Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Apa Saja Perubahan di Galaxy Z Fold 7? Cek Ulasannya Yuk

11 July 2025   |   06:45 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Samsung membawa perubahan signifikan pada ponsel lipat buku terbarunya, Galaxy Z Fold 7. Mulai dari pengalaman setara seri Galaxy Ultra, hingga peningkatan pada desain dan fitur artificial intelligence atau kecerdasan buatan yang makin canggih. 

Perubahan yang paling mencolok yakni desain. MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menerangkan ketebalan Galaxy Z Fold 7 layaknya smartphone model bar saat ini. Dalam kondisi dilipat, tebalnya 8,9 mm, lebih tipis 3,2 mm dibandingkan Fold 6 yang memiliki tebal 12,1 mm. 

Ketebalan Z Fold 7 hampir mirip dengan Galaxy S25 Ultra dengan tebal 8,2 mm. Adapun saat dibuka, tebal ponsel ini 4,2 mm. “Kalau dibandingkan side-by-side, ini terlihat jauh lebih tipis dalam kondisi terlipat. Dalam kondisi terbuka, sudah significantly improve. Jauh lebih tipis daripada Fold 6,” ujar Ilham saat mempresentasikan Galaxy Z Fold 7 di bilangan Jakarta, Kamis (10/7/2025). 

Baca juga: Cek Spesifikasi & Fitur Samsung Galaxy S25 Edge
 

Perbedaan tebal Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Perbedaan tebal Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Dengan desain yang lebih tipis, bobot ponsel ini menjadi ringan. Terbukti saat Hypeabis.id memegangnya bersamaan dengan Z Fold 6. Bobot ringan Z Fold sangat terasa, sehingga lebih nyaman ketika digenggam atau digunakan beraktivitas.

Samsung diketahui memangkas bobot Fold generasi terbaru sebanyak 24 gram dibandingkan sebelumnya. Sebagai perbandingan, Z Fold 7 memiliki bobot 215 gram, sementara Z Fold 6 seberat 239 gram.  Bahkan jika dibandingkan dengan S25 Ultra, Z Fold 7 juga lebih ringan. Model termahal dari S25 Series itu memiliki berat 219 gram. 

Perubahan signifikan juga hadir pada layar bagian luar. Ilham menyebut, layar luar Galaxy Z Fold 7 mirip dengan smartphone model bar. Layar utama Galaxy Z Fold 7 11 persen lebih besar dibanding generasi terdahulu. 

Perangkat ini hadir dengan cover display Dynamic AMOLED 2x 6,5 inci, dengan ratio baru, 21:9. Ilham menyebut layar ini hadir untuk menjawab aspirasi pada pengguna Z Fold 6. 

“Jadi experience penggunaan layar depannya itu sudah mirip kayak smartphone bar type. Peningkatan yang kita berikan untuk Fold 7 tahun ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang konsumen inginkan di foldable sebelumnya,” tuturnya. 
 

Tampilan Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Tampilan Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Satu lagi yang kerap menjadi sorotan para pengguna ponsel lipat, yakni bagian engsel. Ilham menerangkan, meskipun Z Fold 7 tampil lebih tipis dan ringan, tetapi durasi lintasnya boleh diuji. 

Armor FlexHinge kini lebih tipis dan ringan berkat desain water droplet yang telah disempurnakan serta struktur rel penggerak engsel baru yang mengurangi creasing dan meningkatkan daya tahan dengan mendistribusikan tekanan secara merata. Advanced Armor Aluminum pada rangka dan selubung engsel meningkatkan kekuatan dan kekokohan perangkat hingga 10 persen.

Sementara pada bagian layar utama, menggunakan lapisan pelat Titanium baru. Lalu, Ultra-Thin Glass (UTG) kini 50 persen lebih tebal untuk meningkatkan kekuatan layar secara signifikan. 

Ditambah Cover display dibekali Corning Gorilla Glass Ceramic 2, material glass ceramic terbaru dengan kristal yang tertanam di dalamnya. Teknologi ini memberikan perlindungan luar biasa terhadap retak sekaligus menjaga ketipisan erangkat.

“Ceramic tube itu pertama kali kita gunakan untuk line-up foldable, artinya sama dengan apa yang kita gunakan di S25 kemarin,“ jelas Ilham. 

Kendati demikian yang masih sedikit mengganggu pada layar ponsel ini adalah masih meninggalkan bekas sidik jari. Jadi, pengguna harus rajin membersihkan ponsel baik pada layar maupun cover-nya.
 

Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)


Di sisi lain, Samsung katanya memberikan update software hingga 7 tahun, mulai dari Android 16. “Fold 7 akan menjadi yang pertama untuk kita unboxing langsung dapat Android versi 16 di dalamnya,” tambah Ilham. 
 

Performa 

Peningkatan pada performa, Galaxy Z Fold 7 dibekali Snapdragon 8G Elite for Galaxy, sama dengan S25 Series. Ilham menyebut peningkatan NPU lebih kencang 41 persen dibanding generasi sebelumnya. 

Untuk kamera, selain kamera wide 200MP yang menangkap gambar lebih detail, kamera ultrawide-nya sudah memiliki autofocus. Kamera pada main screen juga meningkat menjadi 10MP. 

Ilham menyebut pengalaman AI pada ponsel ini juga ditingkatkan dengan One UI 8. Fitur Generative Edit menawarkan saran proaktif dengan Suggest Erases baru, yang secara otomatis mendeteksi orang yang lewat dengan mengetuk tombol. 

“Generate AI membutuhkan akses koneksi internet, karena ini cloud-based. Dia akan menghapus dulu, dan mensimulasikan dari objek-objek di sekitarnya,” sebutnya. 
 

Galaxy AI di Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Galaxy AI di Galaxy Z Fold 7. (Sumber gambar: Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Kini, Audio Eraser juga telah ditingkatkan menjadi lebih cerdas dan nyaman. Ada sakelar baru di Galeri, dan sekarang secara proaktif mendeteksi dan menghapus kebisingan latar belakang yang tidak diinginkan

Gemini juga ditingkatkan ke layar yang lebih luas. Fitur Gemini Live kini dapat memahami apa yang pengguna lihat, katakan, dan lakukan. 

Pengguna bisa mengetik atau mengucapkan pertanyaan kontekstual tanpa perlu bolak-balik antar aplikasi. Dengan fitur screen sharing dan camera sharing di Gemini Live, pengguna cukup tunjukkan apa yang ada di layar atau ditangkap kamera, lalu ajukan pertanyaan untuk mendapatkan informasi yang diinginkan secara instan. 

Baca juga: Pengguna iPhone Bisa Coba Fitur AI Samsung Galaxy S25 Series, Begini Caranya

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
Editor:

SEBELUMNYA

The Panturas Kembali dengan Maxi Single Baru, Siap Guncang Tur Asia Perdana

BERIKUTNYA

Pasar Sepatu Ramah Lingkungan Penuh Tantangan, Node Organic Beralih ke Bisnis Bio-Kimia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: