Cek Lineup & Rundown Hari Pertama Prambanan Jazz, eaJ Jadi Headliner
04 July 2025 |
07:32 WIB
1
Like
Like
Like
Salah satu ajang musik tahunan paling dinanti, Prambanan Jazz 2025, bakal resmi digelar pada sore hari ini, Jumat, 4 Juli 2025. Festival musik bergengsi yang mengusung genre jazz sebagai napas utamanya ini akan digelar selama tiga hari penuh, hingga Minggu, 6 Juli 2025.
Seperti namanya, Prambanan Jazz diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. Festival ini akan kembali menghadirkan pertunjukan musik jazz yang dipadukan dengan keindahan situs bersejarah sebagai latarnya.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat 5 Program Menarik dari ARTJOG 2025 di Yogyakarta
Lokasi yang ikonik ini menjadikan Prambanan Jazz memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pencinta musik dan sejarah. Tahun ini, penyelenggaraan Prambanan Jazz terasa istimewa karena memasuki edisi ke-11.
Sejak debutnya pada 2015, festival musik berskala internasional ini konsisten hadir setiap tahun dan telah menghadirkan deretan musisi papan atas dari dalam maupun luar negeri. Tahun ini, deretan penampil yang akan manggung kian menarik.
Pada hari pertama, lineup Prambanan Jazz menyuguhkan cerminan menarik terkait keberagaman dan kekuatan lintas generasi dalam musik. Dari musisi internasional, penyanyi legendaris, hingga bakat muda Indonesia, semuanya akan tampil di panggung megah berlatar Candi Prambanan.
Salah satu sorotan utama hari ini adalah penampilan eaJ alias Jae Park, musisi internasional asal Korea Selatan yang juga dikenal sebagai mantan anggota band Day6. Kehadirannya di Prambanan Jazz menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi penonton muda.
Solois berusia 32 tahun ini kini dikenal memiliki gaya musik yang khas, memadukan unsur pop alternatif, R&B, dan lirik bernuansa emosional yang kuat. Selain itu, gaya vokalnya yang ekspresif dan intim membuat penonton merasa terhubung secara personal, seolah setiap lagu adalah percakapan langsung antara dirinya dan pendengar.
Selain eaJ, panggung juga akan diisi oleh deretan musisi legendaris Indonesia yang sudah puluhan tahun mewarnai industri musik Tanah Air. Di antaranya ada Tantowi Yahya ang tampil dalam format kolaboratif bersama Crossroads, lalu juga akan ada Ebiet G. Ade yang dikenal lewat balada-balada reflektifnya.
Nama besar lain seperti Harvey Malaihollo, Yuni Shara, dan Erwin Mercy’s Band juga akan menyuguhkan penampilan penuh nostalgia. Tidak hanya menampilkan legenda, Prambanan Jazz juga memberi ruang bagi musisi muda dan kontemporer.
Penonton akan disuguhi suara segar dari Tulus, Sal Priadi, Juicy Luicy, hingga Rafi Sudirman yang mewakili generasi baru dengan karakter musik yang kuat. Grup seperti Banda Neira, meskipun kini tampil dalam formasi khusus, juga akan hadir menjadi penyejuk lewat lagu-lagu puitis mereka.
Salah satu penampil muda lain yang juga patut disorot pada hari pertama ialah Bernadya. Penyanyi dan penulis lagu yang tengah naik daun ini dikenal lewat karya-karya melankolis dengan lirik yang jujur dan emosional.
Suaranya yang lembut dan aransemen musik yang intim menjadikannya favorit di kalangan pendengar generasi muda. Kehadiran Bernadya di panggung Prambanan Jazz menjadi bukti bahwa festival ini juga memberi ruang bagi musisi baru dengan karakter kuat dan karya yang relevan.
BRImo Stage
QLola Stage
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Seperti namanya, Prambanan Jazz diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta. Festival ini akan kembali menghadirkan pertunjukan musik jazz yang dipadukan dengan keindahan situs bersejarah sebagai latarnya.
Baca juga: Mengenal Lebih Dekat 5 Program Menarik dari ARTJOG 2025 di Yogyakarta
Lokasi yang ikonik ini menjadikan Prambanan Jazz memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pencinta musik dan sejarah. Tahun ini, penyelenggaraan Prambanan Jazz terasa istimewa karena memasuki edisi ke-11.
Sejak debutnya pada 2015, festival musik berskala internasional ini konsisten hadir setiap tahun dan telah menghadirkan deretan musisi papan atas dari dalam maupun luar negeri. Tahun ini, deretan penampil yang akan manggung kian menarik.
Pada hari pertama, lineup Prambanan Jazz menyuguhkan cerminan menarik terkait keberagaman dan kekuatan lintas generasi dalam musik. Dari musisi internasional, penyanyi legendaris, hingga bakat muda Indonesia, semuanya akan tampil di panggung megah berlatar Candi Prambanan.
Salah satu sorotan utama hari ini adalah penampilan eaJ alias Jae Park, musisi internasional asal Korea Selatan yang juga dikenal sebagai mantan anggota band Day6. Kehadirannya di Prambanan Jazz menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi penonton muda.
Solois berusia 32 tahun ini kini dikenal memiliki gaya musik yang khas, memadukan unsur pop alternatif, R&B, dan lirik bernuansa emosional yang kuat. Selain itu, gaya vokalnya yang ekspresif dan intim membuat penonton merasa terhubung secara personal, seolah setiap lagu adalah percakapan langsung antara dirinya dan pendengar.
Selain eaJ, panggung juga akan diisi oleh deretan musisi legendaris Indonesia yang sudah puluhan tahun mewarnai industri musik Tanah Air. Di antaranya ada Tantowi Yahya ang tampil dalam format kolaboratif bersama Crossroads, lalu juga akan ada Ebiet G. Ade yang dikenal lewat balada-balada reflektifnya.
Nama besar lain seperti Harvey Malaihollo, Yuni Shara, dan Erwin Mercy’s Band juga akan menyuguhkan penampilan penuh nostalgia. Tidak hanya menampilkan legenda, Prambanan Jazz juga memberi ruang bagi musisi muda dan kontemporer.
Penonton akan disuguhi suara segar dari Tulus, Sal Priadi, Juicy Luicy, hingga Rafi Sudirman yang mewakili generasi baru dengan karakter musik yang kuat. Grup seperti Banda Neira, meskipun kini tampil dalam formasi khusus, juga akan hadir menjadi penyejuk lewat lagu-lagu puitis mereka.
Salah satu penampil muda lain yang juga patut disorot pada hari pertama ialah Bernadya. Penyanyi dan penulis lagu yang tengah naik daun ini dikenal lewat karya-karya melankolis dengan lirik yang jujur dan emosional.
Suaranya yang lembut dan aransemen musik yang intim menjadikannya favorit di kalangan pendengar generasi muda. Kehadiran Bernadya di panggung Prambanan Jazz menjadi bukti bahwa festival ini juga memberi ruang bagi musisi baru dengan karakter kuat dan karya yang relevan.
Rundown Day 1 (4 Juli 2025)
BRImo Stage
- Pendara: 14.30 WIB
- The Lantis: 15.10 WIB
- Banda Neira: 15.55 WIB
- Societeit De Harmonie: 16.45 WIB
- Juicy Luicy: 17.55 WIB
- Sal Priadi: 19.20 WIB
- Tulus: 20.25 WIB
- Bernadya: 21.35 WIB
- EAJ Park: 22.50 WIB
QLola Stage
- Rafi Sudirman: 14.10 WIB
- Senandung: 14.50 WIB
- Primasuara: 15.10 WIB
- ErwinMercy'sBand: 15.50 WIB
- Tantowi Yahya & Crossroads: 16.45 WIB
- Modulus: 18.00 WIB
- Harvey Malaihollo: 19.05 WIB
- Ebiet G. Ade: 20.10 WIB
- Yuni Shara: 21.25 WIB
- Java Jive: 22.30 WIB
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.