Produser Song Hyun-ju (Sumber gambar: Chelsea venda/Hypeabis.id)

Cerita di Balik Kolaborasi Sineas Indonesia-Korea di Film Keadilan: The Verdict

20 August 2025   |   16:34 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Geliat koproduksi belakangan makin jamak dilakukan oleh sineas-sineas di Asia. Terbaru, rumah produksi asal Indonesia, MD Pictures, berkolaborasi dengan PH asal Korea Selatan, A Innikor Pictures dan JNC Media Group untuk menggarap film Keadilan: The Verdict.

Film ini juga mendapat arahan dari dua sutradara lintas negara, yakni Yusron Fuadi dan Lee Chang-hee. Dua aktor ternama, Reza Rahadian dan Rio Dewanto juga ditunjuk untuk menghidupkan karakter utama di film ini.

Produser Song Hyun-ju mengatakan film Keadilan: The Verdict merupakan salah satu karya yang sudah lama dipersiapkan. Dia mengaku senang kini film tersebut akhirnya telah selesai diproduksi dan teaser serta posternya siap dirilis ke publik. 

Baca juga: Film Pangku Karya Reza Rahadian Berkompetisi di Busan International Film Festival 2025 

Song mengatakan dirinya memang sengaja ingin film ini tidak hanya disutradarai oleh sineas Korea saja atau Indonesia saja, tetapi kolaborasi keduanya. Sebab, dua warna sineas berbeda akan membuat film ini punya daya tarik yang berbeda secara eksekusinya. 

"Kenapa harus ada sineas dari Korea? Walau Indonesia sudah sangat bagus filmmaking-nya, saya rasa tetap perlu sutradara Korea untuk memberi warna baru," ungkap Song. 

Bagi Song, film The Verdict ini menjadi sebuah wadah pembelajaran yang menarik. Kolaborasi Lee Chang-hee sebagai sutradara asal Korea dan Yusron Fuadi sebagai sutradara Indonesia telah membuat transfer pengetahuan terjadi secara dinamis.

Dalam hal ini, selama proses produksi, sineas Indonesia bisa belajar bagaimana pembuat film Korea bekerja. Hal itu mencakup hal-hal teknis hingga hal-hal kreatif. Sebab, tak sedikit teknik yang biasa dilakukan di film Korea, rupanya belum terlalu wajar dilakukan di Indonesia. Begitu sebaliknya. 

"Dengan demikian, saya berharap kualitas film juga makin berkembang, karena saya merasa film Indonesia punya banyak potensi untuk mendunia," imbuhnya. 

Adapun secara cerita, Song menyebut film ini mengambil premis dari satu sentilan terkait fenomena hukum yang ada di Korea. Menurutnya, hukum kerap kali masih belum menjunjung tinggi keadilan. Seringnya, kata dia, hukum dikendalikan oleh orang-orang berduit semata.

"Saya rasa, isu seperti ini juga universal. Tidak hanya di Korea, tetapi mungkin terjadi juga di global," jelasnya.

Keadilan: The Verdict akan bercerita tentang Raka (Rio Dewanto), seorang petugas keamanan pengadilan yang jujur merasa gelisah menyaksikan hukum dimanipulasi oleh uang, koneksi, dan kebohongan.

Hingga akhirnya, istrinya sendiri, Nina (Niken Anjani), pengacara muda yang sedang hamil menjadi korban kejahatan brutal dari anak orang kaya yang mendapat perlindungan dari seorang pengacara licik bernama Timo (Reza Rahadian). 

Terjebak dalam sistem yang korup dan sosial media yang mudah dipengaruhi, Raka perlahan kehilangan keyakinannya, hingga dia pun memutuskan untuk mengambil alih persidangan dengan pistol di tangannya. Film yang naskahnya ditulis Yoon Hyeon-ho ini akan dikemas dalam balutan drama dan thriller.

Film Keadilan: The Verdict memastikan jadwal tayang di bioskop Indonesia mulai 20 November 2025. 

Baca juga: Film Horor Dia Bukan Ibu Karya Randolph Zaini Berkompetisi di Fantastic Fest 2025 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Biaya Perawatan Infrastruktur Kereta Api Tak Boleh Dipangkas Demi Keselamatan Anker & Wisatawan

BERIKUTNYA

Suzy & Kim Woo-bin Kembali Satu Frame di Drama Fantasi Netflix Genie, Make A Wish

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga