Ilustrasi liburan berkualitas. (Sumber gambar: Tron Le/Unsplash)

Agen Perjalanan Andalkan Paket Wisata Berkualitas Untuk Libur Nataru

26 December 2025   |   18:19 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Industri pariwisata kembali menggeliat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berlibur dan berburu pengalaman baru menjelang akhir tahun. Momentum libur Natal dan Tahun Baru menjadi pendorong utama penyampaian permintaan perjalanan, baik domestik maupun internasional. 

Pelaku industri pun mempersiapkan memaksimalkan peluang dengan menghadirkan beragam promo, destinasi tematik, hingga kolaborasi lintas sektor untuk menangkap gelombang wisata akhir tahun yang selalu menjanjikan. Salah satunya Asosiasi Agen Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA). 

Baca juga: 
Pariwisata Indonesia Menguat di 2025, Devisa Diproyeksi Tembus US$18,5 Miliar

Ketua Umum ASITA Nunung Rusmiati menyampaikan seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaku usaha perjalanan sudah menyiapkan paket wisata Natal dan Tahun Baru (Nataru). Paket-paket ini juga dikumpulkan ke Kementerian Pariwisata untuk dipromosikan. “Paket-paket Nataru ini biasanya juga disertakan promo atau diskon harga tertentu sesuai arahan dari Kemenpar,” ujarnya kepada Hypeabis.id, beberapa waktu lalu.

Pelaku usaha perjalanan juga tidak hanya menawarkan paket reguler, tetapi juga paket wisata berkualitas berupa pengalaman pribadi, wisata keluarga, wisata kesehatan, desa wisata, kapal pesiar, hingga paket umroh akhir tahun. “Sehingga optimisme kami bukan sekedar ramai wisatawan, tetapi banyak wisatawan yang mau membayar untuk layanan berkualitas,” imbuhnya. 

Banyak anggota ASITA yang kini mulai merancang perjalanan tematik, wisata berbasis budaya, edukasi, hingga wisata kesehatan dan kunjungan ke desa wisata. Perubahan ini juga tampak dalam program-program yang dibuat. ASITA Travel Mart misalnya, kini tidak lagi fokus pada destinasi yang ramai dikunjungi, tetapi mempromosikan destinasi berkualitas.

Rusmiati menjelaskan, ada beberapa destinasi yang sangat potensial untuk pariwisata berkualitas. Bali tampil dengan wisata kesehatan, budaya, eco-living, dan MICE. Lombok bertransformasi menjadi laboratorium ekowisata dengan desa wisata yang menghidupi masyarakat setempat. 

Kemudian, Labuan Bajo dimintai tolong oleh banyak pengunjung untuk melindungi habitat komodo dan ekosistem lautnya. Yogyakarta, dengan semangat kreatifnya, terus menumbuhkan wisata berbasis edukasi dan budaya, sementara Danau Toba, Belitung, Raja Ampat, dan Tana Toraja menjadi contoh bagaimana wisata alam dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian lingkungan.

Wisatawan yang mencari kualitas umumnya tinggal lebih lama, berbelanja lebih banyak, dan menghargai budaya lokal. Mereka bukan hanya turis, tapi penjelajahan yang ingin memahami tempat yang mereka datangi.

Efeknya pun beragam, margin usaha meningkat, UMKM lokal terlibat dalam rantai nilai, dan lapangan kerja baru tercipta tanpa harus mengorbankan lingkungan. Di sisi lain, kesadaran para pelaku usaha terhadap standar layanan dan etika bisnis semakin tinggi.

Sementara itu, Rusmiati menyampaikan menjelang akhir tahun permintaan untuk jasa perjalanan mulai naik, karena libur panjang natal dan tahun baru. Calon wisatawan mempersiapkan liburannya sejak dini bahkan dari bulan-bulan sebelumnya. 

Kendati demikian, kenaikannya terbilang belum naik signifikan karena kondisi ekonomi Indonesia saat ini. “Tidak semua bisa berlibur ke luar kota atau provinsi, ditambah harga tiket pesawat masih terbilang mahal apalagi saat musim liburan tiba, semua harga transportasi naik terkadang diskon pun tidak begitu berpengaruh,” tuturnya. 

Rusmiati menilai, semua akan lebih optimal jika harga tiket pesawat bisa turun, sehingga kalangan menengah ke bawah juga bisa ikut berlibur di setiap akhir tahun dan perputaran ekonomi masyarakat khususnya di industri pariwisata dapat merasakan dampak positifnya. 

SEBELUMNYA

Pameran Seni Rupa Liur & Pencarian Tanpa Akhir Tan Markaban

BERIKUTNYA

Deretan Tantangan Industri Animasi Lokal, Dari Akses Layar Hingga Pendanaan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga