World Snorkeling Day Diperingati 30 Juli, Cek 5 Spot Menyelam Terbaik di Indonesia
30 July 2025 |
09:00 WIB
Hari Snorkeling Sedunia atau World Snorkeling Day diperingati setiap 30 Juli. Peringatan ini tak hanya menjadi ajang untuk menikmati snorkeling sebagai olahraga air yang menyenangkan, tapi juga mengedukasi pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut.
Adapun snorkeling adalah aktivitas berenang di permukaan air sambil mengamati kehidupan bawah laut seperti terumbu karang, ikan warna-warni, dan lainnya. Aktivitas ini sangat populer di perairan tropis. Untuk melakukan snorkeling, kita butuh peralatan seperti masker selam, snorkel atau pipa pernapasan, dan sirip kaki.
Baca juga: Masuk Tiga Besar Destinasi Scuba Diving Terbaik Dunia, Ini Spot Menyelam Terbaik di Indonesia
Tidak seperti menyelam scuba yang membutuhkan tabung oksigen dan pelatihan khusus, snorkeling dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki kemampuan berenang dasar. Dengan alat snorkel, seseorang bisa bernapas melalui mulut meskipun wajahnya tetap berada di dalam air.
Mengutip National Today, hari snorkeling sedunia pertama kali ditetapkan ketika Joseph L. Belcher mendaftarkan paten alat pernapasan bawah air atau snorkel pada 30 Juli 1932. Sejak itu, tanggal ini diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap inovasi Joseph L. Belcher yang memungkinkan jutaan orang di seluruh dunia menikmati keajaiban kehidupan bawah laut dengan mudah dan aman.
Peringatan Hari Snorkeling Sedunia menjadi semakin bermakna bagi Indonesia, mengingat negara kita terdiri dari pulau-pulau dengan ekosistem laut yang kaya. Berikut rekomendasi spot snorkeling terbaik di Indonesia.
Raja Ampat adalah permata bawah laut Indonesia yang telah diakui sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Terletak di ujung barat Papua, wilayah ini memiliki lebih dari 600 spesies karang keras, sekitar 75 persen dari total spesies karang dunia serta lebih dari 1.700 jenis ikan terumbu.
Snorkeling di Raja Ampat bisa dengan menyusuri taman karang alami di Melissa’s Garden hingga menyaksikan pari manta yang anggun berenang di sekitar Manta Sandy. Di Friwen Wall, pengunjung dapat menjumpai dinding karang yang padat dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni yang berlalu lalang di antara anemon dan spons laut.
Snorkeling di Bunaken memberikan kesempatan untuk menyusuri dinding-dinding terumbu yang menjulang curam, dikenal sebagai “vertical drop-offs”, yang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan tropis, penyu hijau, dan biota laut makro seperti nudibranch dan shrimp goby.
Spot seperti Lekuan, Fukui Point, dan Siladen adalah lokasi favorit yang menawarkan kombinasi arus sedang, air jernih, serta panorama bawah laut yang memukau.
Airnya yang tenang dan jernih menjadikan Wakatobi surga bagi para snorkeler, terutama di sekitar Hoga Island, Onemohute, dan rumah karang milik Wakatobi Dive Resort yang sering disebut sebagai “house reef terbaik di dunia.”
Karakteristik bawah laut Wakatobi mencakup aneka karang keras dan lunak, padang lamun, serta keberadaan spesies besar seperti napoleon wrasse, penyu sisik, dan bahkan barracuda.
Pink Beach memanjakan mata dengan pasirnya yang berwarna merah muda dan menawarkan pemandangan bawah laut yang semarak, mulai dari karang keras yang padat hingga ikan-ikan kecil yang berenang di sela-sela terumbu. Pulau Kanawa, yang berlokasi lebih dekat ke Labuan Bajo, sangat cocok bagi pemula karena perairannya yang dangkal dan tenang.
Terumbu karang di sekitar pulau ini sangat beragam, mulai dari dinding karang hingga taman karang dangkal yang dipenuhi ikan-ikan kecil berwarna cerah. Selain itu, keberadaan situs bawah laut seperti patung Ganesha dan kuil laut menambah daya tarik spiritual dan visual bagi pengunjung.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Adapun snorkeling adalah aktivitas berenang di permukaan air sambil mengamati kehidupan bawah laut seperti terumbu karang, ikan warna-warni, dan lainnya. Aktivitas ini sangat populer di perairan tropis. Untuk melakukan snorkeling, kita butuh peralatan seperti masker selam, snorkel atau pipa pernapasan, dan sirip kaki.
Baca juga: Masuk Tiga Besar Destinasi Scuba Diving Terbaik Dunia, Ini Spot Menyelam Terbaik di Indonesia
Tidak seperti menyelam scuba yang membutuhkan tabung oksigen dan pelatihan khusus, snorkeling dapat dilakukan oleh siapa saja yang memiliki kemampuan berenang dasar. Dengan alat snorkel, seseorang bisa bernapas melalui mulut meskipun wajahnya tetap berada di dalam air.
Mengutip National Today, hari snorkeling sedunia pertama kali ditetapkan ketika Joseph L. Belcher mendaftarkan paten alat pernapasan bawah air atau snorkel pada 30 Juli 1932. Sejak itu, tanggal ini diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap inovasi Joseph L. Belcher yang memungkinkan jutaan orang di seluruh dunia menikmati keajaiban kehidupan bawah laut dengan mudah dan aman.
Peringatan Hari Snorkeling Sedunia menjadi semakin bermakna bagi Indonesia, mengingat negara kita terdiri dari pulau-pulau dengan ekosistem laut yang kaya. Berikut rekomendasi spot snorkeling terbaik di Indonesia.
1. Raja Ampat, Papua Barat
Raja Ampat adalah permata bawah laut Indonesia yang telah diakui sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia. Terletak di ujung barat Papua, wilayah ini memiliki lebih dari 600 spesies karang keras, sekitar 75 persen dari total spesies karang dunia serta lebih dari 1.700 jenis ikan terumbu. Snorkeling di Raja Ampat bisa dengan menyusuri taman karang alami di Melissa’s Garden hingga menyaksikan pari manta yang anggun berenang di sekitar Manta Sandy. Di Friwen Wall, pengunjung dapat menjumpai dinding karang yang padat dengan ikan-ikan kecil berwarna-warni yang berlalu lalang di antara anemon dan spons laut.
2. Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara
Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara memiliki luas sekitar 890 kilometer persegi, dengan sebagian besarnya berupa habitat laut seperti terumbu karang, padang lamun, dan mangrove.Snorkeling di Bunaken memberikan kesempatan untuk menyusuri dinding-dinding terumbu yang menjulang curam, dikenal sebagai “vertical drop-offs”, yang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan tropis, penyu hijau, dan biota laut makro seperti nudibranch dan shrimp goby.
Spot seperti Lekuan, Fukui Point, dan Siladen adalah lokasi favorit yang menawarkan kombinasi arus sedang, air jernih, serta panorama bawah laut yang memukau.
3. Wakatobi, Sulawesi Tenggara
Wakatobi, singkatan dari Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, merupakan taman nasional laut yang diakui dunia karena memiliki salah satu sistem terumbu karang paling sehat dan beragam di bumi.Airnya yang tenang dan jernih menjadikan Wakatobi surga bagi para snorkeler, terutama di sekitar Hoga Island, Onemohute, dan rumah karang milik Wakatobi Dive Resort yang sering disebut sebagai “house reef terbaik di dunia.”
Karakteristik bawah laut Wakatobi mencakup aneka karang keras dan lunak, padang lamun, serta keberadaan spesies besar seperti napoleon wrasse, penyu sisik, dan bahkan barracuda.
4. Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur
Taman Nasional Komodo juga menyimpan kekayaan laut yang luar biasa. Spot-spot seperti Manta Point, Pink Beach, dan Pulau Kanawa menawarkan keindahan bawah laut yang beragam. Di Manta Point, snorkeler dapat menyaksikan langsung pari manta raksasa yang berenang dengan anggun di stasiun pembersihan alami mereka.Pink Beach memanjakan mata dengan pasirnya yang berwarna merah muda dan menawarkan pemandangan bawah laut yang semarak, mulai dari karang keras yang padat hingga ikan-ikan kecil yang berenang di sela-sela terumbu. Pulau Kanawa, yang berlokasi lebih dekat ke Labuan Bajo, sangat cocok bagi pemula karena perairannya yang dangkal dan tenang.
5. Pulau Menjangan, Bali
Pulau Menjangan merupakan bagian dari Taman Nasional Bali Barat dan menjadi salah satu lokasi snorkeling terbaik di Pulau Dewata. Airnya yang tenang dan jernih menjadikan tempat ini sangat ramah untuk pemula maupun snorkeling keluarga.Terumbu karang di sekitar pulau ini sangat beragam, mulai dari dinding karang hingga taman karang dangkal yang dipenuhi ikan-ikan kecil berwarna cerah. Selain itu, keberadaan situs bawah laut seperti patung Ganesha dan kuil laut menambah daya tarik spiritual dan visual bagi pengunjung.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.