Sroja Warna Indonesia Kenalkan BLEE, Merek Fesyen Streetwear Bergaya Edgy
05 August 2025 |
18:48 WIB
Sroja Warna Indonesia (SWI), perusahaan fesyen lokal yang dikenal lewat dua lini andalannya, SROJA dan KUDUNG, kini memperluas jangkauannya dengan meluncurkan sebuah brand streetwear baru bernama BLEE. Merek ini hadir menyasar segmen unisex, menghadirkan semangat ekspresi diri dan kebebasan bergaya untuk generasi urban masa kini.
Farizky Putra, Brand Manager BLEE, memaparkan bahwa brand ini mengambil inspirasi dari tren fesyen kontemporer yang berkembang di Eropa, Asia, dan Amerika.
“BLEE adalah merek streetwear yang berasal dari Jakarta, menginterpretasikan inspirasi dari tren fashion terkini untuk menciptakan gaya yang modern, edgy, dan relevan bagi generasi urban,” katanya dalam sesi peluncuran BLEE, Selasa (5/8/2025) di Lippo Mall Nusantara.
Baca Juga: Mekarnya Wijaya Kusuma, Abeey Hadirkan Koleksi Prana di JF3 2025
Menariknya, nama BLEE berasal dari kata dalam bahasa Jawa “ble’e” yang berarti usang atau jelek. Dari sanalah sang pendiri menantang timnya untuk menciptakan sebuah brand dengan nama yang justru memiliki makna sebaliknya. Nama tersebut kemudian dimodifikasi menjadi “BLEE” yang terdengar lebih estetik, keren, dan modern.
Selain itu, kata “blee” juga punya arti yang berhubungan dengan warna, corak, atau pewarnaan. Kata ini tergolong kuno atau jarang dipakai lagi dalam bahasa modern, dan biasanya muncul dalam frasa yang berarti "cerah". Dalam konteks ini, “blee” dimaknai sebagai simbol pewarna dengan harapan bahwa merek ini bisa membawa warna baru atau penyegaran dalam industri mode.
Filosofi di balik merek ini adalah tentang menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan, membuktikan bahwa sesuatu yang tampak sederhana atau kurang sempurna bisa tetap menjadi ikon fesyen yang kuat, berkelas, dan penuh gaya.
Farizky juga menjelaskan bahwa BLEE tidak hanya hadir sebagai merek fesyen, tetapi juga sebagai simbol identitas dan semangat inklusif. “BLEE mewakili keberagaman, baik dari segi ukuran, warna kulit, hingga budaya. Kami ingin setiap individu merasa dilibatkan dan diberdayakan,” ungkapnya.
Hal ini tercermin dalam nilai-nilai utama BLEE, yang menekankan:
Ciri khas BLEE tampak jelas pada logo yang konsisten hadir di setiap produknya serta kutipan-kutipan inspiratif yang disematkan pada beberapa item. Gaya urban modern yang diusung makin diperkuat lewat potongan busana yang mengikuti siluet masa kini dan pemilihan material premium, menjadikan setiap produk tidak hanya stylish tetapi juga nyaman dan tahan lama.
Ragam produknya terdiri dari berbagai item seperti T-shirt dan long sleeve shirt, jaket, crew neck, pants, short pants, denim, hingga aksesori. Keseluruhan koleksi ini dirancang untuk tampil menonjol namun tetap fungsional, sesuai dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat urban masa kini.
Dengan peluncuran BLEE, SWI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lini fesyen yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menyuarakan nilai-nilai yang lebih dalam: tentang identitas, keberanian, dan komunitas. Merek ini diharapkan menjadi pewarna baru dalam lanskap fesyen Indonesia yang makin dinamis.
Gaya edgy menawarkan banyak pilihan mix and match yang bisa disesuaikan dengan kepribadian dan suasana. Untuk tampilan casual edgy, bisa memadukan kaos hitam oversized dengan jeans robek, lalu menambahkan jaket kulit dan combat boots sebagai pelengkap. Aksesori seperti choker dan kacamata hitam memberi sentuhan akhir yang tajam dan penuh karakter.
Sementara itu, untuk chic edgy look, dress hitam dengan potongan asimetris dipadukan dengan high-heeled boots menciptakan siluet yang kuat namun tetap feminin. Aksesori metalik minimalis namun bold bisa menjadi titik fokus yang mencuri perhatian.
Jika lebih menyukai gaya jalanan, edgy streetwear bisa jadi pilihan dengan hoodie gelap, knee loose pants atau celana cargo, sneakers hitam, serta tambahan bandana, topi, atau kacamata dengan desain mencolok yang memperkuat kesan ekspresif.
Baca Juga: 5 Ide OOTD Hijab Stylish untuk ke Konser, Tetap Modis & Nyaman
Farizky Putra, Brand Manager BLEE, memaparkan bahwa brand ini mengambil inspirasi dari tren fesyen kontemporer yang berkembang di Eropa, Asia, dan Amerika.
“BLEE adalah merek streetwear yang berasal dari Jakarta, menginterpretasikan inspirasi dari tren fashion terkini untuk menciptakan gaya yang modern, edgy, dan relevan bagi generasi urban,” katanya dalam sesi peluncuran BLEE, Selasa (5/8/2025) di Lippo Mall Nusantara.
Baca Juga: Mekarnya Wijaya Kusuma, Abeey Hadirkan Koleksi Prana di JF3 2025
Menariknya, nama BLEE berasal dari kata dalam bahasa Jawa “ble’e” yang berarti usang atau jelek. Dari sanalah sang pendiri menantang timnya untuk menciptakan sebuah brand dengan nama yang justru memiliki makna sebaliknya. Nama tersebut kemudian dimodifikasi menjadi “BLEE” yang terdengar lebih estetik, keren, dan modern.
Selain itu, kata “blee” juga punya arti yang berhubungan dengan warna, corak, atau pewarnaan. Kata ini tergolong kuno atau jarang dipakai lagi dalam bahasa modern, dan biasanya muncul dalam frasa yang berarti "cerah". Dalam konteks ini, “blee” dimaknai sebagai simbol pewarna dengan harapan bahwa merek ini bisa membawa warna baru atau penyegaran dalam industri mode.
Filosofi di balik merek ini adalah tentang menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan, membuktikan bahwa sesuatu yang tampak sederhana atau kurang sempurna bisa tetap menjadi ikon fesyen yang kuat, berkelas, dan penuh gaya.

Farizky Putra, Brand Manager BLEE (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)
Farizky juga menjelaskan bahwa BLEE tidak hanya hadir sebagai merek fesyen, tetapi juga sebagai simbol identitas dan semangat inklusif. “BLEE mewakili keberagaman, baik dari segi ukuran, warna kulit, hingga budaya. Kami ingin setiap individu merasa dilibatkan dan diberdayakan,” ungkapnya.
Hal ini tercermin dalam nilai-nilai utama BLEE, yang menekankan:
- Inklusivitas: memastikan produk dan kampanyenya mewakili keberagaman.
- Ekspresi Diri: mendukung keberanian individu untuk mengekspresikan diri lewat busana.
- Kualitas: setiap produk dibuat dengan material kokoh dan detail tinggi, menawarkan nilai jangka panjang.
- Komunitas: merupakan bagian dari komunitas streetwear yang aktif membangun ikatan dan solidaritas.
Ciri khas BLEE tampak jelas pada logo yang konsisten hadir di setiap produknya serta kutipan-kutipan inspiratif yang disematkan pada beberapa item. Gaya urban modern yang diusung makin diperkuat lewat potongan busana yang mengikuti siluet masa kini dan pemilihan material premium, menjadikan setiap produk tidak hanya stylish tetapi juga nyaman dan tahan lama.
Ragam produknya terdiri dari berbagai item seperti T-shirt dan long sleeve shirt, jaket, crew neck, pants, short pants, denim, hingga aksesori. Keseluruhan koleksi ini dirancang untuk tampil menonjol namun tetap fungsional, sesuai dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat urban masa kini.
Dengan peluncuran BLEE, SWI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lini fesyen yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menyuarakan nilai-nilai yang lebih dalam: tentang identitas, keberanian, dan komunitas. Merek ini diharapkan menjadi pewarna baru dalam lanskap fesyen Indonesia yang makin dinamis.
Menciptakan Gaya Edgy dengan Busana Streetwear
Mengutip Vogue, edgy adalah gaya fesyen yang mengekspresikan keberanian, kreativitas, dan individualitas dengan cara yang berani dan berbeda dari tren pada umumnya. Bisa juga disebut sebagai gaya yang anti‑mainstream. Umumnya kerap memasukkan elemen yang provokatif, eksperimental, dan penuh karakter. Berikut ciri khas gaya edgy.- Warna dominan gelap: Hitam, abu‑abu, burgundy, dan cokelat tua sering mendominasi, kadang dipadankan dengan aksen neon atau metalik untuk efek dramatis
- Potongan tidak konvensional: Desain asimetris, oversized, atau tajam seperti rok slit, jaket panjang depan pendek belakang, atau celana dengan robekan artistik
- Material kuat & tekstur kasar: Kulit (real atau faux), denim robek, mesh, suede. Bahan-bahan ini memberi kesan keras, berani, dan sedikit rebel
- Aksesori statement: Choker lebar, gelang paku, rantai tebal, cincin besar, tas berdesain unik, atau sepatu platform dengan detail metalik
Gaya edgy menawarkan banyak pilihan mix and match yang bisa disesuaikan dengan kepribadian dan suasana. Untuk tampilan casual edgy, bisa memadukan kaos hitam oversized dengan jeans robek, lalu menambahkan jaket kulit dan combat boots sebagai pelengkap. Aksesori seperti choker dan kacamata hitam memberi sentuhan akhir yang tajam dan penuh karakter.
Sementara itu, untuk chic edgy look, dress hitam dengan potongan asimetris dipadukan dengan high-heeled boots menciptakan siluet yang kuat namun tetap feminin. Aksesori metalik minimalis namun bold bisa menjadi titik fokus yang mencuri perhatian.
Jika lebih menyukai gaya jalanan, edgy streetwear bisa jadi pilihan dengan hoodie gelap, knee loose pants atau celana cargo, sneakers hitam, serta tambahan bandana, topi, atau kacamata dengan desain mencolok yang memperkuat kesan ekspresif.
Baca Juga: 5 Ide OOTD Hijab Stylish untuk ke Konser, Tetap Modis & Nyaman
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.