8 Sumber Protein Terbaik untuk Diet Sehat & Bikin Kenyang Lebih Lama
05 November 2025 |
18:26 WIB
Protein merupakan salah satu zat gizi terpenting yang dibutuhkan tubuh. Struktur sel, sistem imun, mobilitas otot, interaksi kimia, hingga pembentukan hormon, semuanya tidak akan berjalan optimal tanpa protein. Zat ini tersusun dari asam amino, yaitu komponen kecil yang menjadi “batu bata” penyusun tubuh.
Melansir Healhtline, dari 20 jenis asam amino yang ada, sembilan diantaranya tergolong asam amino esensial, artinya tubuh tidak bisa membuatnya sendiri dan harus diperoleh dari makanan.
Selain berperan penting untuk kesehatan tubuh, protein juga membantu menjaga berat badan ideal. Mengonsumsi cukup protein dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga tidak akan mudah tergoda untuk makan berlebihan.
Secara umum, kebutuhan protein harian yang direkomendasikan adalah 0,8 gram per kilogram berat badan. Artinya, seseorang dengan berat 60 kilogram sebaiknya mengonsumsi sekitar 48 gram protein setiap hari. Namun, kebutuhan ini bisa berbeda tergantung aktivitas, usia, dan tujuan diet masing-masing orang.
Berikut delapan makanan tinggi protein yang cocok dikonsumsi untuk mendukung diet sehatmu:
Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein terbaik. Selain mudah diserap tubuh, telur juga kaya vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan. Meskipun putih telur mengandung protein paling tinggi, kuning telur juga penting karena mengandung nutrisi tambahan seperti vitamin D, zat besi, dan kolin.
Kacang almond adalah camilan sehat yang tinggi protein nabati, serat, serta vitamin E dan magnesium. Mengonsumsi almond secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan menjaga tekanan darah. Cocok dikonsumsi sebagai pengganti camilan manis saat diet.
Dada ayam merupakan pilihan populer bagi orang yang sedang diet tinggi protein. Bagian ini rendah lemak, tinggi protein, dan mengandung berbagai vitamin B serta mineral penting seperti zinc dan selenium. Untuk hasil terbaik, olah dengan cara direbus atau dipanggang tanpa minyak berlebih.
Keju cottage adalah jenis keju rendah lemak dan kalori, tapi kaya protein dan kalsium. Teksturnya lembut dan cocok dijadikan campuran salad atau makanan ringan sebelum olahraga.
Greek yogurt atau yogurt yunani memiliki tekstur yang lebih kental dan kadar protein dua kali lipat lebih tinggi dibanding yogurt biasa. Selain itu, yogurt ini mengandung kalsium, vitamin B12, serta probiotik yang baik untuk pencernaan.
Susu sapi mengandung hampir semua vitamin dan mineral penting, termasuk kalsium dan fosfor. Selain itu, susu juga menjadi sumber protein berkualitas tinggi. Bagi yang tidak tahan laktosa, kamu bisa mencoba susu nabati yang diperkaya protein seperti susu kedelai.
Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden adalah sumber protein sekaligus asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung dan otak. Rutin makan ikan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
Kacang tanah kaya akan protein, vitamin E, dan magnesium. Mengonsumsi selai kacang dalam porsi wajar dapat membantu menekan rasa lapar dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Protein bukan hanya penting untuk membangun otot, tapi juga berperan besar dalam menjaga berat badan, kesehatan jantung, dan metabolisme tubuh. Dengan menambahkan sumber protein sehat ke dalam menu harian, diet akan terasa lebih menyenangkan dan tetap bergizi seimbang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Melansir Healhtline, dari 20 jenis asam amino yang ada, sembilan diantaranya tergolong asam amino esensial, artinya tubuh tidak bisa membuatnya sendiri dan harus diperoleh dari makanan.
Selain berperan penting untuk kesehatan tubuh, protein juga membantu menjaga berat badan ideal. Mengonsumsi cukup protein dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga tidak akan mudah tergoda untuk makan berlebihan.
Secara umum, kebutuhan protein harian yang direkomendasikan adalah 0,8 gram per kilogram berat badan. Artinya, seseorang dengan berat 60 kilogram sebaiknya mengonsumsi sekitar 48 gram protein setiap hari. Namun, kebutuhan ini bisa berbeda tergantung aktivitas, usia, dan tujuan diet masing-masing orang.
Berikut delapan makanan tinggi protein yang cocok dikonsumsi untuk mendukung diet sehatmu:
1. Telur
Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein terbaik. Selain mudah diserap tubuh, telur juga kaya vitamin, mineral, lemak sehat, dan antioksidan. Meskipun putih telur mengandung protein paling tinggi, kuning telur juga penting karena mengandung nutrisi tambahan seperti vitamin D, zat besi, dan kolin.
2. Kacang Almond
Kacang almond adalah camilan sehat yang tinggi protein nabati, serat, serta vitamin E dan magnesium. Mengonsumsi almond secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan menjaga tekanan darah. Cocok dikonsumsi sebagai pengganti camilan manis saat diet.
3. Dada Ayam
Dada ayam merupakan pilihan populer bagi orang yang sedang diet tinggi protein. Bagian ini rendah lemak, tinggi protein, dan mengandung berbagai vitamin B serta mineral penting seperti zinc dan selenium. Untuk hasil terbaik, olah dengan cara direbus atau dipanggang tanpa minyak berlebih.
4. Keju Cottage
Keju cottage adalah jenis keju rendah lemak dan kalori, tapi kaya protein dan kalsium. Teksturnya lembut dan cocok dijadikan campuran salad atau makanan ringan sebelum olahraga.
5. Greek Yogurt
Greek yogurt atau yogurt yunani memiliki tekstur yang lebih kental dan kadar protein dua kali lipat lebih tinggi dibanding yogurt biasa. Selain itu, yogurt ini mengandung kalsium, vitamin B12, serta probiotik yang baik untuk pencernaan.
6. Susu
Susu sapi mengandung hampir semua vitamin dan mineral penting, termasuk kalsium dan fosfor. Selain itu, susu juga menjadi sumber protein berkualitas tinggi. Bagi yang tidak tahan laktosa, kamu bisa mencoba susu nabati yang diperkaya protein seperti susu kedelai.
7. Ikan
Ikan seperti salmon, tuna, dan sarden adalah sumber protein sekaligus asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung dan otak. Rutin makan ikan juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
8. Kacang Tanah dan Selai Kacang
Kacang tanah kaya akan protein, vitamin E, dan magnesium. Mengonsumsi selai kacang dalam porsi wajar dapat membantu menekan rasa lapar dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.Protein bukan hanya penting untuk membangun otot, tapi juga berperan besar dalam menjaga berat badan, kesehatan jantung, dan metabolisme tubuh. Dengan menambahkan sumber protein sehat ke dalam menu harian, diet akan terasa lebih menyenangkan dan tetap bergizi seimbang.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.