Ponn, member asal Thailand di grup girlband Papion (Sumber gambar: dok Papion)

Cerita Ponn Dapat Julukan Guru Dance Private oleh Para Member Papion

12 August 2025   |   14:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Ponn, member asal Thailand di grup girlband Papion, punya julukan unik dari teman-temannya, yakni guru dance private. Julukan tersebut muncul karena sikap Ponn yang super detail dan tegas saat sedang latihan, terutama dalam hal koreografi.

Salah satu member Papion, Naufa, bercerita kalau saat sedang latihan, Ponn selalu memperhatikan setiap detail gerakan dance mereka. Menurutnya, jika ada sedikit saja gerakan yang tidak sesuai, Ponn akan langsung meminta untuk mengulang.

Baca juga: Fakta Menarik Girl Group Multinasional Papion, Siap Tawarkan Musik Penuh Warna

Namun, alih-alih merasa kesal, para member justru menganggapnya sosok penting yang bikin kekompakan dan kualitas tarian mereka semakin solid. Para member Papion bahkan sampai menyebut Ponn sebagai guru pribadi yang selalu siap membimbing mereka setiap hari.

"Kadang kita sering berdebat, apalagi soal detail dance. Especially for our teacher, our private teacher everyday, yang ajarin kita, 'Detailnya harus begini, kalau salah, ulang lagi'," kata Naufa

Anggota Papion lainnya, Angel, juga punya pengalaman serupa. Dia mengungkapkan bahwa riwayat chat antara dirinya dan Ponn dipenuhi dengan koreksi gerakan tarian.

“Kalau buka chat history aku sama Ponn, isinya screenshot-an dance aku yang salah. Dia tulis ‘Wrong, wrong’, terus aku balas ‘I don’t wrong’. Dia jawab lagi, ‘Send me the good one, send me the correct one,’” ujar Angel sambil tertawa

Meski kadang terasa ketat, Angel mengakui sikap tegas dan perfeksionis Ponn justru membawa dampak positif. Papion menjadi lebih solid dan semakin sadar akan detail kecil yang sering terlewat saat latihan. Hal ini membuat penampilan mereka di panggung semakin matang.

Naufa juga menambahkan, perdebatan kecil seperti ini penting untuk menjaga kualitas grup. Ia percaya, kritik dan masukan yang terus-menerus akan membuat mereka tampil maksimal.

Selain itu, Naufa merasa sesi latihan seperti ini justru membuat hubungan mereka sebagai tim semakin erat. Dia percaya, momen-momen tersebut menjadi perekat yang memperkuat kekompakan mereka.

“Latihan justru yang bikin bonding kita kuat. Kalau cuma hangout, rasanya beda. Dari latihan, kita benar-benar menyatu jadi satu tim,” ujar Naufa
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by PAPION (@official.papion)


Selain bimbingan dari Ponn, sisi koreo Papion juga ditopang oleh salah satu koreografer ternama, Park Jihyo. Dia adalah salah satu koregrafer asal Korea yang pernah bekerja sama dengan Lisa BLACKPINK. Kehadiran Jihyo memberikan kematangan dan keunikan lebih dalam koreografi mereka.

Naufa menyebut Park Jihyo selalu memberikan koregrafi yang menarik. Sebab, setiap gerakan seolah menjadi representasi dari lirik yang tengah mereka nyanyikan. Dengan kombinasi latihan ketat, masukan detail dari Ponn, dan arahan profesional dari Jihyo, dirinya berharap Papion bisa terus menghadirkan penampilan terbaik untuk penggemar.

“Jihyo-nim bikin koreografinya betul-betul berdasarkan lirik. Jadi kami menari sambil menceritakan kisah dari lagu itu sendiri,” jelas Naufa.

Papion adalah grup musik multinasional yang terdiri dari lima perempuan muda dari berbagai negara, yaitu Indonesia, Thailand, dan Amerika Serikat. Menariknya, tiga dari lima anggotanya berasal dari Indonesia, yakni Angel, Farah, dan Naufa. Sementara dua anggota lainnya adalah Naia dari Amerika Serikat dan Ponn dari Thailand.

Setelah pertama kali diperkenalkan pada 14 Juni 2025, Papion resmi menggelar showcase debut mereka di Bali United Studio 2, Jakarta, pada Kamis (7/8/2025). Sebelum debut, masing-masing member telah menjalani masa pelatihan intensif selama kurang lebih dua tahun untuk mengasah kemampuan mereka.

Sebagai penanda debutnya, Papion juga telah merilis debut lagu bertajuk Push the Button. Di lagu tersebut, Papion mengangkat tema yang mereka sebut sebagai beautiful sadness, perasaan lembut yang muncul ketika seseorang perempuan tahu bahwa dia harus bergerak maju, tetapi masih dihantui oleh rasa takut dan ragu.

Bagi mereka, lagu ini bukan sekadar pembuka karier, tetapi juga memberi gambaran tentang perasaan banyak perempuan muda hari ini. Musik video lagu itu telah ditonton lebih dari 258.000 orang di YouTube.

Mereka juga telah merilis lagu baru lainnya, yakni Song from My Heart. Musik videonya digarap di Jepang. Lagu ini mendapat sambutan yang lebih baik dengan meraih 1 juta penonton dalam waktu dua minggu penayangan di YouTube.

Baca juga: Girlband Multinasional Papion Punya Misi Bawa Musik Indonesia ke Dunia

SEBELUMNYA

Mau Jadi Petugas Damkar Jakarta? Ini Kuota, Gaji, dan Syarat Lengkapnya

BERIKUTNYA

5 Ide Dekorasi 17 Agustusan di Kantor, Photo Booth sampai Pojok kuliner

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga