Still photo Weapons (Sumber gambar: Quantrell Colbert/Warner Bros. Pictures)

Sejumlah Seniman VFX Indonesia Tergabung di Produksi Film Weapons

12 August 2025   |   21:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Film Weapons (2025) besutan sutradara Zach Cregger tengah mencuri perhatian para penggemar horor. Sejak resmi dirilis di bioskop pada 6 Agustus 2025, horor thriller ini segera mendapat sambutan hangat dari para sinefil, sebutan bagi penikmat film.

Tidak hanya mengandalkan tim dari Hollywood, Weapons juga memercayakan sejumlah pengerjaan aspek kreatifnya, khusunya efek visual, kepada talenta Indonesia. Peran mereka dalam proses produksi visual turut memberikan warna pada film garapan Zach Cregger ini.

Beberapa nama yang tercatat dalam tim Weapons berasal dari berbagai spesialisasi efek visual. Mereka antara lain Faris Alfarisyi (Compositor), Muhammad Ibrahim Alfath (Roto Artist), Mizunee Alfayyad (Paint Lead), Ibnu Rizals Althur (CG Artist), Rumis Althur (Compositor), dan Celline Alverina (Matchmove Artist).

Selain itu, terdapat pula Yoni Lingga Anggreawan (Roto Artist), Annisya Shafira Anwar (Rotoscope Artist), Emir Faiz Assalam (Matchmove Artist), Andrea Atwater (Visual Effects Production Supervisor), Tesalonika Ayu (Matchmove Artist), Bramasta Buana (Matchmove Artist), Wira Buana (Compositor), Clarissa Candra (Rotoscope Artist), dan Devi Kartika Dewi (Compositor). 

Baca juga: Sinopsis Film Horor Weapons, Misteri Hilangnya 17 Siswa SD Maybrook di Malam Hari 

Tak cukup sampai di situ, keterlibatan talenta Indonesia makin panjang dengan kehadiran Yohanes Vino Djauhari (Rotoscope Artist), Natasha Evangeline (Compositor), Kevin Fakhruroji (Rotoscope Artist), Salman Farist (Compositor), Alfin Fauzan (Compositing Artist), Deyan Fayola (Rotoscope Artist), Serly Fitalia (Compositor), Mazaya Ghassani (Rotoscope Artist), Hamzah Al Ghiffari (Compositor/Rotoscope Artist), dan masih ada beberapa lainya lagi.

Mayoritas dari mereka tergabung dalam Ingenuity Studios, sebuah perusahaan efek visual ternama yang berbasis di Amerika Serikat. Studio ini telah mengerjakan berbagai proyek berskala besar, mulai dari film layar lebar, serial televisi, video musik, hingga iklan komersial.

Belum lama ini, Ingenuity Studios juga memperluas jangkauan bisnisnya ke Indonesia dengan membuka kantor di BSD City, dan tim di Indonesia telah dipercaya menggarap visual efek untuk sejumlah film produksi Netflix, Marvel, dan studio besar lainnya.

Studio yang didirikan pada 2004 ini dipimpin oleh para seniman efek berpengalaman. Di bawah pimpinan President Armen Kevorkian dan Executive Vice President Matthew Poliquin, studio ini terus mengembangkan keahlian dan kreativitas yang mendukung keberhasilan karya-karya besar Hollywood. 

Layanan yang ditawarkan Ingenuity Studios mencakup berbagai jenis efek visual, seperti simulasi air, api, dan ledakan, perluasan set, pembuatan makhluk, efek cuaca, penggambaran kerumunan, simulasi luar angkasa, efek darah dan gore, desain gerak, hingga animasi karakter 2D. Semua efek ini diwujudkan dengan tingkat realisme tinggi yang mendukung cerita dan atmosfer film. 

Beberapa portofolio menarik mereka ialah ketika menggarap film-film seperti The Conjuring: The Last Rites, She Rides Shotgun, Adulthood, Sorry Baby, A Star is Born, Annabelle Comes Home, Whiplash, dan masih banyak lagi.

Kini, Weapons menjadi salah satu karya terbaru yang menambah daftar panjang portofolio mereka, sekaligus menjadi tonggak pencapaian bagi keterlibatan kreator Indonesia di industri efek visual dunia.

Film tersebut bercerita tentang kejadian aneh di Maybrook, Pennsylvania, saat 17 dari 18 anak di kota itu hilang secara bersamaan pada pagi hari. Tidak ada tanda pagar atau pintu rumah yang rusak, dan tidak terlihat pula adanya pemaksaan. Hal ini membuat dugaan penculikan dianggap mengecil.

Rekaman CCTV juga memperlihatkan para anak itu keluar rumah dengan wajah gembira. Mereka berlari tanpa arah dan tidak tampak seperti sedang dihipnotis.

Kejadian ini membuat warga geger dan menempatkan guru mereka, Mrs. Gandy, sebagai tersangka utama. Kendati demikian, masih banyak hal aneh yang belum terjawab. Film Weapons masih tayang di bioskop Indonesia. 

Baca juga: Film Horor Turki Siccin 8 Siap Tayang di Indonesia September 2025 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Desain Futuristik & Elegan Jadi Daya Tarik AION UT, Dipesan Ribuan Unit

BERIKUTNYA

HBO Max dan VIU Siapkan Tawaran Bundling Streaming di 5 Negara Asia Tenggara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: