Fujifilm Luncurkan X-T30 III, Kamera Mirrorless yang Cocok Buat Ngonten
24 November 2025 |
15:29 WIB
Pasar kamera mirrorless di Indonesia kembali kedatangan pemain anyar. Fujifilm resmi memperkenalkan Fujifilm X-T30 III, generasi terbaru dari lini X-Series yang dikenal dengan kualitas gambar khas film analog dan desain kamera yang ringkas.
Model ini hadir sebagai pembaruan dari X-T30 II dengan peningkatan signifikan pada kinerja prosesor, fitur autofocus, serta fleksibilitas kreatif. Dibanderol dengan harga Rp15,8 juta (bodi saja) dan Rp18,8 juta untuk paket lensa XC 13-33mm, berikut spesifikasi dari X-T30 III yang sudah tersedia di Official Store Fujifilm Indonesia dan seluruh mitra ritel resmi.
Baca juga: Sony RX1R III, Kamera Saku Flagship yang Bawa Fitur Kamera Profesional
Bertahan pada filosofi desain klasik seri X-T, kamera ini tampil dengan bobot hanya 378 gram, tetap menjadi salah satu kamera APS-C paling ringan di kelasnya. Meskipun ringkas, X-T30 III membawa dapur pacu yang lebih bertenaga melalui perpaduan sensor X-Trans CMOS 4 beresolusi 26,1 MP dan prosesor X-Processor 5, yang diklaim memproses gambar dua kali lebih cepat dibanding pendahulunya.
Pembaruan paling krusial datang dari sistem autofocus berbasis deep learning. Kamera kini dapat mengenali berbagai jenis subjek, mulai dari manusia, hewan, burung, kendaraan, hingga pesawat dan drone.
Deteksi wajah dan mata juga ditingkatkan sehingga tetap akurat meski pengguna memakai masker atau kacamata, adaptasi penting di era mobilitas saat ini. Dari sisi daya tahan, kapasitas baterai meningkat hingga mampu menghasilkan 425 foto dalam satu kali pengisian.
Fujifilm membawa pengoperasian ala kamera film ke tingkat berikutnya dengan memasang dial Film Simulation pada bagian atas bodi, mengikuti jejak X-T50 dan X-M5. Melalui dial ini, pengguna dapat memilih langsung hingga 20 Film Simulation, termasuk dua opsi terkini Reala Ace yang kaya detail dengan reproduksi warna akurat, dan Nostalgic Neg yang menghasilkan nuansa lembut dan tonasi hangat.
Dial ini juga menyediakan tiga slot khusus (FS1–FS3) untuk menyimpan pengaturan pribadi dalam bentuk FS Recipes. Dengan demikian, fotografer dapat berganti gaya visual dalam sekejap tanpa perlu masuk ke menu.
“Kehadiran dial Film Simulation serta teknologi autofocus yang semakin canggih membantu setiap ide kreatif dapat menjadi karya visual yang ekspresif dan berkarakter,” ujar Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto, dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).
Bagi kreator konten, X-T30 III membawa peningkatan di lini video. Kamera ini mampu merekam hingga 6.2K/30P 4:2:2 10-bit secara internal, serta menawarkan opsi 4K/60P dan 1080/240P untuk kebutuhan slow-motion. Stabilisasi gambar yang lebih baik turut membantu pengambilan gambar saat bergerak.
Beberapa fitur lama tetap dipertahankan karena menjadi nilai jual bagi pengguna baru seperti tuas Auto Mode Selector Lever, popup flash, dan desain viewfinder klasik yang posisinya tepat di atas lensa untuk pengalaman membidik yang lebih natural.
Layar belakang beresolusi 1,62 juta titik dengan mekanisme tilt. Hasilnya, memudahkan pengguna mengambil gambar dari berbagai sudut, sementara grip ergonomis menjaga kenyamanan saat memotret dalam waktu lama.
X-T30 III juga mendukung koneksi langsung ke printer instax Link series, memungkinkan pengguna mencetak foto instan dalam format mini, square, maupun wide tanpa aplikasi tambahan fitur.
