Unggahan foto Vibrasi Suara Indonesia (Sumber gambar: Instagram/VISI)

Musisi hingga Sineas Kompak Unggah Foto Hitam, Ungkapan Duka atas Tragedi Demo Jakarta

29 August 2025   |   13:19 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Like
Demonstrasi yang pecah di Jakarta pada 28 Agustus 2025 berujung tragis. Salah seorang warga yang berprofesi sebagai ojek online, Affan Kurniawan, harus kehilangan nyawanya setelah berada di antara massa dan tertabrak kendaraan Barracuda. Insiden ini langsung mengguncang masyarakat, memicu duka, dan menimbulkan keprihatinan luas.

Respons atas tragedi tersebut datang dari berbagai kalangan, termasuk musisi dan sineas. Mereka secara kompak mengunggah foto hitam di media sosial sebagai bentuk duka sekaligus solidaritas terhadap korban.

Band Sukatani menjadi salah satu musisi yang mengunggah foto hitam di akun resmi mereka, disertai emotikon bunga yang layu. Musisi Endah N Rhesa juga ikut mengunggah foto serupa dengan caption “ID” dan simbol hati patah, menandai kesedihan mereka.

Baca Juga: Cek Titik Aksi Demo Jumat, 29 Agustus 2025, Mahasiswa Tuntut Keadilan

Sementara itu, vokalis FSTVLST, Farid Stevy, membubuhkan tanda X putih di tengah foto hitam dan menuliskan caption “Kamis, 28 Agustus 2025” sebagai pengingat tragedi. Musisi Pamungkas turut menyuarakan protes lewat caption tegas: “Ini bukan ketidakadilan. Ini kekejaman. Saya jarang bicara soal hal-hal seperti ini, tapi ada batas yang tidak bisa dilewati," tuturnya.

Tak jauh berbeda, penyanyi Tiara Andini yang awalnya menyiapkan kejutan karya pribadi pada hari itu, memutuskan menundanya dan turut mengunggah gambar hitam sebagai bentuk duka. Organisasi Vibrasi Suara Indonesia juga melakukan hal senada.

Band Barasuara juga sejalan dengan gerakan ini dengan mengunggah foto hitam dengan caption panjang yang menekankan pentingnya keselamatan dan kemanusiaan. Mereka juga memutuskan membatalkan pertunjukan mereka di Alon-Alon Alit, Westwew Coffee, karena situasi yang dianggap tidak aman

Sementara itu, para sineas juga mengekspresikan perasaan duka mereka lewat unggahan foto hitam senada di media sosial. Sutradara Angga Dwimas Sasongko mengunggah foto hitam bertuliskan hati patah dan pesan “enough is enough”.

Dalam takarirnya, Angga juga menyertai pesan duka dengan tuntukan pertanggungjawaban. Dia menekankan tragedi ini mengingatkan publik bahwa kekuasaan tanpa kendali adalah tirani, dan demokrasi tanpa kemanusiaan menjadi hampa.

Sutradara Ernest Prakasa juga mengunggah foto gelap dan membubuhkan caption singkat berupa “Sudah tidak bisa lagi berkata-kata. Gelap, pekat. Mau ke mana kita?”. utradara BW Purbanegara dan Sidharta Tata juga memilih simbol gelap serupa untuk menyampaikan keprihatinan mereka.

Sementara itu, sutradara Lola Amaria menambahkan simbol hati yang retak, bendera Indonesia, dan bunga layu pada fotonya sebagai tanda duka. Sineas yang juga aktor, Lukman Sardi juga mengunggah gambar gelap senada.

Dalam gambar gelap tersebut, Lukman menuliskan pesan yang cukup tegas bahwa "Apa yang terjadi saat ini adalah akumulasi dari kekecewaan rakyat yang terus bertumpuk, tapi ditanggapi dengan tanpa empati, malah seakan menantang dan merendahkan rakyat," tuturnya.

Sejumlah aksi demonstrasi terjadi di berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (28/8/2025). Jakarta menjadi salah satu titik aksi besarnya. Demonstrasi ini membawa berbagai tuntutan masyarakat, terutama menyoroti perihal ekonomi hingga hak pekerja.

Baca Juga: Gofar Hilman: Risiko Terlindas Rantis Brimob Fatal, Berat 6–11 Ton

SEBELUMNYA

Cek Titik Aksi Demo Jumat, 29 Agustus 2025, Mahasiswa Tuntut Keadilan

BERIKUTNYA

Trailer Perdana Bugonia Rilis, Ungkap Penampilan Emma Stone dengan Kepala Plontos

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga