Menjelang Sekuel, Film Pencarian Terakhir Siap Tayang Ulang di Bioskop
22 August 2025 |
08:00 WIB
Rumah produksi Starvision berencana melakukan reissue atau menayangkan ulang film Pencarian Terakhir yang pertama kali dirilis pada 2008. Langkah ini dilakukan untuk menyambut hadirnya sekuel dari karya tersebut yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 28 Agustus 2025.
Film terbaru ini kembali diarahkan oleh Affandi Abdul Rachman, sutradara yang juga menggarap film pertamanya. Sekuelnya akan melanjutkan kisah pencarian di Gunung Sarangan dengan cerita yang lebih misterius dan menegangkan.
Produser Chand Parwez mengatakan film Pencarian Terakhir punya arti yang penting tidak hanya secara personal, tetapi juga bagi industri film Indonesia. Sebab, kata Parwez, Pencarian Terakhir versi pertama itu lahir pada masa kebangkitan baru perfilman Indonesia.
Baca juga: Karakter Hadi di Film Pencarian Terakhir Dibuat untuk Penghormatan Penulis Pertamanya
"Film ini lahir di era baru kebangkitan perfilman Indonesia. Waktu itu, beberapa film mendapatkan box office dalam waktu yang berdekatan. Sebelumnya, ada Heart, Get Married, dan banyak lainnya," ungkap Parwez
Namun, tak sekadar box office, Parwez menyebut Pencarian Terakhir versi 2008 juga membawa warna baru yang segar di perfilman Indonesia. Bisa dibilang, katanya, film ini menjadi karya pertama yang mengangkat tema naik gunung.
Oleh karena itulah, ketika sekuelnya dibuat, pihaknya pun merasa publik perlu menonton film pertamanya terlebih dahulu. Parwez mengaku sejak project sekuel ini dibuat, dia sedari awal sudah memikirkan kemungkinan melakukan reissue.
Berbarengan dengan proses kreatif film ini, dirinya dan sang sutradara, Fandi, pun mencoba mencari master film pertamanya yang masih berkualitas baik. Kabar baiknya, katanya, master itu ketemu.
"Kami sudah berdiskusi dengan beberapa jaringan bioskop. Mudah-mudahan film ini bisa ditayangkan lagi secara khusus sebelum sekuelnya hadir. Insha Allah," kata Parwez.
Film Pencarian Terakhir versi 2008 bercerita tentang Sita dan tiga temannya yang pergi ke Gunung Sarangan untuk mencari adiknya, Gancar, yang menghilang saat melakukan pendakian. Mereka turut serta dalam pencarian bersama tim SAR.
Namun, saat pencarian berlangsung, mereka menyadari bahwa Gancar hilang tidak hanya karena tersesat, tetapi juga karena melanggar aturan pendakian. Setelah kejadian terakhir di film pertama, ada banyak hal terjadi.
Versi sekuelnya nanti akan bercerita 17 tahun setelah kejadian terakhir di film pertama. Versi sekuelnya akan menceritakan hilangnya Sita, istri Tito, di Gunung Sarangan pada hari ulang tahun ke-10 putrinya, Drupadi. Sejak kejadian itu, sikap Tito berubah menjadi dingin hingga membuat Drupadi merasa sedih.
Drupadi pun tumbuh hanya mendapat perhatian dari pacarnya, Raka, sahabat-sahabatnya Maya, Ucok, Jamal, dan Nurul, serta teman-teman ayahnya, Bagus, Oji, dan Gancar. Namun, semua itu belum cukup mengobati kesedihannya.
Pada hari ulang tahunnya yang ke-17, Drupadi akhirnya memutuskan untuk pergi ke Gunung Sarangan dengan harapan bisa kembali dekat dengan ibunya. Namun, keputusannya justru berubah menjadi malapetaka.
Drupadi menghilang bersama rombongan sahabatnya. Pencarian besar-besaran pun kembali dilakukan di Gunung Sarangan. Sang ayah, Tito, pun kembali dihadapkan pada trauma kehilangan yang seolah tak kunjung usai.
Sekuel Pencarian Terakhir akan menghadirkan beberapa pemain yang memerankan karakter di film pendahulunya, juga para pemain baru, di antaranya ialah Adzana Ashel, Donny Alamsyah, Artika Sari Devi, Razan Zu, Fatih Unru, Alika Jantinia, Fadi Alaydrus, Dinda Mahira, Yama Carlos, Alex Abbad, Tesadesrada Ryza, Moh Iqbal Sulaiman, Verdi Sulaeman, Ramon Y Tungka, Azkya Mahira, Andrew Andika, Egi Fedly, Fuad Idris, Ruth Marini, dan lain-lain.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Film terbaru ini kembali diarahkan oleh Affandi Abdul Rachman, sutradara yang juga menggarap film pertamanya. Sekuelnya akan melanjutkan kisah pencarian di Gunung Sarangan dengan cerita yang lebih misterius dan menegangkan.
Produser Chand Parwez mengatakan film Pencarian Terakhir punya arti yang penting tidak hanya secara personal, tetapi juga bagi industri film Indonesia. Sebab, kata Parwez, Pencarian Terakhir versi pertama itu lahir pada masa kebangkitan baru perfilman Indonesia.
Baca juga: Karakter Hadi di Film Pencarian Terakhir Dibuat untuk Penghormatan Penulis Pertamanya
"Film ini lahir di era baru kebangkitan perfilman Indonesia. Waktu itu, beberapa film mendapatkan box office dalam waktu yang berdekatan. Sebelumnya, ada Heart, Get Married, dan banyak lainnya," ungkap Parwez
Namun, tak sekadar box office, Parwez menyebut Pencarian Terakhir versi 2008 juga membawa warna baru yang segar di perfilman Indonesia. Bisa dibilang, katanya, film ini menjadi karya pertama yang mengangkat tema naik gunung.
Oleh karena itulah, ketika sekuelnya dibuat, pihaknya pun merasa publik perlu menonton film pertamanya terlebih dahulu. Parwez mengaku sejak project sekuel ini dibuat, dia sedari awal sudah memikirkan kemungkinan melakukan reissue.
Berbarengan dengan proses kreatif film ini, dirinya dan sang sutradara, Fandi, pun mencoba mencari master film pertamanya yang masih berkualitas baik. Kabar baiknya, katanya, master itu ketemu.
"Kami sudah berdiskusi dengan beberapa jaringan bioskop. Mudah-mudahan film ini bisa ditayangkan lagi secara khusus sebelum sekuelnya hadir. Insha Allah," kata Parwez.
Film Pencarian Terakhir versi 2008 bercerita tentang Sita dan tiga temannya yang pergi ke Gunung Sarangan untuk mencari adiknya, Gancar, yang menghilang saat melakukan pendakian. Mereka turut serta dalam pencarian bersama tim SAR.
Namun, saat pencarian berlangsung, mereka menyadari bahwa Gancar hilang tidak hanya karena tersesat, tetapi juga karena melanggar aturan pendakian. Setelah kejadian terakhir di film pertama, ada banyak hal terjadi.
Versi sekuelnya nanti akan bercerita 17 tahun setelah kejadian terakhir di film pertama. Versi sekuelnya akan menceritakan hilangnya Sita, istri Tito, di Gunung Sarangan pada hari ulang tahun ke-10 putrinya, Drupadi. Sejak kejadian itu, sikap Tito berubah menjadi dingin hingga membuat Drupadi merasa sedih.
Drupadi pun tumbuh hanya mendapat perhatian dari pacarnya, Raka, sahabat-sahabatnya Maya, Ucok, Jamal, dan Nurul, serta teman-teman ayahnya, Bagus, Oji, dan Gancar. Namun, semua itu belum cukup mengobati kesedihannya.
Pada hari ulang tahunnya yang ke-17, Drupadi akhirnya memutuskan untuk pergi ke Gunung Sarangan dengan harapan bisa kembali dekat dengan ibunya. Namun, keputusannya justru berubah menjadi malapetaka.
Drupadi menghilang bersama rombongan sahabatnya. Pencarian besar-besaran pun kembali dilakukan di Gunung Sarangan. Sang ayah, Tito, pun kembali dihadapkan pada trauma kehilangan yang seolah tak kunjung usai.
Sekuel Pencarian Terakhir akan menghadirkan beberapa pemain yang memerankan karakter di film pendahulunya, juga para pemain baru, di antaranya ialah Adzana Ashel, Donny Alamsyah, Artika Sari Devi, Razan Zu, Fatih Unru, Alika Jantinia, Fadi Alaydrus, Dinda Mahira, Yama Carlos, Alex Abbad, Tesadesrada Ryza, Moh Iqbal Sulaiman, Verdi Sulaeman, Ramon Y Tungka, Azkya Mahira, Andrew Andika, Egi Fedly, Fuad Idris, Ruth Marini, dan lain-lain.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.