Ilustrasi pembayaran digital. (Sumber gambar: Aliplay+)

Survei Alipay+ Ungkap Transaksi Digital Ubah Tren Wisata Tahun Ini

08 October 2025   |   18:40 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Tren pariwisata terus berubah seiring meluasnya layanan digital dan minat baru di kalangan masyarakat. Menurut riset Alipay+, layanan dompet digital global dari Ant International, ada tiga hal yang mengubah tren wisata pada tahun ini dan beberapa tahun ke depan. 

Tren pertama menurut Presiden Ant International Douglas Feagin, semakin banyak wisatawan yang menggunakan aplikasi pembayaran digital yang mereka percaya. Data menunjukkan lebih dari 6,5 juta pengguna dompet digital telah menggunakan Alipay+ untuk transaksi lintas negara selama paruh pertama 2025. 

Baca juga: Dari Liburan hingga Gadget, Experience Economy Jadi Tren Baru Konsumsi

Transaksi melalui agen perjalanan online dan merchant fisik pun mengalami peningkatan sebanyak lebih dari 30 persen. Peningkatan data tersebut menunjukkan bahwa kini wisatawan semakin mudah dan nyaman melakukan pembayaran selama berlibur layaknya warga lokal. 

Selain itu, para pelaku usaha juga bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dengan mudah. Dia menyebut, transaksi Alipay+ melalui kode QR berstandar nasional naik hampir dua kali lipat karena para wisatawan dapat melakukan pembayaran ke berbagai pelaku UMKM dan merchant hingga di kota-kota kecil dengan mudah, termasuk destinasi liburan populer seperti Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Kamboja, dan Sri Lanka.

Traveling memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi lokal, dan keberadaan dompet digital dapat mempercepat pertumbuhannya dengan menghubungkan wisatawan dan pelaku usaha melalui beragam cara,” sebut Feagin, Rabu (8/10/2025).
 
Tren kedua di industri ini yaitu wisatawan semakin mengutamakan value travelling dengan memilih destinasi dekat dari rumah, harga yang terjangkau, dan berbelanja di pelaku usaha lokal.

Wilayah Asia menjadi wilayah dengan pertumbuhan pariwisata global paling tinggi pada 2025 dibandingkan wilayah lainnya. Negara-negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan khususnya Asia Tenggara, menjadi jajaran destinasi wisata paling populer di dunia.

“Transaksi melalui mitra Alipay+ dalam perjalanan di negara-negara Asia meningkat 32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,” jelasnya.
 
Wisatawan kini, katanya cenderung travelling secara hemat tanpa mengesampingkan pengalaman menikmati destinasi lokal. Feagin menjelaskan, pemanfaatan A+ Rewards, platform pemasaran di dalam aplikasi yang memudahkan wisatawan mendapatkan promosi, menunjukkan pertumbuhan hingga 57 persen. 

Selain itu, transaksi di berbagai pelaku usaha lokal juga mengalamin peningkatan, dengan rata-rata jumlah transaksi di bawah US$10 sebesar 37 persen dibanding tahun sebelumnya (yoy). Meskipun destinasi populer di Eropa seperti Prancis, Italia, Jerman, dan United Kingdom (UK) masih tetap diminati, negara-negara Eropa lainnya seperti Hungaria, Yunani, dan Norwegia mencatat pertumbuhan transaksi tertinggi. 

“Tren ini menunjukkan bahwa para wisatawan ingin menjelajahi beragam destinasi baru sambil memaksimalkan anggaran perjalanan mereka,” tambahnya.
 
Tren ketiga pariwisata tahun ini menurut survei Alipay+ adalah adalah wisatawan cenderung mengalokasikan anggaran mereka untuk kebutuhan yang semakin beragam, tidak sebatas berbelanja di sektor retail saja. 

Transaksi di objek wisata dan kuliner terus mencatat pertumbuhan signifikan, namun alokasi pengeluaran untuk produk lokal seperti kecantikan, medis, dan pendidikan telah menjadi salah satu aspek penting ketika melakukan travelling. 

Sebagai contoh, transaksi produk K-beauty di Korea Selatan meningkat 115 persen dibanding tahun sebelumnya (year on year). Kemudian, transaksi pada platform ride-hailing tercatat meningkat dua kali lipat dan transaksi pada transportasi umum naik hampir 50 persen.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

BLACKPINK Jisoo & Zayn Malik Umumkan Tanggal Perilisan Single Kolaborasi Eyes Closed

BERIKUTNYA

Madani Fest 2025 Dimulai, Tampilkan Film-Film yang Soroti Isu Kemanusiaan Global

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga