Aktris Diane Keaton. (Sumber foto: Wikimedia Commons)

Aktris Legendaris Diane Keaton Meninggal Dunia di Usia 79 Tahun

12 October 2025   |   08:57 WIB
Image
Nirmala Aninda Manajer Konten Hypeabis.id

Aktris peraih Oscar Diane Keaton, yang dikenal melalui perannya dalam Annie Hall dan gaya busananya yang khas, meninggal dunia pada usia 79 tahun, Sabtu (11/10/2025). waktu Los Angeles. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh People, dengan pernyataan keluarga bahwa tidak ada rincian tambahan yang akan dibagikan untuk saat ini. 

Pada 1978, The New Yorker menyebut Keaton sebagai salah satu aktris komedi paling murni dan cerdas di antara kita. Tahun yang sama, ia memenangkan Oscar, Golden Globe, dan BAFTA atas perannya sebagai karakter utama yang cemas namun memesona dalam Annie Hall karya Woody Allen.

Baca juga: Perjalanan Karier Robert Redford dari Panggung Teater Menjadi Sineas Ternama

Majalah Time pernah menjulukinya “perempuan paling lucu di Hollywood,” sementara Rolling Stone menobatkannya sebagai “The Next Hepburn” di sampul majalahnya.

Dikenal lewat film-film seperti The Godfather (1972), Manhattan (1979), dan Baby Boom (1987), Keaton juga menciptakan warisan mode tersendiri. Dengan ciri khas topi bowler, dasi bermotif, rompi longgar, dan celana khaki, ia membawa estetika androgini ke arus utama.

“Gaya Annie adalah gaya Diane—sangat eklektik,” ujar desainer Ralph Lauren dalam wawancara bersama Vogue pada 1978. Kostumnya yang memadukan jas kebesaran, topi floppy, dan sepatu pria bahkan menjadi tren global. Ketika menerima Piala Oscar untuk Annie Hall, Keaton tampil dengan gaya yang tak kalah unik: blazer taupe berhias bunga anyelir merah muda, rok panjang, dan sepatu boots berpotongan tebal.
 

Sepanjang kariernya, ia meraih tiga nominasi tambahan untuk Aktris Terbaik lewat Reds (1981), Marvin’s Room (1996), dan Something’s Gotta Give (2003)—film terakhir yang juga memberinya Golden Globe.

Keaton juga dicintai penonton lewat film keluarga seperti Father of the Bride (1991), Father of the Bride Part II (1995), dan The First Wives Club (1996). Di dekade berikutnya, ia membintangi The Family Stone (2005), Finding Dory (2016), Book Club (2018), dan Poms (2019).

Di balik layar, Keaton juga menjadi sutradara untuk film Unstrung Heroes (1995), Hanging Up (2000), dan beberapa video musik termasuk Heaven Is a Place on Earth milik Belinda Carlisle.

Lahir di Los Angeles pada 1946 dengan nama asli Diane Hall, ia merupakan anak tertua dari empat bersaudara. Ayahnya seorang insinyur sipil, sementara ibunya ibu rumah tangga yang juga gemar bernyanyi dan bermain piano. Nama panggung “Keaton” diambil dari nama keluarga ibunya ketika Diane mulai meniti karier di teater New York.

Kariernya di panggung dimulai lewat musikal Hair (1968), yang kemudian diabadikan oleh fotografer Richard Avedon untuk Vogue. Tak lama kemudian, Diane mendapatkan peran penting dalam Play It Again, Sam (1969), karya Woody Allen. Mereka kemudian menjalin hubungan pribadi dan profesional yang panjang. Keaton kemudian membintangi delapan film Allen, termasuk Sleeper, Love and Death, Manhattan, dan Manhattan Murder Mystery.

Terobosan besar datang ketika produser The Godfather, Al Ruddy, memilihnya sebagai Kay Adams, kekasih Michael Corleone (diperankan Al Pacino). Keaton tidak hanya menjadi bagian penting dari trilogi klasik itu, tetapi juga menemukan inspirasi gaya Annie Hall-nya dari suasana lokasi syuting The Godfather Part II—memadukan khaki, rompi, dan topi lebar yang kelak menjadi ciri khasnya.

Dalam wawancaranya dengan The New York Times pada 1972, Keaton pernah berkata, “Impian kecilku adalah punya rumah di tepi pantai California, dengan tiga atau empat anjing, dan mobil tua yang bisa kupakai keliling. Itu saja sudah cukup.”

Meskipun menjalin hubungan dengan Warren Beatty, Al Pacino, dan Woody Allen, Keaton tidak pernah menikah. Ia kemudian mengadopsi anak perempuannya Dexter pada 1996 dan putranya Duke pada 2001. Ia tinggal di rumah bergaya kolonial Spanyol di Beverly Hills bersama dua anjing rescue kesayangannya, dikelilingi oleh topi-topi koleksinya, termasuk topi bowler favorit yang terinspirasi dari aktor Cary Grant.

Dalam wawancara terakhirnya, Keaton pernah berkata, “Aku tahu siapa diriku sekarang. Aku tahu batasanku, dan apa yang bisa serta tak bisa kulakukan. Jadi kalau sesuatu membuatku tertarik, aku akan melakukannya tanpa ragu.”

Keaton meninggalkan jejak mendalam di dunia perfilman dan mode: sosok yang unik, cerdas, lucu, dan selalu berjalan dengan caranya sendiri—seorang perempuan yang mengubah definisi gaya dan keanggunan di Hollywood selamanya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Urutan Nonton Film Tron Sebelum Menyaksikan Tron: Ares di Bioskop

BERIKUTNYA

Timnas Indonesia Tumbang 0–1 dari Irak, Asa ke Piala Dunia 2026 Resmi Pupus

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga