Still photo film Frankenstein (Sumber gambar: Venice Film Festival 2025)

Frankenstein Disambut 15 Menit Tepuk Tangan di Venice Film Festival, Lampaui Rekor Jay Kelly

01 September 2025   |   12:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Kejutan demi kejutan masih mewarnai gelaran Venice Film Festival 2025. Rekor standing ovation yang sebelumnya dipegang Jay Kelly selama 10 menit, kini telah berhasil dilampaui oleh film Frankenstein garapan sutradara Guillermo Del Toro.

Guillermo del Toro Gómez, sutradara ternama asal Meksiko, dikenal dengan karya-karyanya yang selalu mencuri perhatian dunia. Pada 2017, ia lebih dulu memikat Venice lewat The Shape of Water, yang meraih Golden Lion sebagai penghargaan tertinggi festival, sebelum akhirnya menyabet empat Oscar termasuk kategori Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Baca juga: Film Jay Kelly Dapat Standing Ovation 10 Menit di Venice Film Festival 2025

Di edisi tahun ini, karya terbarunya Frankenstein juga disambut meriah oleh penonton di Venesia. Deadline melaporkan film tersebut memperoleh standing ovation selama 15 menit, sementara Variety mencatat durasinya mencapai 13 menit.

Sejauh ini, hinga hari keenam festival, Frankenstein masih menjadi film yang meraih standing ovation tertinggi sementara waktu. Capaiannya jauh melampaui film-film lainnya, seperti No Other Choice karya Park Chan Wook yang hanya memperoleh 8,5 menit tepuk tangan, Bugonia arahan Yorgos Lanthimos sekitar 6,28 menit, After the Hunt menerima 5,75 menit, dan La Grazia mendapat 5,17 menit.

Film Frankenstein merupakan adaptasi dari novel horor karya Mary Shelley yang terbit pada 1818. Sebelumnya, berbagai sineas juga telah mencoba mengadaptasi karya tersebut menjadi film dengan beberapa judulnya adalah Frankenstein (2025), The Bride of Frankenstein (1935), dan Young Frankenstein (1974).

Film ini bercerita tentang ilmuwan Victor Frankenstein yang menghidupkan makhluk raksasa. Namun, Victor memperlakukan makhluk ciptaannya dengan penuh siksaan. Bagian tubuhnya penuh jahitan dan baut. Dagingnya juga kerap didaur ulang tanpa perasaan. Setelah semua eksperimen gilanya, dia justru meninggalkan makhluk itu begitu saja karena ketakutan.

Dalam director statement, del Toro mengatakan film ini mencoba memberi gambarakan tentang pengalamannya saat berusia tujuh tahun dan menonton film Frankenstein karya James Whale untuk pertama kalinya. Menurutnya, selalu ada sentakan aneh ketika mengingat kembali momen itu yang kemudian membawanya pada kesukaan terhadap film-film gotik.

"Mahakarya Mary Shelley penuh dengan pertanyaan yang menyala terang dalam jiwa saya. Ini tentang pertanyaan eksistensial, kelembutan, kebuasan, dan yang terkutuk dalam satu waktu," ungkapnya, dikutip dari laman resmi Biennale Venesia.

Dalam menghidupkan film ini, del Toro menggandeng beberapa aktor ternama, seperti Oscar Isaac, Jacob Elordi, Christoph Waltz, Mia Goth, Felix Kammerer, Charles Dance, David Bradley, Lars Mikkelsen, hingga Christian Convery. Film ini direncanakan akan rilis di Netflix pada November 2025.

Venice Film Festival 2025 berlangsung pada 27 Agustus hingga 6 September 2025. Sebagai festival film tertua sekaligus salah satu yang paling bergengsi, ajang ini masuk jajaran "Big Five" bersama Cannes, Berlinale, Toronto, dan Sundance berkat kurasi serta kualitas film yang unggul.

Tak sedikit film yang tayang maupun meraih penghargaan di Venice kemudian melanjutkan prestasinya dengan nominasi hingga kemenangan di Oscar pada tahun berikutnya. Tak mengherankan bila Venice menjadi festival tolok ukur penting bagi peta penghargaan tertinggi di industri film.

Baca juga: Daftar Film yang Berhasil Lolos Kurasi di Festival Film Venice 2025

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

SEBELUMNYA

Perpustakaan Jakarta & PDS HB Jassin Tutup, Perpusnas Buka Terbatas Hari Ini

BERIKUTNYA

Band Legendaris Dream Theater Umumkan Bakal Kembali Konser di Indonesia Tahun 2026

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga