PBSI Umumkan 11 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025
05 August 2025 |
11:00 WIB
Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) mengumumkan daftar sementara 11 wakil yang akan berlaga pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (BWF World Championships) 2025. Turnamen yang digelar di Paris, Prancis itu akan berlangsung pada 25–31 Agustus mendatang.
Kejuaraan Dunia BWF merupakan turnamen bulu tangkis individu paling prestisius yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Ajang ini menjadi panggung untuk menentukan siapa pemain terbaik dunia di lima nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Baca juga: Juarai China Open 2025, Fajar-Fikri Akhiri Puasa Gelar Indonesia di BWF World Tour 2025 Super 1000
Turnamen ini pertama kali digelar pada 1977. Awalnya diadakan setiap tiga tahun, kemudian menjadi dua tahunan, dan sejak 2006 berlangsung secara tahunan. Perubahan ini menunjukkan meningkatnya antusiasme dan pentingnya kejuaraan tersebut dalam kalender bulu tangkis dunia.
Kejuaraan Dunia BWF selalu dinantikan karena mempertemukan pemain-pemain elit dari berbagai negara. Selain menyajikan persaingan yang ketat dan menegangkan, turnamen ini juga memberikan poin peringkat yang besar, yang berpengaruh langsung pada posisi atlet di ranking dunia serta kelayakan mereka mengikuti turnamen bergengsi lainnya.
Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia akan menurunkan skuad terbaiknya di semua sektor. Kombinasi antara pemain pelatnas dan non-pelatnas telah dipersiapkan guna memberikan hasil maksimal di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF ini.
Di sektor tunggal putra, dua nama besar yang sudah tidak berada di pelatnas PBSI, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, dipastikan akan tampil. Sementara itu, di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardhani siap mewakili Indonesia.
Untuk sektor ganda putra, Fajar Alfian akan kembali berpasangan dengan Rian Ardianto. Sebelumnya, Fajar sempat dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri dalam dua turnamen terakhir dan sukses meraih gelar juara di China Open 2025, gelar Super 1000 pertama bagi Indonesia tahun ini.
Sementara itu, pasangan muda Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang tengah menunjukkan performa menjanjikan juga akan berlaga. Di sektor ganda campuran, pasangan senior Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari turut masuk dalam daftar wakil Indonesia.
Dengan komposisi ini, diharapkan wakil-wakil Indonesia dapat membawa prestasi. Sebab, gelar juara dunia terakhir yang diraih Indonesia terjadi pada tahun 2019 lewat pasangan ganda putra Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan. Adapun pada edisi 2023, Indonesia hanya membawa pulang satu medali, yakni perak dari sektor ganda putri yang dipersembahkan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Tunggal Putra:
Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal Putri:
Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani
Ganda Putra:
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani
Ganda Putri:
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Ganda Campuran:
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Kejuaraan Dunia BWF merupakan turnamen bulu tangkis individu paling prestisius yang diselenggarakan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Ajang ini menjadi panggung untuk menentukan siapa pemain terbaik dunia di lima nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Baca juga: Juarai China Open 2025, Fajar-Fikri Akhiri Puasa Gelar Indonesia di BWF World Tour 2025 Super 1000
Turnamen ini pertama kali digelar pada 1977. Awalnya diadakan setiap tiga tahun, kemudian menjadi dua tahunan, dan sejak 2006 berlangsung secara tahunan. Perubahan ini menunjukkan meningkatnya antusiasme dan pentingnya kejuaraan tersebut dalam kalender bulu tangkis dunia.
Kejuaraan Dunia BWF selalu dinantikan karena mempertemukan pemain-pemain elit dari berbagai negara. Selain menyajikan persaingan yang ketat dan menegangkan, turnamen ini juga memberikan poin peringkat yang besar, yang berpengaruh langsung pada posisi atlet di ranking dunia serta kelayakan mereka mengikuti turnamen bergengsi lainnya.
Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia akan menurunkan skuad terbaiknya di semua sektor. Kombinasi antara pemain pelatnas dan non-pelatnas telah dipersiapkan guna memberikan hasil maksimal di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF ini.
Di sektor tunggal putra, dua nama besar yang sudah tidak berada di pelatnas PBSI, yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, dipastikan akan tampil. Sementara itu, di sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan Putri Kusuma Wardhani siap mewakili Indonesia.
Untuk sektor ganda putra, Fajar Alfian akan kembali berpasangan dengan Rian Ardianto. Sebelumnya, Fajar sempat dipasangkan dengan Muhammad Shohibul Fikri dalam dua turnamen terakhir dan sukses meraih gelar juara di China Open 2025, gelar Super 1000 pertama bagi Indonesia tahun ini.
Sementara itu, pasangan muda Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang tengah menunjukkan performa menjanjikan juga akan berlaga. Di sektor ganda campuran, pasangan senior Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari turut masuk dalam daftar wakil Indonesia.
Dengan komposisi ini, diharapkan wakil-wakil Indonesia dapat membawa prestasi. Sebab, gelar juara dunia terakhir yang diraih Indonesia terjadi pada tahun 2019 lewat pasangan ganda putra Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan. Adapun pada edisi 2023, Indonesia hanya membawa pulang satu medali, yakni perak dari sektor ganda putri yang dipersembahkan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Komposisi atlet Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Tunggal Putra:Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal Putri:
Gregoria Mariska Tunjung, Putri Kusuma Wardani
Ganda Putra:
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani
Ganda Putri:
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Ganda Campuran:
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.