Konferensi Pers Jakarta Running Festival (JRF) 2025 (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Jakarta Running Festival (JRF) 2025 Digelar 23-26 Oktober, Ada 5 Kategori Race

23 October 2025   |   11:56 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Jakarta Running Festival (JRF) 2025 resmi digelar pada 23-26 Oktober 2025 di kawasan Istora Senayan, Jakarta Pusat. Ajang ini menjadi salah satu perhelatan olahraga terbesar di Indonesia yang menggabungkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan promosi pariwisata kota.

Diselenggarakan oleh PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB), ajang ini menghadirkan sejumlah kategori lomba, yakni 5K, 10K, half marathon, full marathon, dan Junior Dash. Tahun ini, JRF memperoleh predikat World Athletics Label Road Race untuk kategori half marathon dan marathon, yang menandai bahwa event ini telah berstandar internasional.

Baca juga: Mengenal Teknologi Sepatu Lari yang Bikin Enteng & Tambah Performa

Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB), Dickie Widjaja memaparkan bahwa olahraga lari makin digemari berbagai kalangan usia. Tahun ini, pihak penyelenggara menargetkan keikutsertaan lebih dari 27.000 hingga 30.000 pelari dari 45 hingga 50 negara.

"Cita-cita kami adalah melangkah bersama seluruh komunitas lari dan para partner untuk menghadirkan acara berstandar internasional di Indonesia," katanya, dalam sesi konferensi pers di Instora Senayan, Kamis (23/10/2025).

Lebih lanjut, Jakarta Running Festival 2025 menegaskan komitmennya untuk menjadi ajang lari paling sustainable di Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui target zero waste to landfill, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemanfaatan kendaraan listrik untuk kebutuhan operasional, serta perhitungan dan kompensasi penuh terhadap emisi karbon yang dihasilkan selama acara berlangsung.

Selain itu, ajang ini juga mengusung inklusivitas. Berlari adalah olahraga untuk semua orang tanpa memandang asal, latar belakang, usia, maupun kemampuan. Semangat keberagaman ini diwujudkan dengan melibatkan atlet elit, pelari pemula, keluarga, hingga berbagai komunitas untuk bersama-sama merasakan kegembiraan dalam satu langkah yang sama.

Dalam penyelenggaraannya, Jakarta Running Festival 2025 tidak hanya berfokus pada catatan waktu, tetapi juga pada energi positif dan kebersamaan yang tercipta di sepanjang lintasan. Acara ini akan diramaikan dengan musik, seni, food festival, serta zona sorak (cheering zone) yang melibatkan lebih dari 500 komunitas. Setiap kilometer adalah bentuk perayaan, dan setiap pelari adalah bagian dari kisah besar Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Mokhamad Rofik Anwar sebagai Direktur Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), menjelaskan bahwa GBK terus berupaya mewujudkan cita-cita menjadi kawasan olahraga berkelas dunia. Dia menegaskan, sesuai dengan misi sejak masa Bung Karno, GBK dikembangkan sebagai kawasan olahraga terpadu yang terintegrasi dengan pusat perbelanjaan, hotel, berbagai venue, fasilitas publik, serta area hijau guna membentuk ekosistem yang kuat dan berkelanjutan.

"Dalam lima tahun ke depan, kami menargetkan GBK sebagai destinasi sport tourism internasional. Event seperti Jakarta Running Festival menjadi contoh kolaborasi yang membanggakan," katanya.

GBK terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kawasan olahraga dan hiburan yang dinamis. Pada 2022, tercatat sebanyak 300 acara berhasil digelar di kawasan ini. Jumlah tersebut meningkat menjadi 450 event pada 2023, dan melonjak lagi menjadi 593 event pada 2024. Tahun ini, GBK menargetkan penyelenggaraan hingga 690 event sepanjang tahun.

GBK ingin menjadi ruang yang inklusif bagi seluruh kalangan masyarakat. Diharapkan setiap acara yang terselenggara, termasuk Jakarta Running Festival 2025, dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengunjung.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya Jakarta Running Festival 2025 yang akan diikuti hampir 30 ribu pelari dari lebih dari 50 negara. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut ajang ini sebagai salah satu kegiatan yang paling dinantikan tahun ini.

“Kami berharap ke depan semakin banyak acara bertaraf internasional diselenggarakan di Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran berbagai kegiatan berskala global tersebut menjadi bukti bahwa Jakarta adalah kota yang aman, nyaman, dan layak menjadi tuan rumah bagi berbagai aktivitas dunia.

Pramono juga menambahkan bahwa beragam kegiatan olahraga, seni, budaya, ekonomi kreatif, dan inovasi akan semakin memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang ramah dan inklusif bagi warganya.

“Sebagai bentuk dukungan, Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk kelancaran JRF 2025, mulai dari pengaturan rute, pengamanan, hingga pemberian layanan gratis MRT dan Transjakarta bagi peserta,” katanya.

Dia optimistis, ajang lari yang digelar pada 23-26 Oktober 2025 ini tidak hanya akan menarik wisatawan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal serta memperkuat branding Jakarta sebagai destinasi olahraga dan pariwisata yang menarik, aman, dan nyaman.

SEBELUMNYA

Dalang Ki Anom Suroto Tutup Usia, Simak Kiprahnya Melestarikan Wayang hingga Mendunia

BERIKUTNYA

Cek Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Running Festival (JRF) 2025

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga