Koleksi Menswear Hermès oleh Véronique Nichanian (Sumber Foto: Instagram/@Hermès)

Véronique Nichanian Tinggalkan Hermès Setelah 37 Tahun jadi Artistic Director Menswear

21 October 2025   |   15:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Setelah hampir empat dekade memimpin lini busana pria Hermès, Véronique Nichanian resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai direktur artistik menswear. Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh rumah mode asal Prancis tersebut pada pertengahan Oktober 2025. 

Keputusan Véronique Nichanian untuk mundur dari jabatannya di Hermès, memecahkan rekor sebagai masa jabatan terpanjang dalam sejarah industri fesyen modern. Dia telah menjabat selama 37 tahun, sejak 1988, jauh lebih lama dibanding kebanyakan direktur kreatif di rumah mode besar yang biasanya hanya bertahan antara 3-10 tahun.

Nichanian pertama kali bergabung dengan Hermès pada 1988, di bawah kepemimpinan Jean-Louis Dumas. Sejak saat itu, dia berhasil membangun identitas khas untuk koleksi pria Hermès yang elegan, tenang, dan mengutamakan kualitas material. 

Baca juga: Apa Itu Wirkin? Dupe Tas Birkin Hermes yang Viral di Media Sosial 

Dalam pernyataan resminya, Hermès menyebut bahwa sang desainer telah meninggalkan jejak mendalam melalui mata, visi, kemurahan hati, energi, dan rasa ingin tahu yang selalu dia bawa ke setiap rancangan busananya. 

Koleksi terakhir Véronique Nichanian untuk Hermès akan dipresentasikan pada Januari 2026 dalam pekan mode pria di Paris. Setelah itu, posisi direktur artistik lini pria akan diserahkan kepada penerus yang sampai saat ini belum diumumkan.

Dalam wawancara bersama Vogue, Nichanian mengaku keputusan untuk meninggalkan Hermès bukanlah hal yang mendadak. “Saya masih memiliki banyak ide, tetapi sekarang saya ingin memberi waktu untuk diri sendiri, menikmati hal-hal yang tidak sempat saya lakukan selama ini,” ujarnya.

Desainer berusia 72 tahun itu menambahkan bahwa dia berencana untuk menghabiskan beberapa bulan di Jepang, negara yang selalu menjadi sumber inspirasi dan bisa menciptakan ketenangan untuknya. 

Selama 37 tahun, Nichanian dikenal karena konsistensinya menjaga karakter Hermès yang berakar pada craftsmanship dan materialitas. Dia jarang mengikuti tren musiman dan lebih menonjolkan pendekatan yang halus serta jujur terhadap bahan. Kulit lembut, wol mewah, dan palet warna natural menjadi ciri khasnya. 

“Saya tidak ingin mendandani pria untuk terlihat modis, saya ingin mereka merasa nyaman, percaya diri, dan bebas,” ucapnya.

Di bawah arahannya, Hermès menswear tumbuh menjadi salah satu lini paling prestisius dalam lanskap mode pria, meskipun tidak sebesar segmen tas dan aksesori kulit. 

Koleksi-koleksi Nichanian sering dipuji karena kualitas potongan dan teksturnya yang begitu presisi. Dia sukses merepresentasikan filosofi Hermès tentang kemewahan yang tidak berteriak alias quiet luxury, jauh sebelum istilah itu populer sekarang. 

Pengunduran dirinya menandai berakhirnya salah satu era paling stabil dalam dunia mode. Di saat banyak rumah mode besar berganti direktur kreatif untuk mengikuti dinamika pasar, Hermès justru tetap konsisten dengan arahan Nichanian di posisi direktur artistik. 

Para pengamat mode menilai bahwa tantangan terbesar Hermès kini adalah menemukan sosok penerus yang mampu mempertahankan esensi tersebut.

Dalam waktu dekat, mungkin akan melihat pergantian nama di lini pria Hermès, tetapi jejak Véronique Nichanian akan tetap menjadi fondasi yang membentuk identitas merek tersebut selama puluhan tahun ke depan. 

Baca juga: Maria Grazia Chiuri Mundur Sebagai Direktur Kreatif Dior, Cek Profil dan Rekam Jejaknya 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

5 Kreator Indonesia Terpilih di Program Global Spotify RADAR Creators

BERIKUTNYA

Indonesia Comic Con 2025 Perluas Jaringan Pop Culture: Anime, Musik, hingga Cosplay Ikut Terlibat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga