Begini Teknik Jalan Kaki yang Bermanfaat Untuk Kesehatan
06 November 2025 |
16:57 WIB
Berjalan kaki adalah olahraga paling sederhana dan murah yang bisa dilakukan siapa saja. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine mengungkap hal menarik yaitu bukan hanya seberapa banyak langkah yang diambil berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga bagaimana cara kita berjalan termasuk durasi dan konsistensinya.
Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis ribuan partisipan dengan tingkat aktivitas fisik rendah, yaitu mereka yang rata-rata berjalan kurang dari 8.000 langkah per hari. Hasilnya cukup mengejutkan. Dilansir dari Healthline, mereka yang berjalan kaki lebih lama (sekitar 15 menit atau lebih) memiliki risiko kematian jauh lebih rendah dari mereka yang berjalan kurang dari 5 menit dalam sehari.
Selain itu, kelompok yang rutin berjalan kaki lebih lama juga menunjukkan penurunan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Hal ini menandakan bahwa durasi berjalan mungkin memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan jantung, bahkan pada orang yang tidak terlalu aktif secara fisik.
Baca juga: Tren Japanese Walking Viral di TikTok, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?
Menurut Dr. Evan Brittain, profesor kedokteran kardiovaskular di Vanderbilt University Medical Center, hasil ini menegaskan pentingnya berjalan dalam durasi yang cukup. “Berjalan lebih banyak jelas baik untuk jantung. Tapi jika bisa meluangkan waktu untuk berjalan sedikit lebih lama sekitar 10-15 menit, manfaatnya akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Lalu, orang yang berjalan dengan tujuan tertentu misalnya, sengaja berjalan sebagai bentuk olahraga ringan cenderung memiliki hasil kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang hanya berjalan singkat tanpa niat berolahraga.
Penelitian ini menjadi bagian dari tren baru di dunia medis yang mulai melihat aktivitas harian sederhana sebagai bentuk olahraga efektif, terutama bagi orang yang sulit menemukan waktu untuk latihan intensif.
Aktivitas seperti berjalan ke tempat kerja, jalan sore setelah makan, atau bahkan naik-turun tangga bisa memberikan manfaat besar jika dilakukan dengan durasi yang cukup. Temuan ini juga bisa membantu membentuk ulang rekomendasi aktivitas fisik di masa depan.
Selama ini, banyak panduan kesehatan hanya menekankan jumlah langkah seperti target 10.000 langkah per hari tanpa memperhatikan pola atau durasi berjalan. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa 10 menit berjalan tanpa henti mungkin lebih bermanfaat daripada ratusan langkah pendek yang terputus-putus.
Jika ingin meningkatkan kesehatan jantung dan memperpanjang umur, mulailah dengan langkah sederhana yaitu berjalan sedikit lebih lama setiap hari. Tidak perlu terburu-buru mencapai angka langkah tertentu, cukup nikmati perjalanan selama 10 hingga 15 menit tanpa henti,
"Biarkan tubuh kita merasakan manfaatnya. Jalan kaki jarak jauh setiap hari mungkin lebih bermanfaat bagi jantung dan kesehatan secara umum daripada beberapa kali jalan kaki pendek," tegasnya.
Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis ribuan partisipan dengan tingkat aktivitas fisik rendah, yaitu mereka yang rata-rata berjalan kurang dari 8.000 langkah per hari. Hasilnya cukup mengejutkan. Dilansir dari Healthline, mereka yang berjalan kaki lebih lama (sekitar 15 menit atau lebih) memiliki risiko kematian jauh lebih rendah dari mereka yang berjalan kurang dari 5 menit dalam sehari.
Selain itu, kelompok yang rutin berjalan kaki lebih lama juga menunjukkan penurunan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Hal ini menandakan bahwa durasi berjalan mungkin memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan jantung, bahkan pada orang yang tidak terlalu aktif secara fisik.
Baca juga: Tren Japanese Walking Viral di TikTok, Apa Manfaatnya untuk Kesehatan?
Menurut Dr. Evan Brittain, profesor kedokteran kardiovaskular di Vanderbilt University Medical Center, hasil ini menegaskan pentingnya berjalan dalam durasi yang cukup. “Berjalan lebih banyak jelas baik untuk jantung. Tapi jika bisa meluangkan waktu untuk berjalan sedikit lebih lama sekitar 10-15 menit, manfaatnya akan jauh lebih besar,” ujarnya.
Lalu, orang yang berjalan dengan tujuan tertentu misalnya, sengaja berjalan sebagai bentuk olahraga ringan cenderung memiliki hasil kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang hanya berjalan singkat tanpa niat berolahraga.
Penelitian ini menjadi bagian dari tren baru di dunia medis yang mulai melihat aktivitas harian sederhana sebagai bentuk olahraga efektif, terutama bagi orang yang sulit menemukan waktu untuk latihan intensif.
Aktivitas seperti berjalan ke tempat kerja, jalan sore setelah makan, atau bahkan naik-turun tangga bisa memberikan manfaat besar jika dilakukan dengan durasi yang cukup. Temuan ini juga bisa membantu membentuk ulang rekomendasi aktivitas fisik di masa depan.
Selama ini, banyak panduan kesehatan hanya menekankan jumlah langkah seperti target 10.000 langkah per hari tanpa memperhatikan pola atau durasi berjalan. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa 10 menit berjalan tanpa henti mungkin lebih bermanfaat daripada ratusan langkah pendek yang terputus-putus.
Jika ingin meningkatkan kesehatan jantung dan memperpanjang umur, mulailah dengan langkah sederhana yaitu berjalan sedikit lebih lama setiap hari. Tidak perlu terburu-buru mencapai angka langkah tertentu, cukup nikmati perjalanan selama 10 hingga 15 menit tanpa henti,
"Biarkan tubuh kita merasakan manfaatnya. Jalan kaki jarak jauh setiap hari mungkin lebih bermanfaat bagi jantung dan kesehatan secara umum daripada beberapa kali jalan kaki pendek," tegasnya.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.