“Dengan FUJIFILM X-T30 III yang mudah digunakan dan serba bisa untuk berbagai kebutuhan konten, kami ingin menghadirkan kamera yang dapat menemani perjalanan kreativitas para penggunanya, termasuk para milenial muda dan Gen Z yang mengutamakan keotentikan, kecepatan, dan juga style,” tutur Yamamoto.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Model ini hadir sebagai pembaruan dari X-T30 II dengan peningkatan signifikan pada kinerja prosesor, fitur autofocus, serta fleksibilitas kreatif. Dibanderol dengan harga Rp15,8 juta (bodi saja) dan Rp18,8 juta untuk paket lensa XC 13-33mm, berikut spesifikasi dari X-T30 III yang sudah tersedia di Official Store Fujifilm Indonesia dan seluruh mitra ritel resmi.
Baca juga: Sony RX1R III, Kamera Saku Flagship yang Bawa Fitur Kamera Profesional
1. Ringkas, Cepat, dan Adaptif
Bertahan pada filosofi desain klasik seri X-T, kamera ini tampil dengan bobot hanya 378 gram, tetap menjadi salah satu kamera APS-C paling ringan di kelasnya. Meskipun ringkas, X-T30 III membawa dapur pacu yang lebih bertenaga melalui perpaduan sensor X-Trans CMOS 4 beresolusi 26,1 MP dan prosesor X-Processor 5, yang diklaim memproses gambar dua kali lebih cepat dibanding pendahulunya.Pembaruan paling krusial datang dari sistem autofocus berbasis deep learning. Kamera kini dapat mengenali berbagai jenis subjek, mulai dari manusia, hewan, burung, kendaraan, hingga pesawat dan drone.
Deteksi wajah dan mata juga ditingkatkan sehingga tetap akurat meski pengguna memakai masker atau kacamata, adaptasi penting di era mobilitas saat ini. Dari sisi daya tahan, kapasitas baterai meningkat hingga mampu menghasilkan 425 foto dalam satu kali pengisian.

Fujifilm X-T30 III. (Sumber gambar: Fujifilm)
2. Punya 20 Film Simulation dan FS Recipes
Fujifilm membawa pengoperasian ala kamera film ke tingkat berikutnya dengan memasang dial Film Simulation pada bagian atas bodi, mengikuti jejak X-T50 dan X-M5. Melalui dial ini, pengguna dapat memilih langsung hingga 20 Film Simulation, termasuk dua opsi terkini Reala Ace yang kaya detail dengan reproduksi warna akurat, dan Nostalgic Neg yang menghasilkan nuansa lembut dan tonasi hangat.Dial ini juga menyediakan tiga slot khusus (FS1–FS3) untuk menyimpan pengaturan pribadi dalam bentuk FS Recipes. Dengan demikian, fotografer dapat berganti gaya visual dalam sekejap tanpa perlu masuk ke menu.
“Kehadiran dial Film Simulation serta teknologi autofocus yang semakin canggih membantu setiap ide kreatif dapat menjadi karya visual yang ekspresif dan berkarakter,” ujar Presiden Direktur Fujifilm Indonesia Masato Yamamoto, dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).
3. Video 6.2K dan Fitur Pengguna yang Ramah Pemula
Bagi kreator konten, X-T30 III membawa peningkatan di lini video. Kamera ini mampu merekam hingga 6.2K/30P 4:2:2 10-bit secara internal, serta menawarkan opsi 4K/60P dan 1080/240P untuk kebutuhan slow-motion. Stabilisasi gambar yang lebih baik turut membantu pengambilan gambar saat bergerak.Beberapa fitur lama tetap dipertahankan karena menjadi nilai jual bagi pengguna baru seperti tuas Auto Mode Selector Lever, popup flash, dan desain viewfinder klasik yang posisinya tepat di atas lensa untuk pengalaman membidik yang lebih natural.
Layar belakang beresolusi 1,62 juta titik dengan mekanisme tilt. Hasilnya, memudahkan pengguna mengambil gambar dari berbagai sudut, sementara grip ergonomis menjaga kenyamanan saat memotret dalam waktu lama.
X-T30 III juga mendukung koneksi langsung ke printer instax Link series, memungkinkan pengguna mencetak foto instan dalam format mini, square, maupun wide tanpa aplikasi tambahan fitur.
“Dengan FUJIFILM X-T30 III yang mudah digunakan dan serba bisa untuk berbagai kebutuhan konten, kami ingin menghadirkan kamera yang dapat menemani perjalanan kreativitas para penggunanya, termasuk para milenial muda dan Gen Z yang mengutamakan keotentikan, kecepatan, dan juga style,” tutur Yamamoto.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.