Rio Dewanto (Sumber gambar: Chelsea Venda/Hypeabis.id)

Akting Rio Dewanto di Film Keadilan: The Verdict, Tantangan di Ruang Sidang Penuh Ketegangan

28 September 2025   |   07:01 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Rio Dewanto akan menunjukkan sisi akting yang berbeda dalam film terbarunya, Keadilan: The Verdict. Dalam film ini, dia berkesempatan mengeksplorasi sisi akting yang menantang, terutama karena harus memainkan karakter dengan kompleksitas emosi yang tinggi di ruang yang terbatas.

Di film ini, Rio akan memerankan karakter Raka, seorang petugas keamanan pengadilan yang hidupnya berubah drastis setelah istrinya, Nina (diperankan Niken Anjani), ditemukan tewas secara brutal tak lama setelah kelulusannya sebagai advokat. Latar tragedi ini menjadi dasar yang kuat untuk membangun intensitas drama dan emosinya.

Rio mengakui bahwa memerankan Raka bukan perkara mudah. Dia menyebut hingga saat ini masih ada keraguan dan ketakutan yang menghantui saat membangun karakter tersebut. Sebab, meski permainan emosi dan aksi yang dilakoni karakternya cukup tinggi, mayoritas dilakukan di ruang sempit pengadilan.

Baca Juga: 5 Film Indonesia Tayang Oktober 2025 di Netflix, Abadi Nan Jaya hingga Turah

"Hampir sekitar 60-70 persen adegannya banyak di ruang persidangan. Jadi, tantangannya cukup berat karena bagaimana di ruang yang terbatas, eskalasinya bisa terus naik agar penonton enggak bosan," ungkap Rio.

Terlebih, kata Rio, karakter Raka sendiri ditulis dengan lapisan moral yang kompleks. Dia menekankan bahwa manusia tidak selalu hitam-putih, tidak sekadar protagonis atau antagonis. Ada alasan tersendiri yang mendorong seseorang menjadi figur yang dianggap kelam atau keras.

Rio sendiri mengaku bisa memahami jalan pikiran karakternya, meski mungkin ketika dilihat di trailer tokoh ini akan terlihat sebagai antagonis. Namun, Rio meminta publik untuk tidak dahulu memberi label sebelum menontonnya secara langsung.

Bagi Rio, jika dihadapkan pada situasi serupa, ia pun mungkin akan melakukan hal yang sama untuk memperjuangkan keadilan dalam hidupnya. Refleksi ini membuat aktingnya lebih berlapis dan autentik.

“Raka bisa mengkudeta ruang persidangan dengan kekuatan dan dukungan di belakangnya juga. Kapan lagi gue bisa jadi orang yang bisa mengkudeta persidangan,” tambah Rio.

Bagi Rio, kesempatan memerankan tokoh yang bisa “menggulingkan persidangan” adalah pengalaman unik yang hampir mustahil terjadi di dunia nyata. Nuansa ini juga memberi dimensi teatrikal pada film, menjadikan ruang sidang bukan sekadar lokasi, tetapi arena konflik yang terus membara.

Selain itu, Rio juga menyoroti hal menarik lain karena bisa mendapat pengalaman disutradarai oleh dua sineas berbeda, yakni Lee Chang Hee dari Korea Selatan dan Yusron Fuadi dari Indonesia. Rio belajar dari pendekatan berbeda yang dimiliki keduanya, yang sama-sama profesional, tetapi punya sisi unik yang berbeda dari sebuah produksi.

Menurutnya, Lee Chang Hee cenderung fokus pada aspek teknis, mulai dari storyboard hingga pengaturan detail setiap bidikan kamera. Sementara itu, Yusron lebih menekankan sisi pengadeganan, akting, dialog, dan kedalaman drama. Kombinasi keduanya memperkaya pengalaman syuting.

Dengan tantangan akting yang berat, ruang sidang yang intens, serta bimbingan dua sutradara dengan perspektif berbeda, Rio Dewanto menjadikan The Verdict sebagai salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya. Baginya, film ini tidak hanya menguji kapasitasnya sebagai aktor, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang keadilan dan kompleksitas manusia.

Film The Verdict mengisahkan Raka (Rio Dewanto), seorang petugas keamanan pengadilan yang dikenal jujur tetapi dilanda kegelisahan saat melihat hukum kerap dipermainkan oleh uang, koneksi, dan kebohongan.
 

Kehidupannya berubah drastis ketika istrinya, Nina (Niken Anjani), seorang pengacara muda yang tengah hamil, menjadi korban kekejaman anak orang kaya. Sang pelaku bahkan mendapat perlindungan dari Timo (Reza Rahadian), seorang pengacara licik yang lihai memutarbalikkan kebenaran.

Terjebak dalam lingkaran sistem hukum yang korup serta opini media sosial yang mudah digiring, Raka perlahan kehilangan keyakinannya pada keadilan. Dalam puncak keputusasaan, dia mengambil langkah ekstrem dengan menguasai ruang sidang, menggenggam pistol demi mencari kebenaran yang tak lagi dia temukan.

Ditulis oleh Yoon Hyeon-ho, film ini dikemas dalam balutan drama penuh emosi yang dipadukan dengan ketegangan khas thriller. Film ini juga menarik karena dibintangi aktor papan atas, dari Rio Dewanto, Reza Rahadian, Niken Anjani, Dian Nitami, Elang El Gibran, Karina Salim, Dimas Aditya, Eduward Manalu, Tyan Anugrah, dan Vonny Anggraini. The Verdict dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 November 2025.

Baca Juga: Sinopsis Film Dopamin, Debut Angga Yunanda & Shenina Akting Bareng

SEBELUMNYA

Startup Mahasiswa RI Manfaatkan AI Buka Akses Informasi Ekonomi ke Investor Global

BERIKUTNYA

Cerita Sabrina Anggraini Founder Maison Garnet, Meracik Parfum dengan Aroma Unik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga