“Hamnet” karya Chloé Zhao hadir sebagai salah satu film drama yang paling diperbincangkan dalam Penghargaan Oscar 2026 (Sumber gambar : IMDb)

Menuju 98th Academy Awards: Film-Film Terkuat dalam Prediksi Nominasi Oscar 2026

21 November 2025   |   13:50 WIB
Image
Nursoko Andhika Setiawan Mahasiswa Universitas Bina Nusantara

Musim penghargaan Oscar 2026 yang akan diakan pada 16 Maret 2026 perlahan mulai membentuk gambaran yang lebih jelas. Meskipun hasil akhirnya masih belum dapat dipastikan, dinamika prediksi kini semakin menarik untuk diikuti. Beberapa film mulai menunjukkan dominasinya, sementara sejumlah judul lain muncul sebagai pesaing baru yang tak boleh diremehkan.

Perubahan momentum dan arah dukungan dari kritikus serta pelaku industri film membuat persaingan tahun ini terasa lebih dinamis dibanding musim sebelumnya. Melansir Variety, Dalam prediksi awal, film “One Battle After Another” karya Paul Thomas Anderson muncul sebagai sorotan utama.

Baca juga: Film Sore: Istri dari Masa Depan Jadi Perwakilan Indonesia di Oscar 2026

Banyak pengamat menyebut film ini sebagai kandidat terkuat dalam beberapa kategori penting Oscar, terutama berkat gaya penyutradaraan yang khas dan kekuatan naratif yang solid. Film ini dinilai memiliki paket lengkap: visi sutradara, akting yang kuat, serta penyajian cerita yang relevan dan emosional. Itulah yang menjadikannya unggulan dalam berbagai diskusi industri film saat ini.

Menyusul di belakangnya, “Sinners” garapan Ryan Coogler juga menunjukkan konsistensi sejak awal musim. Film ini mendapat banyak pujian dari para kritikus dan pelaku industri, terutama dalam hal penyutradaraan serta kekuatan ensemble cast yang solid. Dukungan yang merata untuk film ini membuatnya terus bertahan dalam jajaran prediksi utama. Coogler dinilai berhasil menghadirkan film yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan sosial yang kuat.

Sementara itu, film “Frankenstein” karya Guillermo del Toro menjadi salah satu kejutan terbesar dalam prediksi terbaru. Film ini mulai menanjak dalam daftar perkiraan nominasi dan dipandang sebagai kebangkitan Del Toro ke panggung utama Oscar.

Banyak yang menilai ia kembali ke ciri khasnya: visual yang megah, atmosfer yang gelap namun indah, serta cerita yang menyentuh sisi emosional penonton. Karena itu, film ini kini diperhitungkan dalam kategori seperti Sutradara Terbaik dan Skenario Adaptasi Terbaik.

Tidak kalah menarik, film “Hamnet” karya Chloé Zhao menunjukkan stabilitas dalam berbagai prediksi. Meski tak selalu berada di posisi teratas, film ini dinilai kuat dan konsisten. Zhao disebut berhasil mempertahankan gaya penyutradaraan yang puitis dan intim, sehingga membuat “Hamnet” tetap berada dalam radar nominasi utama.

Pada sisi lain, film musikal “Wicked: For Good” perlahan mulai mencuri perhatian. Dengan kualitas musik, tata kostum, serta akting yang mumpuni, film ini disebut memiliki peluang besar menjadi kejutan manis di malam penghargaan nanti.

Dari ranah akting, sorotan khusus tertuju pada Hailee Steinfeld yang tampil mengesankan dalam film “Sinners”. Penampilan gemilangnya membuat banyak pihak memasukkan namanya dalam prediksi Aktris Pendukung Terbaik. Jika prediksi ini menjadi kenyataan, Steinfeld berpotensi mencapai salah satu pencapaian terbesar dalam karier aktingnya.

Namun, musim Oscar tak akan lengkap tanpa kehadiran “kuda hitam”. Film “Bugonia” disebut memiliki potensi besar untuk mengejutkan pasar jika mendapat dukungan lebih luas. Sedangkan dalam kategori animasi, “Ne Zha 2” menjadi salah satu pesaing kuat yang dianggap bisa membalikkan prediksi kapan saja, terutama jika mendapat respons positif di pekan-pekan terakhir menjelang pengumuman resmi.

Dengan banyaknya film yang menunjukkan potensi dan arah prediksi yang terus berubah, Oscar 2025 diperkirakan akan menjadi salah satu musim paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Daftar Film Perwakilan Resmi Indonesia untuk Mendaftar di Oscar dalam 5 tahun Terakhir

SEBELUMNYA

Daftar Pemenang Piala Citra di Festival Film Indonesia 2025

BERIKUTNYA

Memahami Internet Gaming Disorder (IGD), Ketika Hobi Menjadi Gangguan Serius

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga