Sinopsis Anime Sakamoto Days, Kisah Mantan Pembunuh Bayaran yang Jadi Ayah Rumah Tangga
24 September 2025 |
07:28 WIB
Bagaimana jadinya jika seorang mantan pembunuh bayaran paling ditakuti di dunia justru berubah menjadi ayah rumah tangga yang mengelola toko swalayan? Kisah menarik ini hadir dalam Sakamoto Days, anime terbaru adaptasi manga populer karya Yuto Suzuki.
Serial ini memadukan aksi penuh ketegangan dengan humor segar. Memgisahkan Taro Sakamoto, seorang mantan pembunuh bayaran legendaris yang memutuskan meninggalkan dunia kriminal demi menjalani kehidupan damai bersama keluarganya.
Anime ini menyoroti bagaimana dia berubah menjadi sosok ayah penyayang sekaligus pemilik toko swalayan kecil. Meski tubuhnya kini tampak gemuk akibat gaya hidup santai, kemampuan tempurnya tidak pernah hilang.
Baca Juga: Game Sekiro: Shadows Die Twice Bakal Diadaptasi Jadi Anime Berjudul Sekiro: No Defeat
Namun, situasi mulai rumit ketika masa lalunya kembali menghantui. Mantan musuh maupun rekan lama muncul untuk memburunya, memaksanya kembali ke dalam aksi penuh ketegangan.
Hal yang membuat Sakamoto Days menarik adalah janjinya kepada istrinya, yang mana dia tidak boleh membunuh lagi. Dengan keterbatasan itu, setiap pertarungan menjadi lebih menantang, memadukan aksi menegangkan dengan sentuhan humor segar.
Tidak hanya Sakamoto, hadir pula karakter-karakter lain yang menambah dinamika cerita. Ada Shin Asakura, mantan murid Sakamoto yang memiliki kemampuan membaca pikiran dan kini setia membantunya setelah gagal menjalankan misi pembunuhan. Kemudian Lu Xiaotang, putri dari keluarga kriminal asal China yang akhirnya memilih bergabung dengan Sakamoto dan bekerja di toko swalayan mereka.
Kehadiran Heisuke Mashimo, seorang sniper dengan sifat emosional dan unik karena selalu ditemani burung peliharaannya, juga menambah aksi lucu. Sementara itu, ada Aoi Sakamoto, istri tercinta dan Hana, putri kecil mereka yang menghadirkan momen-momen hangat dalam keluarga Sakamoto.
Manga Sakamoto Days sendiri telah meraih popularitas tinggi sejak debutnya, dengan visual yang segar dan alur cerita yang memadukan aksi, drama, serta komedi keluarga. Ditulis dan diilustrasikan oleh Yuto Suzuki, manga ini pertama kali terbit pada 21 November 2020 di majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha.
Popularitasnya semakin terlihat ketika Desember 2024 sukses menembus 7 juta eksemplar, Maret 2025 mencapai 8 juta eksemplar, dan pada Agustus 2025 melonjak hingga 15 juta eksemplar yang beredar di seluruh dunia, baik versi cetak maupun digital. Angka ini menegaskan posisi Sakamoto Days yang mampu menyaingi deretan manga populer lainnya di Weekly Shonen Jump.
Adaptasi animenya diprediksi akan semakin memperluas basis penggemar, mengingat daya tarik karakter Sakamoto sebagai sosok yang karismatik sekaligus kocak. Anime Sakamoto Days tayang di TV Tokyo dan stasiun-afiliasinya di Jepang mulai 11 Januari 2025. Untuk penayangan internasional, serial ini juga tersedia di Netflix.
Serial ini memadukan aksi penuh ketegangan dengan humor segar. Memgisahkan Taro Sakamoto, seorang mantan pembunuh bayaran legendaris yang memutuskan meninggalkan dunia kriminal demi menjalani kehidupan damai bersama keluarganya.
Anime ini menyoroti bagaimana dia berubah menjadi sosok ayah penyayang sekaligus pemilik toko swalayan kecil. Meski tubuhnya kini tampak gemuk akibat gaya hidup santai, kemampuan tempurnya tidak pernah hilang.
Baca Juga: Game Sekiro: Shadows Die Twice Bakal Diadaptasi Jadi Anime Berjudul Sekiro: No Defeat
Namun, situasi mulai rumit ketika masa lalunya kembali menghantui. Mantan musuh maupun rekan lama muncul untuk memburunya, memaksanya kembali ke dalam aksi penuh ketegangan.
Hal yang membuat Sakamoto Days menarik adalah janjinya kepada istrinya, yang mana dia tidak boleh membunuh lagi. Dengan keterbatasan itu, setiap pertarungan menjadi lebih menantang, memadukan aksi menegangkan dengan sentuhan humor segar.
Tidak hanya Sakamoto, hadir pula karakter-karakter lain yang menambah dinamika cerita. Ada Shin Asakura, mantan murid Sakamoto yang memiliki kemampuan membaca pikiran dan kini setia membantunya setelah gagal menjalankan misi pembunuhan. Kemudian Lu Xiaotang, putri dari keluarga kriminal asal China yang akhirnya memilih bergabung dengan Sakamoto dan bekerja di toko swalayan mereka.
Kehadiran Heisuke Mashimo, seorang sniper dengan sifat emosional dan unik karena selalu ditemani burung peliharaannya, juga menambah aksi lucu. Sementara itu, ada Aoi Sakamoto, istri tercinta dan Hana, putri kecil mereka yang menghadirkan momen-momen hangat dalam keluarga Sakamoto.
Manga Sakamoto Days sendiri telah meraih popularitas tinggi sejak debutnya, dengan visual yang segar dan alur cerita yang memadukan aksi, drama, serta komedi keluarga. Ditulis dan diilustrasikan oleh Yuto Suzuki, manga ini pertama kali terbit pada 21 November 2020 di majalah Weekly Shonen Jump terbitan Shueisha.
Popularitasnya semakin terlihat ketika Desember 2024 sukses menembus 7 juta eksemplar, Maret 2025 mencapai 8 juta eksemplar, dan pada Agustus 2025 melonjak hingga 15 juta eksemplar yang beredar di seluruh dunia, baik versi cetak maupun digital. Angka ini menegaskan posisi Sakamoto Days yang mampu menyaingi deretan manga populer lainnya di Weekly Shonen Jump.
Adaptasi animenya diprediksi akan semakin memperluas basis penggemar, mengingat daya tarik karakter Sakamoto sebagai sosok yang karismatik sekaligus kocak. Anime Sakamoto Days tayang di TV Tokyo dan stasiun-afiliasinya di Jepang mulai 11 Januari 2025. Untuk penayangan internasional, serial ini juga tersedia di Netflix.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.