Ilustrasi tas branded dengan bag charm (sumber gambar: Instagram/amy.everyday)

Labubu dan Fenomena Bag Charm, Ketika Gantungan Tas Jadi Simbol Gaya Baru

12 July 2025   |   20:00 WIB
Image
Cinta Zamira Mahasiswa Unika Atma Jaya

Siapa sangka, gantungan tas yang dulu hanya jadi pelengkap kecil, kini menjelma jadi pusat perhatian dalam dunia fashion. Dari sekadar aksesori fungsional, sebutan populer yang dipakai Gen Z-bag charm kini telah berevolusi menjadi statement fashion yang bisa mengubah tampilan tas sederhana menjadi sorotan utama.

Seperti banyak tren masa kini, semuanya bermula dari TikTok. Tagar #birkinify sempat mendominasi linimasa sepanjang 2024, memperlihatkan pengguna menghias tas mereka, baik yang high-end seperti Hermès Birkin maupun tas kasual harian, dengan gantungan lucu, boneka mungil, hingga rantai dan manik-manik.

Baca juga: Boneka Labubu Kolaborasi Sacai x Seventeen Terjual hingga Rp500 jutaan

Sentuhan kecil ini memberi efek maksimal: tampilan minimalis bisa langsung berubah jadi playful dan ekstra hanya dalam satu klip video berdurasi 15 detik.

Namun tren ini tak berhenti di situ. Saat gelombang #birkinify mulai surut, dunia aksesori tas kedatangan fenomena baru bernama Labubu. Boneka mungil berwajah unik keluaran Pop Mart ini awalnya dikenal lewat konsep blind box—kotak misteri yang isinya hanya bisa diketahui setelah dibuka.

Tidak hanya sebuah kejutan yang membuat Labubu populer, kolaborasi antara estetika menggemaskan dan koleksi terbatas berhasil membuat Labubu jadi buruan fashion enthusiast dan kolektor, terutama setelah terlihat dikoleksi oleh Lisa BLACKPINK hingga Dua Lipa.

Baru-baru ini, Pop Mart merilis seri terbaru bertajuk Big Into Energy, menghadirkan enam figur plush eksklusif yang langsung ludes di market pasaran. Kini, membawa Labubu di tas bukan sekadar mengikuti tren, tapi menunjukkan sisi playful dan personal dari gaya seseorang.

Labubu bukan satu-satunya yang mendongkrak pamor gantungan tas. Brand String Ting yang dikenal dengan gantungan tas bertabur manik-manik warna-warni juga jadi favorit para selebritas. Salah satu model papan atas, Gigi Hadidpun juga pernah terlihat memadukan tas mungil Miu Miu kuningnya dengan gantungan dari brand ini.

Menjadi simbol gaya baru, dengan adanya sentuhan gantungan bag charms yang ada di tas kamu menunjukkan bentuknya yang simpel namun memberi energi ekstra yang playful dan modis.

Melihat geliat pasar yang begitu antusias, rumah mode ternama pun ikut masuk dengan Loewe, misalnya, menghadirkan gantungan dari kuningan dan perak dengan ukiran elegan. Gucci dan Tory Burch memilih bentuk anjing dan kucing dari kulit, yang tampil manis tapi tetap mewah. Sementara Coach mengusung desain bag charm berbentuk buah ceri dengan kesan segar dan penuh warna.

Di tangan Gen Z, bag charm bukan lagi sekadar aksesori tambahan. Ia menjadi bahasa ekspresi, elemen personalisasi, bahkan bisa jadi perpanjangan dari mood dan kepribadian.

Dan dalam dunia mode yang semakin mengarah pada inklusivitas dan kebebasan berekspresi, kehadiran gantungan tas lucu seperti Labubu atau charm-charm buatan brand besar menjadi jembatan antara fungsionalitas dan gaya hidup.

SEBELUMNYA

Alunan Lagu Cinta dan Romansa Rizky Febian di Panggung Bigu Festival 2025

BERIKUTNYA

Film Sore: Istri dari Masa Depan Garapan Yandy Laurens Sudah Tayang di Bioskop Seluruh Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: