Daftar Pemenang Piala Citra di Festival Film Indonesia 2025
21 November 2025 |
09:30 WIB
Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2025 telah rampung digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Kamis (21/11/2025) malam. Gelaran bergengsi industri film Tanah Air ini telah mengumumkan para pemenang baru Piala Citra dari 22 kategori yang dikompetisikan, beserta beberapa penghargaan khusus lainnya.
Pengepungan di Bukit Duri menjadi salah satu film yang mendominasi perolehan penghargaan pada FFI tahun ini. Karya besutan Joko Anwar tersebut berhasil mengamankan lima piala dari total 12 nominasi yang diterimanya.
Baca juga: Reza Rahadian Raih 4 Penghargaan di Busan Vision Awards Lewat Film Pangku
Lima penghargaan yang dibawa pulang meliputi kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, Penata Musik Terbaik, serta Penata Rias Terbaik. Capaian ini menegaskan posisi film tersebut sebagai salah satu produksi paling disorot tahun ini.
Selain itu, film Pangku juga muncul sebagai salah satu peraih piala terbanyak. Disutradarai oleh Reza Rahadian, film debutnya ini mampu meraih empat penghargaan dari tujuh nominasi yang masuk dalam daftar kompetisi.
Empat piala tersebut mencakup kategori utama Film Cerita Panjang Terbaik, ditambah kemenangan pada Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, dan Pengarah Artistik Terbaik.
Film Sore: Istri dari Masa Depan juga mencatatkan performa gemilang dengan perolehan empat piala. Karya arahan Yandy Laurens yang menjadi wakil dari Indonesia untuk mendaftar ke Oscar itu meraih penghargaan di kategori Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, serta Pencipta Lagu Tema Terbaik.
Beberapa film lain turut menyabet lebih dari satu piala, seperti Rangga & Cinta yang membawa pulang tiga penghargaan dari kategori pilihan penonton. Selain itu, film animasi Jumbo turut meraih dua piala melalui kemenangan di Film Animasi Panjang Terbaik dan Piala Antemas.
Di luar deretan film yang mendominasi, terdapat pula catatan menarik dari tahun ini, yakni kemenangan beruntun pada kategori Pemeran Utama Pria. Ringgo Agus Rahman kembali meraih Pemeran Utama Pria Terbaik lewat Panggil Aku Ayah, setelah tahun sebelumnya menang melalui Jatuh Cinta Seperti di Film-Film.
Lantas, apa saja kejutan menarik lain yang terjadi tahun ini? Berikut adalah daftar lengkap pemenangnya.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Pengepungan di Bukit Duri menjadi salah satu film yang mendominasi perolehan penghargaan pada FFI tahun ini. Karya besutan Joko Anwar tersebut berhasil mengamankan lima piala dari total 12 nominasi yang diterimanya.
Baca juga: Reza Rahadian Raih 4 Penghargaan di Busan Vision Awards Lewat Film Pangku
Lima penghargaan yang dibawa pulang meliputi kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, Penata Musik Terbaik, serta Penata Rias Terbaik. Capaian ini menegaskan posisi film tersebut sebagai salah satu produksi paling disorot tahun ini.
Selain itu, film Pangku juga muncul sebagai salah satu peraih piala terbanyak. Disutradarai oleh Reza Rahadian, film debutnya ini mampu meraih empat penghargaan dari tujuh nominasi yang masuk dalam daftar kompetisi.
Empat piala tersebut mencakup kategori utama Film Cerita Panjang Terbaik, ditambah kemenangan pada Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, Penulis Skenario Asli Terbaik, dan Pengarah Artistik Terbaik.
Film Sore: Istri dari Masa Depan juga mencatatkan performa gemilang dengan perolehan empat piala. Karya arahan Yandy Laurens yang menjadi wakil dari Indonesia untuk mendaftar ke Oscar itu meraih penghargaan di kategori Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, serta Pencipta Lagu Tema Terbaik.
Beberapa film lain turut menyabet lebih dari satu piala, seperti Rangga & Cinta yang membawa pulang tiga penghargaan dari kategori pilihan penonton. Selain itu, film animasi Jumbo turut meraih dua piala melalui kemenangan di Film Animasi Panjang Terbaik dan Piala Antemas.
Semalam bahagia, bangga mewakili semua yang terlibat di #FilmJUMBO✨
— BERSYUKUR ATAS FILM JUMBO (@Adriandhy) November 21, 2025
Karena mereka, JUMBO jadi Film Animasi Panjang Terbaik FFI 2025. Dan karena semua penontonnya, Piala Antemas dianugerahkan. #BuzzerJUMBO WE DID IT!!TERIMA KASIH BANYAAK!
Yuk lanjut filming #NaWillaFilm ❤️ pic.twitter.com/B6zpMqGQIq
Di luar deretan film yang mendominasi, terdapat pula catatan menarik dari tahun ini, yakni kemenangan beruntun pada kategori Pemeran Utama Pria. Ringgo Agus Rahman kembali meraih Pemeran Utama Pria Terbaik lewat Panggil Aku Ayah, setelah tahun sebelumnya menang melalui Jatuh Cinta Seperti di Film-Film.
Lantas, apa saja kejutan menarik lain yang terjadi tahun ini? Berikut adalah daftar lengkap pemenangnya.
- Film Cerita Panjang Terbaik: Pangku
- Sutradara Terbaik: Yandy Laurens – Sore: Istri dari Masa Depan
- Pemeran Utama Pria Terbaik: Ringgo Agus Rahman – Panggil Aku Ayah
- Pemeran Utama Perempuan Terbaik: Sheila Dara Aisha – Sore: Istri dari Masa Depan
- Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Omara Esteghlal – Pengepungan Di Bukit Duri
- Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik: Christine Hakim – Pangku
- Penulis Skenario Asli Terbaik: Reza Rahadian & Felix K. Nesi – Pangku
- Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Widya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie – Home Sweet Loan
- Film Dokumenter Panjang Terbaik: Tambang Emas Ra Ritek
- Film Dokumenter Pendek Terbaik: Sie
- Penghargaan Khusus FFI 2025 Pilihan Dewan Juri Akhir Film Dokumenter: Satu Langkah Lagi
- Film Animasi Panjang Terbaik: Jumbo
- Film Animasi Pendek Terbaik: So I Pray
- Film Cerita Pendek Terbaik: Sammi, Who Can Detach His Body Parts
- Pengarah Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung, I.C.S. – Pengepungan Di Bukit Duri
- Pengarah Artistik Terbaik: Eros Eflin – Pangku
- Penata Efek Visual Terbaik: Abby Eldipie, Kalvin Irawan, Qanary Studio, LMN Studio, GAJAFX, NO3G Visual Effects – Pengepungan Di Bukit Duri
- Penyunting Gambar Terbaik: Hendra Adhi Susanto – Sore: Istri Dari Masa Depan
- Penata Suara Terbaik: Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra – Home Sweet Loan
- Penata Musik Terbaik: Aghi Narotama – Pengepungan Di Bukit Duri
- Pencipta Lagu Tema Terbaik: Gerald Situmorang, Iga Massardi, & Asteriska – “Terbuang Dalam Waktu” (Sore: Istri dari Masa Depan)
- Penata Rias Terbaik: Novie Ariyanti – Pengepungan Di Bukit Duri
- Penata Busana Terbaik: Victoria Esti Wahyuni – The Shadow Strays
- Karya Kritik Film Terbaik: “Rambut Dalam ‘Nana’, Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama” – Catra Wardhana
- Piala Antemas: Jumbo
- Pengabdian Seumur Hidup untuk Film: El Manik (Pemeran), Franki Raden (Penata Musik), Hendrick Gozali (Produser)
- Aktor Pilihan Penonton: El Putra Sarira – Rangga & Cinta
- Aktris Pilihan Penonton: Leya Princy – Rangga & Cinta
- Film Pilihan Penonton: Rangga & Cinta
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.