Apple Siap Rilis MacBook Harga Terjangkau dengan Chip iPhone
02 July 2025 |
17:55 WIB
Apple sedang merancang kejutan dalam lini MacBook-nya, sebuah model 13 inci yang ditenagai chip dari iPhone, tepatnya A18 Pro. Dikonfirmasi oleh analis ternama yaitu Ming‑Chi Kuo melalui unggahannya di X dan menandai langkah pertama Apple mengintegrasikan chip A‑series ke laptop.
Bagi kamu yang belum menggunakan produk Apple dan ingin memiliki produknya, mungkin saat ini adalah saatnya kamu dapat merasakan produk baru dengan harga terjangkau dan sistem operatif yang memadai dari merek Apple. Penasaran? Mari kita intip dan cari tau detilnya.
Baca juga: MacBook Air Baru dengan Chip M4 Meluncur, Cek Spesifikasi & Performanya
Melansir dari macrumors, tujuan Apple memperkenalkan MacBook ini adalah untuk masuk ke segmen harga yang lebih ramah di kantong, di bawah angka psikologis US$999. Kuo memperkirakan Apple menargetkan penjualan 5–7 juta unit per tahun, setara 20–28% total penjualan MacBook pada 2026.
Meskipun chip A-series ini sebelumnya eksklusif untuk iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max, benchmark terbaru menunjukkan performa yang sangat kompetitif. A18 Pro mencetak sekitar 3.400 poin single-core dan hingga 8.600 multi-core di Geekbench 6. Angka ini hampir setara dengan chip M1 dan tidak jauh berbeda dari M4, cukup untuk menjalankan tugas harian tanpa hambatan.
Untuk menarik minat audiens lebih luas, termasuk pelajar, pengguna ringan, dan pengguna baru ekosistem Apple. MacBook ini akan tersedia dalam berbagai pilihan warna: Silver, Blue, Pink, dan Yellow, mirip strategi di iMac dan MacBook Air versi warna biru langit.
Proses manufakturnya akan melibatkan Everwin Precision (Shenzhen), mitra andalan Apple yang sebelumnya memproduksi casing MacBook Pro. Kini Everwin akan bertanggung jawab atas rangka dan bodi MacBook baru ini Hal ini memberi peluang besar bagi perusahaan tersebut di sisi rantai pasok.
Produksi massal diperkirakan dimulai pada akhir Q4 2025 atau awal 2026, dengan peluncuran resmi mengikuti tak lama setelahnya. Dengan ini dapat diartikan:
Arti bagi Konsumen?
Apple juga perlu meyakinkan konsumen high-end dan pengembang bahwa meski ini Mac lebih murah, performa dan dukungan software tetap mendukung.
Apple tampaknya sedang melakukan strategi yang cerdik dengan membawa Mac ke pasar masif dengan harga lebih terjangkau. Model ini bukan hanya langkah pengenalan hardware, melainkan juga strategi ekosistem yang membuat Mac semakin inklusif.
Jika Apple bisa mengeksekusi harga dan desain dengan tepat, MacBook A18 Pro bisa jadi perangkat game-changer di segmen entry-level. Apakah kamu tertarik dan siap menunggu?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Bagi kamu yang belum menggunakan produk Apple dan ingin memiliki produknya, mungkin saat ini adalah saatnya kamu dapat merasakan produk baru dengan harga terjangkau dan sistem operatif yang memadai dari merek Apple. Penasaran? Mari kita intip dan cari tau detilnya.
Baca juga: MacBook Air Baru dengan Chip M4 Meluncur, Cek Spesifikasi & Performanya
Melansir dari macrumors, tujuan Apple memperkenalkan MacBook ini adalah untuk masuk ke segmen harga yang lebih ramah di kantong, di bawah angka psikologis US$999. Kuo memperkirakan Apple menargetkan penjualan 5–7 juta unit per tahun, setara 20–28% total penjualan MacBook pada 2026.
Meskipun chip A-series ini sebelumnya eksklusif untuk iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max, benchmark terbaru menunjukkan performa yang sangat kompetitif. A18 Pro mencetak sekitar 3.400 poin single-core dan hingga 8.600 multi-core di Geekbench 6. Angka ini hampir setara dengan chip M1 dan tidak jauh berbeda dari M4, cukup untuk menjalankan tugas harian tanpa hambatan.
Untuk menarik minat audiens lebih luas, termasuk pelajar, pengguna ringan, dan pengguna baru ekosistem Apple. MacBook ini akan tersedia dalam berbagai pilihan warna: Silver, Blue, Pink, dan Yellow, mirip strategi di iMac dan MacBook Air versi warna biru langit.
Proses manufakturnya akan melibatkan Everwin Precision (Shenzhen), mitra andalan Apple yang sebelumnya memproduksi casing MacBook Pro. Kini Everwin akan bertanggung jawab atas rangka dan bodi MacBook baru ini Hal ini memberi peluang besar bagi perusahaan tersebut di sisi rantai pasok.
Produksi massal diperkirakan dimulai pada akhir Q4 2025 atau awal 2026, dengan peluncuran resmi mengikuti tak lama setelahnya. Dengan ini dapat diartikan:
Arti bagi Konsumen?
- Harga lebih terjangkau: Kemungkinan di kisaran US$700–US$900.
- Performa cukup untuk kebutuhan produktivitas: browsing, media sosial, dokumen—untuk pelajar dan pengguna kasual.
- Lebih banyak pilihan visual: desain dan warna lebih beragam, tidak hanya space grey.
- Ekosistem Apple: akses penuh ke macOS, pembaruan keamanan, Apple Intelligence, dan kompatibilitas software.
Apple juga perlu meyakinkan konsumen high-end dan pengembang bahwa meski ini Mac lebih murah, performa dan dukungan software tetap mendukung.
Apple tampaknya sedang melakukan strategi yang cerdik dengan membawa Mac ke pasar masif dengan harga lebih terjangkau. Model ini bukan hanya langkah pengenalan hardware, melainkan juga strategi ekosistem yang membuat Mac semakin inklusif.
Jika Apple bisa mengeksekusi harga dan desain dengan tepat, MacBook A18 Pro bisa jadi perangkat game-changer di segmen entry-level. Apakah kamu tertarik dan siap menunggu?
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.