5 Pohon yang Tidak Merusak Bangunan dan Aman Ditanam di Pekarangan Rumah
11 August 2025 |
13:12 WIB
Menanam pohon di halaman rumah kerap menjadi pilihan untuk menambah keteduhan, mempercantik tampilan, sekaligus menyediakan sumber buah segar. Selain memberi manfaat estetika dan kenyamanan, keberadaan pohon juga dapat meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah.
Meski begitu, tidak semua jenis pohon aman ditanam dekat bangunan. Beberapa memiliki akar yang tumbuh agresif hingga berpotensi merusak fondasi, dinding, maupun saluran air bawah tanah. Karena itu, pemilihan jenis pohon perlu dilakukan dengan cermat agar manfaat yang dihasilkan tidak berubah menjadi masalah di kemudian hari.
Baca juga: 10 Jenis Tanaman Merambat yang Bikin Rumah Jadi Lebih Sejuk
Dari sekian banyak jenis, ada sejumlah tanaman yang memiliki sistem akar tunggang atau akar yang tumbuh vertikal, sehingga risiko merusak bangunan relatif rendah. Berikut lima di antaranya:
Pucuk merah (Syzygium myrtifolium) memiliki akar tunggang yang tumbuh ke bawah, sehingga tidak merusak struktur bangunan. Tanaman ini populer sebagai pagar hidup karena warna daunnya yang berubah dari merah, jingga, hingga hijau. Selain itu, daun pucuk merah mengandung antioksidan seperti fenol dan flavonoid, dan dapat membantu menyerap karbon dioksida.
Pohon kamboja (Plumeria) memiliki akar tunggang yang tidak menyebar secara horizontal, sehingga relatif aman ditanam di dekat rumah. Bunganya dikenal harum dan sering dimanfaatkan untuk penghias taman. Meski ada anggapan bahwa akar kamboja merusak bangunan, beberapa sumber menyatakan hal itu tidak benar jika pohon ditanam dengan jarak dan perawatan yang tepat.
Pohon mangga (Mangifera indica) memiliki akar tunggang yang tumbuh ke dalam tanah. Dengan penanaman pada jarak yang cukup dari bangunan dan perawatan rutin, pohon ini aman dijadikan tanaman peneduh sekaligus penghasil buah. Namun, penempatan yang terlalu dekat dengan dinding tetap tidak disarankan.
Ketapang kencana (Terminalia mantaly) dikenal sebagai pohon peneduh dengan bentuk tajuk melebar menyerupai payung. Akarnya yang berbentuk tunggang dan bercabang dalam membantu menjaga kestabilan pohon sekaligus aman untuk bangunan di sekitarnya. Tanaman ini juga mampu menyerap air dan tahan terhadap angin kencang.
Kelima jenis pohon ini menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan keteduhan tanpa khawatir akan kerusakan pada struktur bangunan. Meski demikian, jarak tanam dan perawatan rutin tetap menjadi faktor penting agar tanaman tumbuh sehat dan aman.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Meski begitu, tidak semua jenis pohon aman ditanam dekat bangunan. Beberapa memiliki akar yang tumbuh agresif hingga berpotensi merusak fondasi, dinding, maupun saluran air bawah tanah. Karena itu, pemilihan jenis pohon perlu dilakukan dengan cermat agar manfaat yang dihasilkan tidak berubah menjadi masalah di kemudian hari.
Baca juga: 10 Jenis Tanaman Merambat yang Bikin Rumah Jadi Lebih Sejuk
Dari sekian banyak jenis, ada sejumlah tanaman yang memiliki sistem akar tunggang atau akar yang tumbuh vertikal, sehingga risiko merusak bangunan relatif rendah. Berikut lima di antaranya:
1. Pucuk Merah
Pucuk merah (Syzygium myrtifolium) memiliki akar tunggang yang tumbuh ke bawah, sehingga tidak merusak struktur bangunan. Tanaman ini populer sebagai pagar hidup karena warna daunnya yang berubah dari merah, jingga, hingga hijau. Selain itu, daun pucuk merah mengandung antioksidan seperti fenol dan flavonoid, dan dapat membantu menyerap karbon dioksida.
2. Kamboja
Pohon kamboja (Plumeria) memiliki akar tunggang yang tidak menyebar secara horizontal, sehingga relatif aman ditanam di dekat rumah. Bunganya dikenal harum dan sering dimanfaatkan untuk penghias taman. Meski ada anggapan bahwa akar kamboja merusak bangunan, beberapa sumber menyatakan hal itu tidak benar jika pohon ditanam dengan jarak dan perawatan yang tepat.3. Kelengkeng
Kelengkeng (Dimocarpus longan) termasuk tanaman buah dengan sistem akar tunggang yang kuat namun tidak agresif. Pohon ini mampu beradaptasi di lahan kering dan menghasilkan buah manis. Karena pertumbuhan akarnya cenderung vertikal, risiko kerusakan fondasi bangunan tergolong rendah.
4. Mangga
Pohon mangga (Mangifera indica) memiliki akar tunggang yang tumbuh ke dalam tanah. Dengan penanaman pada jarak yang cukup dari bangunan dan perawatan rutin, pohon ini aman dijadikan tanaman peneduh sekaligus penghasil buah. Namun, penempatan yang terlalu dekat dengan dinding tetap tidak disarankan.
5. Ketapang Kencana
Ketapang kencana (Terminalia mantaly) dikenal sebagai pohon peneduh dengan bentuk tajuk melebar menyerupai payung. Akarnya yang berbentuk tunggang dan bercabang dalam membantu menjaga kestabilan pohon sekaligus aman untuk bangunan di sekitarnya. Tanaman ini juga mampu menyerap air dan tahan terhadap angin kencang.Kelima jenis pohon ini menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menghadirkan keteduhan tanpa khawatir akan kerusakan pada struktur bangunan. Meski demikian, jarak tanam dan perawatan rutin tetap menjadi faktor penting agar tanaman tumbuh sehat dan aman.
Tips Perawatan Pohon di Pekarangan Rumah
- Pilih jarak tanam yang tepat: Minimal 2–3 meter dari fondasi bangunan untuk pohon berukuran sedang, dan 3–5 meter untuk pohon besar seperti mangga.
- Lakukan pemangkasan rutin: Pangkas cabang yang terlalu rimbun agar tidak mengganggu atap atau kabel listrik, sekaligus mendorong pertumbuhan sehat.
- Kontrol pertumbuhan akar: Gunakan root barrier (pembatas akar) saat menanam untuk mencegah akar menyebar ke arah bangunan.
- Siram sesuai kebutuhan: Sesuaikan frekuensi penyiraman dengan jenis pohon dan musim. Hindari genangan air di sekitar pangkal pohon.
- Periksa kesehatan pohon secara berkala: Amati tanda-tanda penyakit atau hama. Pohon yang sehat lebih aman dan minim risiko kerusakan.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.