Ilustrasi penggunaan eyelash serum (Sumber gambar: Freepik)

Serum Bulu Mata Picu Efek Samping, Ini Penjelasannya

13 August 2025   |   19:09 WIB
Image
Tiffany Syabillah Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Memiliki bulu mata lentik dan alis tebal merupakan dambaan banyak wanita, karena dapat memperindah tampilan wajah secara alami sekaligus mempermudah rutinitas berdandan sehari-hari. Ibaratnya, tampil cantik tanpa perlu usaha berlebihan.

Tak heran, kini semakin banyak produk serum pemanjang bulu mata dan penebal rambut alis yang beredar di pasaran sebagai bagian dari perawatan wajah. Apalagi jika sudah menemukan satu produk yang terbukti efektif, rasanya ingin terus memakainya setiap hari demi menjaga hasil yang sudah didapat.

Baca juga: Bukan karena Ada yang Kangen, Ini 8 Penyebab Bulu Mata Rontok

Namun, ada kalanya efek samping dari serum ini muncul, seperti iritasi pada area mata. Marak produk serum bulu mata dan alis memiliki kandungan prostaglandin yang diduga penggemar produk kecantikan punya efek samping serupa.

Molly Mae, salah satu peserta dari acara realitas Inggris Love Island, membagikan kisahnya di kanal YouTube-nya yang mengundang tanggapan penonton. Mae menyebut dalam vlog-nya, bahwa ia mengalami iritasi di sekitar mata yang terasa nyeri dan tampak menggelap.

Ini terjadi karena serum bulu mata yang sudah ia gunakan delapan bulan belakangan mengandung komposisi prostaglandin. Padahal, Mae merasa serum ini berfungsi dengan baik dalam memanjangkan dan menguatkan bulu matanya.

Melansir dari Cosmopolitan, prostaglandin merupakan sebuah bahan yang umum disertakan dalam suplemen penumbuh rambut dan punya kegunaan untuk menstimulasi pertumbuhan folikel rambut. Di sekitar Inggris, produk yang mengandung prostaglandin bisa ditemukan di mana-mana. Sementara itu, di negara lain produk ini hanya bisa didapat lewat resep dokter. Namun, produk semacam ini tidaklah berbahaya.

Seorang dokter kulit, Dr. Kemi Fabusiwa menerangkan, serum bulu mata berbasis prostaglandin memang bisa bekerja karena bahan ini membentuk substansi mirip hormon yang awam ditemukan pada tubuh. Prostaglandin bereaksi dengan reseptor pada folikel bulu mata, memperpanjang fase pertumbuhan, dan menambah jumlah bulu mata yang tumbuh.

Dikutip dari telusur dokumen dan studi milik Elle, hanya analog prostaglandin jenis bimatoprost yang diperbolehkan pada serum bulu mata. Sayangnya, kebanyakan serum bulu mata malah mengandung analog prostaglandin jenis isopropil kloprostenat yang belum diuji secara ilmiah, sehingga efek sampingnya tidak banyak diketahui.

Layaknya semua jenis bahan aktif yang terkandung dalam produk kecantikan, tidak semua orang punya reaksi positif terhadap paparan prostaglandin. Namun, sambung Dr. Fabusiwa, beberapa efek samping dapat timbul, seperti kemerahan, pigmentasi atau menggelap pada area seputar mata, sampai menggelapkan warna iris mata.

Selain itu, efek samping serius dari prostaglandin adalah kelemahan otot. Meskipun jarang terjadi, sebuah penelitian dari jurnal Clinical Ophthalmology mengatakan, analog prostaglandin jenis bimatoprost dapat menimbulkan kelemahan otot di sekitar mata. Bisa jadi, mata yang melemah membuat kedua mata tidak tampak simetris.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan reaksi yang mungkin berlangsung saat mencoba produk-produk yang memiliki kandungan bahan aktif. Jika dirasa mulai memunculkan gejala-gejala efek samping, hentikan penggunaan dan coba beralih ke produk lain.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Sutradara Yusron Fuadi Hadirkan Perlawanan Perempuan Lewat Film Darah Nyai

BERIKUTNYA

Menyusuri Dinamika Kesenian di Jakarta Lewat Pameran Arsip Sidang Artistik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga