Rekomendasi 8 Film Baru Siap Tayang di Bioskop Pekan ini, Cek Sinopsisnya
27 August 2025 |
13:31 WIB
Akhir Agustus 2025 menjadi momen yang spesial bagi penonton bioskop Indonesia. Sejumlah film baru dengan genre beragam siap hadir di layar lebar, dari drama keluarga penuh keharuan, animasi silat legendaris, hingga kisah misteri tentang pendakian yang menegangkan.
Film-film yang akan tayang tidak hanya berasal dari sineas mancanegara. Pekan ini, karya-karya sutradara lokal juga siap bersaing merebut hati penonton. Selain itu, penonton Indonesia juga akan disuguhkan beberapa film legendaris yang ditayangkan ulang.
Berikut deretan film terbaru yang tayang di pengujung Agustus 2025.
Baca juga: 13 Film Indonesia Siap Tayang September 2025 di Bioskop
Film garapan Latisa Naraswari dan Amrul Ummami ini akan berfokus pada kisah Salim (Donny Alamsyah), seorang ayah yang setia membesarkan putrinya sendirian selama 14 tahun sejak istrinya, Rifa (Shareefa Daanish), meninggal. Janji untuk tidak menikah lagi dia pegang teguh, meski rasa kehilangan masih membayangi kehidupannya.
Kini, ketika putrinya Nasya (Adzana Ashel) beranjak dewasa dan siap menjadi seorang ibu, Salim harus menghadapi usia senja yang kian sepi. Kehadiran Mila (Adinda Thomas) tanpa diduga membawa kembali kehangatan, karena sikapnya begitu mengingatkan pada sosok Rifa yang selama ini terus hidup dalam kenangan Salim.
Disutradarai oleh Daryl Wilson, Panji Tengkorak adalah film animasi adaptasi komik silat legendaris karya Hans Jaladara tahun 1968. Kisahnya mengikuti seorang pendekar bertopeng yang harus menerima kenyataan pahit setelah istrinya tewas dalam pertempuran.
Rasa duka yang tak terbendung mendorongnya menyerahkan diri pada kekuatan jahat demi membalas dendam. Akan tetapi, bukannya berakhir dalam kematian, dia justru terperangkap sebagai tawanan kegelapan yang perlahan menguasai tubuh sekaligus jiwanya.
Affandi Abdul Rachman kembali ke kursi sutradara dengan menyutradarai film Pencarian Terakhir. Film bercerita tentang hilangnya Sita di Gunung Sarangan, tepat pada hari ulang tahun ke-10 putrinya, Drupadi. Sejak itu, sang suami, Tito, berubah menjadi pribadi dingin.
Saat menginjak usia 17 tahun, Drupadi yang kangen dengan ibunya kemudian nekat mendaki Gunung Sarangan. Akan tetapi, dia justru ikut menghilang mengikuti jejak sang ibu di gunung yang sama. Hal ini memicu pencarian besar-besaran untuk mengungkap misteri yang kembali terulang.
Karya terbaru Garin Nugroho ini bercerita tentang Layar (Nicholas Saputra), seorang pemuda yang ingin menciptakan film musikal. Dia menemukan sebuah koper berisi catatan cinta buyut, kakek, dan ayahnya ketika pulang ke rumah keluarga di sebuah kota kecil, yang kemudian menjadi sumber inspirasinya.
Bersama Denok dan Rintik, Layar berusaha menghidupkan kisah cinta lintas generasi itu dalam bentuk musikal. Dalam proses kreatifnya, dia seakan ikut hanyut dalam romansa masa lalu yang berlapis tragedi, hingga hubungannya dengan kedua sahabatnya turut berkembang menjadi kisah cinta baru, sebuah melodrama keluarga yang terjalin indah dari masa kolonial hingga era kini.
Film ini mengangkat kisah Hank Thompson, mantan pemain baseball yang terjebak dalam dunia kriminal New York. Keadaan memaksanya bertahan di lingkungan keras yang dikuasai pembunuh bayaran, geng berbahaya, hingga polisi korup.
Dalam perjuangannya, Hank berusaha menemukan jalan keluar dari kekacauan itu. Kehidupannya berubah drastis, membuatnya harus bertahan hidup di dunia bawah tanah yang penuh intrik sekaligus ancaman mematikan.
Film animasi karya Hayao Miyazaki ini mengikuti perjalanan Ashitaka mencari obat untuk kutukan Tatarigami. Perjalanannya membawanya ke konflik antara roh-roh hutan dan koloni pertambangan Tatara. Di sana dia bertemu San, Princess Mononoke, yang dibesarkan oleh roh serigala.
Film ini memiliki daya tarik kuat terkait eksplorasi tema kompleks tentang hubungan manusia dengan alam, konflik antara peradaban dan lingkungan, serta penggambaran karakter yang kuat dan nuansa moral yang kompleks.
Film animasi Jepang ini diadaptasi dari cerpen semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Ceritanya mengikuti perjuangan seorang kakak dan adik perempuannya untuk bertahan hidup setelah pemboman di Kobe City pada masa Perang Dunia II.
Disutradarai Isao Takahata, film ini menyentuh hati lewat gambaran realistis penderitaan anak-anak akibat perang. Selain animasinya yang indah, kisahnya juga menekankan pentingnya empati, solidaritas, dan kekuatan bertahan di tengah kesulitan.
Film ketiga ini mengambil pendekatan berbeda dengan mengangkat cerita pembelaan kerasukan setan yang pernah digunakan di pengadilan. Ed dan Lorraine Warren menyelidiki pembunuhan yang melibatkan seorang pemuda yang mengklaim telah dirasuki roh jahat saat melakukan kejahatan tersebut.
Daya tarik film ini ialah karena didasarkan pada kisah nyata kasus Arne Cheyenne Johnson pada 1981, yang dikenal sebagai kasus The Devil Made Me Do It. Selain itu, film ini menawarkan ketegangan dan suasana mencekam sejak menit pertama, dengan fokus pada investigasi kasus pembunuhan yang melibatkan kekuatan supranatural.
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film-film yang akan tayang tidak hanya berasal dari sineas mancanegara. Pekan ini, karya-karya sutradara lokal juga siap bersaing merebut hati penonton. Selain itu, penonton Indonesia juga akan disuguhkan beberapa film legendaris yang ditayangkan ulang.
Berikut deretan film terbaru yang tayang di pengujung Agustus 2025.
Baca juga: 13 Film Indonesia Siap Tayang September 2025 di Bioskop
1. Lebih Dari Selamanya (28 Agustus)
Film garapan Latisa Naraswari dan Amrul Ummami ini akan berfokus pada kisah Salim (Donny Alamsyah), seorang ayah yang setia membesarkan putrinya sendirian selama 14 tahun sejak istrinya, Rifa (Shareefa Daanish), meninggal. Janji untuk tidak menikah lagi dia pegang teguh, meski rasa kehilangan masih membayangi kehidupannya.
Kini, ketika putrinya Nasya (Adzana Ashel) beranjak dewasa dan siap menjadi seorang ibu, Salim harus menghadapi usia senja yang kian sepi. Kehadiran Mila (Adinda Thomas) tanpa diduga membawa kembali kehangatan, karena sikapnya begitu mengingatkan pada sosok Rifa yang selama ini terus hidup dalam kenangan Salim.
2. Panji Tengkorak (28 Agustus)
Disutradarai oleh Daryl Wilson, Panji Tengkorak adalah film animasi adaptasi komik silat legendaris karya Hans Jaladara tahun 1968. Kisahnya mengikuti seorang pendekar bertopeng yang harus menerima kenyataan pahit setelah istrinya tewas dalam pertempuran.
Rasa duka yang tak terbendung mendorongnya menyerahkan diri pada kekuatan jahat demi membalas dendam. Akan tetapi, bukannya berakhir dalam kematian, dia justru terperangkap sebagai tawanan kegelapan yang perlahan menguasai tubuh sekaligus jiwanya.
3. Pencarian Terakhir (28 Agustus)
Affandi Abdul Rachman kembali ke kursi sutradara dengan menyutradarai film Pencarian Terakhir. Film bercerita tentang hilangnya Sita di Gunung Sarangan, tepat pada hari ulang tahun ke-10 putrinya, Drupadi. Sejak itu, sang suami, Tito, berubah menjadi pribadi dingin.
Saat menginjak usia 17 tahun, Drupadi yang kangen dengan ibunya kemudian nekat mendaki Gunung Sarangan. Akan tetapi, dia justru ikut menghilang mengikuti jejak sang ibu di gunung yang sama. Hal ini memicu pencarian besar-besaran untuk mengungkap misteri yang kembali terulang.
4. Siapa Dia (28 Agustus 2025)
Karya terbaru Garin Nugroho ini bercerita tentang Layar (Nicholas Saputra), seorang pemuda yang ingin menciptakan film musikal. Dia menemukan sebuah koper berisi catatan cinta buyut, kakek, dan ayahnya ketika pulang ke rumah keluarga di sebuah kota kecil, yang kemudian menjadi sumber inspirasinya.
Bersama Denok dan Rintik, Layar berusaha menghidupkan kisah cinta lintas generasi itu dalam bentuk musikal. Dalam proses kreatifnya, dia seakan ikut hanyut dalam romansa masa lalu yang berlapis tragedi, hingga hubungannya dengan kedua sahabatnya turut berkembang menjadi kisah cinta baru, sebuah melodrama keluarga yang terjalin indah dari masa kolonial hingga era kini.
5. Caught Stealing (29 Agustus 2025)
Film ini mengangkat kisah Hank Thompson, mantan pemain baseball yang terjebak dalam dunia kriminal New York. Keadaan memaksanya bertahan di lingkungan keras yang dikuasai pembunuh bayaran, geng berbahaya, hingga polisi korup.
Dalam perjuangannya, Hank berusaha menemukan jalan keluar dari kekacauan itu. Kehidupannya berubah drastis, membuatnya harus bertahan hidup di dunia bawah tanah yang penuh intrik sekaligus ancaman mematikan.
6. Princess Mononoke (27 Agustus 2025)
Film animasi karya Hayao Miyazaki ini mengikuti perjalanan Ashitaka mencari obat untuk kutukan Tatarigami. Perjalanannya membawanya ke konflik antara roh-roh hutan dan koloni pertambangan Tatara. Di sana dia bertemu San, Princess Mononoke, yang dibesarkan oleh roh serigala.
Film ini memiliki daya tarik kuat terkait eksplorasi tema kompleks tentang hubungan manusia dengan alam, konflik antara peradaban dan lingkungan, serta penggambaran karakter yang kuat dan nuansa moral yang kompleks.
7. Grave of the Fireflies (29 Agustus 2025)
Film animasi Jepang ini diadaptasi dari cerpen semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Ceritanya mengikuti perjuangan seorang kakak dan adik perempuannya untuk bertahan hidup setelah pemboman di Kobe City pada masa Perang Dunia II.
Disutradarai Isao Takahata, film ini menyentuh hati lewat gambaran realistis penderitaan anak-anak akibat perang. Selain animasinya yang indah, kisahnya juga menekankan pentingnya empati, solidaritas, dan kekuatan bertahan di tengah kesulitan.
8. The Conjuring 3 (29 Agustus 2025)
Film ketiga ini mengambil pendekatan berbeda dengan mengangkat cerita pembelaan kerasukan setan yang pernah digunakan di pengadilan. Ed dan Lorraine Warren menyelidiki pembunuhan yang melibatkan seorang pemuda yang mengklaim telah dirasuki roh jahat saat melakukan kejahatan tersebut.
Daya tarik film ini ialah karena didasarkan pada kisah nyata kasus Arne Cheyenne Johnson pada 1981, yang dikenal sebagai kasus The Devil Made Me Do It. Selain itu, film ini menawarkan ketegangan dan suasana mencekam sejak menit pertama, dengan fokus pada investigasi kasus pembunuhan yang melibatkan kekuatan supranatural.
Baca juga: Rangga & Cinta Bakal Tayang Perdana di Festival Film Internasional Busan 2025
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.