahan dan konsisten.

Mengaplikasikan parfum di titik-titik tersebut membuat wangi lebih tercium dan bertahan lebih lama. Namun, cukup satu atau dua semprotan di setiap area agar aroma tidak terlalu menyengat.
 

3. Jangan Digosok Setelah Disemprot

Kebiasaan menggosok pergelangan tangan setelah menyemprotkan parfum justru dapat merusak struktur aroma. Gesekan panas berlebih dapat memecah molekul parfum, terutama top notes, sehingga wanginya cepat berubah dan menghilang.

Sebaiknya biarkan parfum mengering secara alami di kulit. Dengan cara ini, lapisan aroma akan berkembang sesuai tahapan yang diinginkan dan bertahan lebih lama.
 

4. Gunakan Parfum Secara Berlapis

Lakukan teknik layering parfum, caranya semprot parfum bersama produk perawatan tubuh yang memiliki aroma senada, seperti sabun mandi, body lotion, atau body oil. Cara ini membantu membangun dasar aroma yang lebih kuat.

Layering tidak hanya membuat wangi lebih tahan lama, tetapi juga menciptakan aroma yang terasa lebih menyatu dengan tubuh. Pastikan produk pendukung tidak memiliki aroma terlalu kuat agar tidak bertabrakan dengan parfum.
 

5. Simpan Parfum di Tempat yang Tepat

Cara penyimpanan parfum turut memengaruhi ketahanan aromanya. Paparan panas, cahaya matahari, dan kelembapan dapat merusak komposisi parfum sehingga wanginya berubah dan cepat memudar saat digunakan.

Simpan parfum di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Dengan penyimpanan yang benar, kualitas aroma parfum akan tetap terjaga dan performanya saat diaplikasikan menjadi lebih optimal.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Kaleidoskop 2025: Peristiwa-peristiwa Penting di Dunia Kesehatan Indonesia

BERIKUTNYA

5 Gejala Tukak Lambung, Sering Dianggap Gangguan Pencernaan Ringan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga