Film Animasi Merah Putih: One for All (Sumber Foto: Tangkapan Layar YouTube Perfiki TV)

Produser Film Animasi Merah Putih One for All Bantah Dapat Dana dari Pemerintah

12 August 2025   |   11:30 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Film animasi berjudul Merah Putih One For All menjadi perhatian banyak masyarakat Indonesia beberapa waktu belakangan. Berbagai tudingan terhadap pembuat film itu pun berdatangan dari netizen. Menanggapi itu, produser Toto Soegriwo memberikan klarifikasi dan bantahannya.

Klarifikasi dan bantahan atas tudingan berbagai pihak terkait pendanaan film Merah Putih One For All dimuat di akun media sosial twitter (X) @totosoegriwo.

“Menanggapi tudingan yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan penerimaan dana sebesar Rp 6,7 miliar dari pemerintah untuk produksi film animasi Merah Putih One For All, saya, Toto Soegriwo selaku Produser, dengan tegas menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan merupakan fitnah keji,” demikian tertulis.

Baca Juga: Wamen Ekraf Klarifikasi Soal Isu Pendanaan Film Animasi Merah Putih: One For All

Dia mengaku tidak pernah menerima dana dari pemerintah – terlebih korupsi atau memanfaatkan uang haram, seperti yang dituduhkan oleh banyak pihak. Pemerintah, melalui Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, hanya memberikan masukan terkait cerita, karakter, visual, trailer, dan aspek kreatif lainnya.

Masukan itu, paparnya, sebagaimana dilakukan oleh Wakil Menteri kepada setiap pihak yang beraudiensi. “Beliau tidak memberikan bantuan finansial maupun fasilitas produksi dalam film ini,” tulisnya.

Toto pun meminta kepada masyarakat dan warganet untuk tidak serta-merta ikut menyebarkan informasi yang tidak benar. Selain itu, dia juga meminta segala bentuk hujatan, fitnah, dan serangan tanpa dasar berhenti.

Tudingan korupsi atau memanfaatkan uang haram yang dialamatkan oleh banyak orang tidak hanya menyerang Toto secara pribadi. Namun, berdampak serius terhadap keluarga, istri, dan anak-anaknya yang kini mengalami tekanan mental dan rasa tertekan akibat hujatan yang tersebar.

Dia menambahkan, pihak pemerintah melalui Ibu Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, juga telah memberikan klarifikasi resmi bahwa pada saat menerima audiensi tim Merah Putih One For All.

“Klarifikasi ini saya sampaikan dengan tulus dan sejujur-jujurnya, demi menjaga kebenaran informasi dan nama baik saya. Besar harapan saya agar publik dapat memahami duduk persoalan yang sebenarnya, sehingga saya dapat kembali menjalani kehidupan dan berkarya dengan tenang,” tulis Toto.

Untuk diketahui, film animasi Merah Putih One for All akan dirilis di bioskop mulai 14 Agustus 2025. Dalam sinopsis di laman Cinema21, animasi itu bercerita tentang 8 anak dari berbagai latar belakang budaya bersatu menyelematkan bendera merah putih pusaka yang hilang secara misterius.

Mereka harus mengatasi perbedaan, menembus sungai, hutan, dan badai, bahkan meredam ego, demi satu tujuan mulia, yakni mengibarkan bendera pada Hari Kemerdekaan. Anak-anak itu menunjukkan bahwa perbedaan bukan halangan, tapi kekuatan dengan menunjukkan keberanian, kerja sama, dan cinta terhadap tanah air.

Baca Juga: Hanung Bramantyo Ungkap Kejanggalan Rilis Film Animasi Merah Putih: One For All

SEBELUMNYA

5 Ide Dekorasi 17 Agustusan di Kantor, Photo Booth sampai Pojok kuliner

BERIKUTNYA

Cek Aturan Pakaian Upacara 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga