Berawal dari Anime, Timnas Jepang Akhirnya Wujudkan Mimpi Kalahkan Brasil
15 October 2025 |
13:42 WIB
1
Like
Like
Like
Tim nasional (timnas) Jepang baru saja mencetak sejarah dengan mengalahkan timnas Brasil dalam laga persahabatan di Stadion Ajinomoto, Selasa (14/10/2025). Momen ini seketika mengingatkan publik pada salah satu episode dalam anime Kapten Tsubasa.
Di anime tersebut, terdapat episode yang menggambarkan Kapten Tsubasa bersama rekan-rekan setimnya tengah berkompetisi di Piala Dunia Remaja. Lawan mereka di babak final adalah Brasil yang dilatih oleh Roberto Hongo, mantan pelatih Tsubasa.
Babak final tersebut digambarkan begitu dramatis. Sebab, Brasil memang selalu jadi momok yang menakutkan bagi siapa pun lawannya, tak terkecuali Jepang yang baru berkembang. Namun, keajaiban terjadi. Tsubasa mencetak gol salto dan membawa Jepang unggul 3-2 (golden goal). Mereka kemudian keluar sebagai juara.
Baca juga: Timnas Indonesia Tumbang 0–1 dari Irak, Asa ke Piala Dunia 2026 Resmi Pupus
Kini, imajinasi itu menjadi kenyataan. Pada Selasa (14/10/2025), Timnas Jepang menorehkan sejarah baru dengan mengalahkan Brasil untuk pertama kalinya. Meski sempat tertinggal 0-2, semangat pantang menyerah membawa Jepang mencetak tiga gol berturut-turut, menutup pertandingan dengan skor dramatis 3-2.
Barang kali, kemenangan ini tak sekadar dari buah kerja keras, tetapi juga manifestasi kolektif publik sepak bola Jepang atas nilai-nilai yang terkandung dalam medium seni, dalam hal ini anime. Kini, Jepang memang tengah menjadi satu kekuatan baru yang diprediksi akan memberi kejutan pada Piala Dunia 2026.
Secara umum, pertandingan antara Timnas Jepang dan Brasil berlangsung sengit dan penuh kejutan. Bermain di hadapan publik sendiri, Jepang tampil disiplin dengan strategi matang. Mereka tidak terburu-buru menguasai jalannya laga, tetapi fokus pada efektivitas serangan dan pertahanan yang rapat.
Meski secara statistik kalah dalam penguasaan bola, Jepang hanya mencatat 33 persen berbanding 67 persen milik Brasil, tim asuhan Hajime Moriyasu itu nyatanya justru tampil lebih tajam. Jepang sukses melepaskan 15 tembakan ke arah gawang dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Brasil hanya mampu menghasilkan delapan percobaan dengan empat tembakan yang mengarah ke gawang.
Di laga ini, Brasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Paulo Henrique pada menit ke-26 dan Gabriel Martinelli enam menit berselang. Pelatih Carlo Ancelotti memang menurunkan skuad terbaiknya sejak awal, termasuk trio Lucas Paquetá, Vinícius Júnior, dan Martinelli. Dengan kekuatan itu, Brasil tampil dominan dan menekan Jepang sejak peluit pertama berbunyi.
Namun, di babak kedua, mental baja Samurai Biru benar-benar terlihat. Tertinggal dua gol tidak membuat mereka menyerah. Perlahan tapi pasti, Jepang bangkit melalui gol Takumi Minamino di menit ke-52, disusul Keito Nakamura pada menit ke-62, dan Ayase Ueda yang memastikan kemenangan lewat gol ketiga di menit ke-71.
Hasil ini menjadi titik balik penting bagi Jepang setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan. Sebelumnya, mereka ditahan imbang Meksiko 0-0 dan Paraguay 2-2, serta kalah dari Amerika Serikat 0-2.
Sementara bagi Brasil, kekalahan ini menjadi yang kedua di bawah asuhan Ancelotti. Kekalahan pertama mereka terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL ketika takluk 0-1 dari Bolivia. Saat itu, satu-satunya gol Bolivia dicetak Miguelito melalui titik penalti menjelang akhir babak pertama.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Di anime tersebut, terdapat episode yang menggambarkan Kapten Tsubasa bersama rekan-rekan setimnya tengah berkompetisi di Piala Dunia Remaja. Lawan mereka di babak final adalah Brasil yang dilatih oleh Roberto Hongo, mantan pelatih Tsubasa.
Babak final tersebut digambarkan begitu dramatis. Sebab, Brasil memang selalu jadi momok yang menakutkan bagi siapa pun lawannya, tak terkecuali Jepang yang baru berkembang. Namun, keajaiban terjadi. Tsubasa mencetak gol salto dan membawa Jepang unggul 3-2 (golden goal). Mereka kemudian keluar sebagai juara.
Baca juga: Timnas Indonesia Tumbang 0–1 dari Irak, Asa ke Piala Dunia 2026 Resmi Pupus
Kini, imajinasi itu menjadi kenyataan. Pada Selasa (14/10/2025), Timnas Jepang menorehkan sejarah baru dengan mengalahkan Brasil untuk pertama kalinya. Meski sempat tertinggal 0-2, semangat pantang menyerah membawa Jepang mencetak tiga gol berturut-turut, menutup pertandingan dengan skor dramatis 3-2.
Barang kali, kemenangan ini tak sekadar dari buah kerja keras, tetapi juga manifestasi kolektif publik sepak bola Jepang atas nilai-nilai yang terkandung dalam medium seni, dalam hal ini anime. Kini, Jepang memang tengah menjadi satu kekuatan baru yang diprediksi akan memberi kejutan pada Piala Dunia 2026.
Secara umum, pertandingan antara Timnas Jepang dan Brasil berlangsung sengit dan penuh kejutan. Bermain di hadapan publik sendiri, Jepang tampil disiplin dengan strategi matang. Mereka tidak terburu-buru menguasai jalannya laga, tetapi fokus pada efektivitas serangan dan pertahanan yang rapat.
Meski secara statistik kalah dalam penguasaan bola, Jepang hanya mencatat 33 persen berbanding 67 persen milik Brasil, tim asuhan Hajime Moriyasu itu nyatanya justru tampil lebih tajam. Jepang sukses melepaskan 15 tembakan ke arah gawang dengan enam di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Brasil hanya mampu menghasilkan delapan percobaan dengan empat tembakan yang mengarah ke gawang.
Di laga ini, Brasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Paulo Henrique pada menit ke-26 dan Gabriel Martinelli enam menit berselang. Pelatih Carlo Ancelotti memang menurunkan skuad terbaiknya sejak awal, termasuk trio Lucas Paquetá, Vinícius Júnior, dan Martinelli. Dengan kekuatan itu, Brasil tampil dominan dan menekan Jepang sejak peluit pertama berbunyi.
Namun, di babak kedua, mental baja Samurai Biru benar-benar terlihat. Tertinggal dua gol tidak membuat mereka menyerah. Perlahan tapi pasti, Jepang bangkit melalui gol Takumi Minamino di menit ke-52, disusul Keito Nakamura pada menit ke-62, dan Ayase Ueda yang memastikan kemenangan lewat gol ketiga di menit ke-71.
Hasil ini menjadi titik balik penting bagi Jepang setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan. Sebelumnya, mereka ditahan imbang Meksiko 0-0 dan Paraguay 2-2, serta kalah dari Amerika Serikat 0-2.
Sementara bagi Brasil, kekalahan ini menjadi yang kedua di bawah asuhan Ancelotti. Kekalahan pertama mereka terjadi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL ketika takluk 0-1 dari Bolivia. Saat itu, satu-satunya gol Bolivia dicetak Miguelito melalui titik penalti menjelang akhir babak pertama.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.