Sutradara Timo saat memberikan pengarahan (Sumber gambar: Siaran pers Nobody 2)

Dari Rumah Dara hingga Nobody 2: Perjalanan Timo Tjahjanto Menembus Hollywood

14 August 2025   |   16:30 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Nama sutradara Timo Tjahjanto menjadi perbincangan beberapa waktu lalu lantaran melakukan debut di Hollywood melalui film Nobody 2. Pria yang lahir di Wilhelmshaven, Jerman Barat, pada 4 September 1980 ini dikenal sebagai salah satu sineas berbakat Indonesia.

Saat berbicara tentang sutradara Timo Tjahjanto, ingatan banyak orang akan langsung tertuju ke berbagai karya film yang pernah dihasilkannya, seperti The Night Comes for Us, Sebelum Iblils Menjemput, dan Headshot.

Baca juga: Review Nobody 2: Sentuhan Brutal Timo Tjahjanto di Panggung Hollywood

Tak hanya piawai dalam menggarap film bergenre horor, Timo juga sukses menorehkan prestasi melalui berbagai karya yang termasuk genre aksi dan thriller. Hal ini membuatnya menjadi salah satu pengarah yang memiliki spektrum kreativitas yang luas.

Rentang karya yang luas juga membuat sang sutradara memiliki pengalaman bekerja sama dengan berbagai macam aktor atau aktris. Dari berbagai pemeran yang pernah bekerja sama dengannya, Iko Uwais yang juga pernah beradu peran dengan banyak aktor Hollywood menjadi salah satu di antaranya. Dengan begitu, tidak heran jika Timo mendapatkan kepercayaan untuk menggarap film Nobody 2 dan bekerja sama dengan banyak sineas Hollywood.

Timo memulai langkah di industri film dari hal yang tidak terduga, yakni rasa trauma yang muncul setelah menonton film dengan adegan kekerasan yang sebenarnya tidak untuk disaksikan anak berusia tujuh tahun.

Alih-alih larut dalam ketakutan, Timo justru memilih mengeksplorasi perasaan itu dan mengubahnya menjadi sumber inspirasi untuk berkarya. Sang sutradara pun memutuskan untuk menempuh pendidikan di School of Visual Arts, Australia, pada 2002.

Di tempat itu, dia bertemu dengan Kimo Stamboel dan membentuk Mo Brothers. Keduanya melakukan debut  melalui film berjudul Rumah Dara pada 2009. Karya yang menyajikan horor slasher itu pun berhasil menarik perhatian para pencinta film Tanah Air.

Karya yang diperankan oleh aktor dan aktris ternama Indonesia itu berhasil memenangkan penghargaan Puchon International Fantastic Film Festival kategori Best Actress. Sementara itu, karya itu juga berhasil masuk nominasi karakter Best of Puchon.

5 tahun berselang atau pada 2014, Mo Brothers kembali merilis film berjudul Killers dan tayang di berbagai festival film internasional. Tidak hanya itu, karya ini juga berhasil meraih banyak penghargaan dan masuk dalam berbagai nominasi.

Killers masuk dalam nominasi kategori Best Foreign Action Trailer dan Best Foreign Thriller Trailer dalam Goldern Trailer Awards dan kategori Film Favorit dalam ajang Indonesian Movie Actor Awards.

Di ajang Fantaspoa International Fantastic Film Festival, Killers berhasil menjadi pemenang kategori Best Bloodbath – International Film. Di Festival Film Indonesia, Killer menang kategori Best Sound dan Best Original Score.

Pada 2016, karya berjudul Headshot rilis. Film yang menggandeng aktor Iko Uwais sebagai pemeran utama itu jug sukses masuk nominasi beberapa penghargaan. Salah satu di antaranya adalah Golden Trailer Awards. Pada ajang Festival Film Indonesia, karya ini berhasil membawa pulang Piala Citra kategori Best Visual Effects dan Best Sound.

Usai besama dengan Kimo dalam waktu yang tidak sebentar, Timo memutuskan untuk berkarier solo dalam menjadi pengarah. 

Pada tahun lalu, dia juga menjadi sutradara dan penulis film berjudul The Shadow Strays yang rilis eksklusif di platforfm over the top (OTT) Netflix. Sebelumnya, karya ini tayang di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 10 September 2024, kategori Midnight Madness.

Dengan menjadi produser film Nobody 2 yang rilis pada 13 Agustus 2025, Timo membuktikan bahwa talenta Indonesia bisa “berbicara” di panggung internasional dan menjadi pilihan para rumah produksi besar dunia untuk mempercayakan IP yang dimilikinya.

Tidak hanya itu, Timo juga bisa menjadi “jalan” bagi pengarah lain untuk dilirik oleh rumah produksi besar lainnya untuk menggarap IP yang dimiliki.

Baca juga: Timo Tjahjanto Sulap Taman Bermain Jadi Latar Aksi Spektakuler di Nobody 2

SEBELUMNYA

Jadwal Konser & Jumpa Fan K-Pop 2025

BERIKUTNYA

Tompi & Ari Lasso Bebaskan Karyanya Dimainkan, Dorong Perbaikan Sistem Royalti

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga