BYD Seagull Akan Meluncur di Indonesia, Cek Spesifikasi & Harganya
02 July 2025 |
11:44 WIB
Setelah melakukan peluncuran di beberapa negara, BYD disebut-sebut akan meluncurkan BYD Seagull di Indonesia pada tahun ini. Kendaraan listrik berjenis hatchback kompak itu tersedia dalam 2 paket kapasitas baterai berbeda dengan daya jelajah 300 kilometer dan 405 kilometer.
Seagull merupakan salah satu kendaraan listrik dari BYD. Kendaraan dengan ukuran panjang 3780 mm, lebar 1715 mm, dan tinggi 1540 mm itu pertama kali diperkenalkan dalam ajang Auto Shanghai 2023. Setelah itu, kendaraan tersebut diluncurkan di Kolombia pada April 2024. Tidak hanya itu, kendaraan tanpa bahan bakar fosil itu juga tercatat meluncur di Maroko pada Maret 2025.
Belum ada informasi resmi tentang peluncuran pasti kendaraan tersebut. Akan tetapi, beberapa pihak menyebutkan bahwa kendaraan tersebut akan meluncur di Indonesia pada 2025 – terutama di ajang GIIAS 2025.
Baca juga: BYD Denza D9 Resmi Diluncurkan di Indonesia, MPV Premium Penantang Alphard
Terlepas dari waktu peluncurannya di Indonesia, kehadiran BYD Seagull memiliki spesifikasi yang patut menjadi perhatian. Dikutip dari laman resmi BYD, kendaraan ini memiliki motor listrik yang mampu menghasilkan daya sebesar 74 tenaga kuda (Horse power/Hp) dan torsi 135 Newton meter (Nm).
Motor yang tersemat dalam kendaraan itu disebut-sebut dirancang agar bisa membuat mobil menjadi efisien ketika digunakan sehari-hari. Kemudian, baterai yang ada di dalamnya tersedia dalam beberapa pilihan, yakni 30 kWh dengan daya jelajah hingga 300 kilometer dan yang lebih besar lagi, sehingga memiliki daya tempuh 405 kilometer.
Dari sisi desain eksterior, BYD Seagull menggunakan filosofi desain Ocean Aesthetics yang menonjolkan tampilan berani dan agresif. Garis bodi yang memanjang menghilangkan batasan visual, dan garis pinggang dinamis yang unik menanjak dari pintu depan hingga pilar C.
Selain itu, kendaraan ini juga memiliki lampu daytime running dan lampu belakang LED tipe infinity. Di lampu depan terdapat garis yang clean dan tegas dengan enam strip lampu bersudut. Sementara itu, lampu belakang LED ada tekstur berbentuk berlian 3 dimensi, sehingga menciptakan efek mencolok yang meniru cahaya, melewati kristal es terkompresi.
Di bagian interior, kendaraan ini menggunakan kursi sporty dengan sandaran kepala terbuka dan desain dua warna untuk menambah kesan dinamis. Terdapat juga pengaturan enam arah di kursi kemudi guna memastikan posisi duduk yang ergonomis dan personal.
Seagull menggunakan e-platform 3.0, yakni arsitektur hasil pengembangan BYD guna mengoptimalkan kinerja kendaraan listrik. Platform ini memiliki fungsi untuk mengintegrasikan baterai, sistem propulsi, dan elektronik secara lebih efisien.
Tidak hanya itu, platform itu diklaim dapat meningkatkan jangkauan, keamanan, dan pemanfaatan ruang interior. “Platform ini juga memungkinkan pengendaraan yang lebih stabil dan penggabungan fungsi cerdas yang canggih,” demikian tertulis.
Sistem propulsi yang terdapat di dalamnya juga dapat mengoptimalkan penggunaan energi, memungkinkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dan jangkauan yang lebih jauh. Selain itu, sistem pompa panas membantu mempertahankan kinerja di iklim dingin, sehingga meningkatkan efisiensi sampai 12 persen.
Kendaraan ini disebut-sebut memiliki harga mulai 69.800 yuan atau sekitar US$9.520. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp16.272,96, BYD Seagull memiliki harga sekitar Rp154,92 juta.
Untuk diketahui, spesifikasi BYD Seagull yang akan masuk ke Indonesia bisa saja sama. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan berbeda. Sejumlah fitur bisa saja ditambahkan atau dikurangkan mengikuti kebutuhan pasar.
Baca juga: IMD Future Readiness Indicator Automotive 2025: BYD Salip Tesla untuk Pertama Kalinya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Seagull merupakan salah satu kendaraan listrik dari BYD. Kendaraan dengan ukuran panjang 3780 mm, lebar 1715 mm, dan tinggi 1540 mm itu pertama kali diperkenalkan dalam ajang Auto Shanghai 2023. Setelah itu, kendaraan tersebut diluncurkan di Kolombia pada April 2024. Tidak hanya itu, kendaraan tanpa bahan bakar fosil itu juga tercatat meluncur di Maroko pada Maret 2025.
Belum ada informasi resmi tentang peluncuran pasti kendaraan tersebut. Akan tetapi, beberapa pihak menyebutkan bahwa kendaraan tersebut akan meluncur di Indonesia pada 2025 – terutama di ajang GIIAS 2025.
Baca juga: BYD Denza D9 Resmi Diluncurkan di Indonesia, MPV Premium Penantang Alphard
Terlepas dari waktu peluncurannya di Indonesia, kehadiran BYD Seagull memiliki spesifikasi yang patut menjadi perhatian. Dikutip dari laman resmi BYD, kendaraan ini memiliki motor listrik yang mampu menghasilkan daya sebesar 74 tenaga kuda (Horse power/Hp) dan torsi 135 Newton meter (Nm).
Motor yang tersemat dalam kendaraan itu disebut-sebut dirancang agar bisa membuat mobil menjadi efisien ketika digunakan sehari-hari. Kemudian, baterai yang ada di dalamnya tersedia dalam beberapa pilihan, yakni 30 kWh dengan daya jelajah hingga 300 kilometer dan yang lebih besar lagi, sehingga memiliki daya tempuh 405 kilometer.
Dari sisi desain eksterior, BYD Seagull menggunakan filosofi desain Ocean Aesthetics yang menonjolkan tampilan berani dan agresif. Garis bodi yang memanjang menghilangkan batasan visual, dan garis pinggang dinamis yang unik menanjak dari pintu depan hingga pilar C.
Selain itu, kendaraan ini juga memiliki lampu daytime running dan lampu belakang LED tipe infinity. Di lampu depan terdapat garis yang clean dan tegas dengan enam strip lampu bersudut. Sementara itu, lampu belakang LED ada tekstur berbentuk berlian 3 dimensi, sehingga menciptakan efek mencolok yang meniru cahaya, melewati kristal es terkompresi.
Di bagian interior, kendaraan ini menggunakan kursi sporty dengan sandaran kepala terbuka dan desain dua warna untuk menambah kesan dinamis. Terdapat juga pengaturan enam arah di kursi kemudi guna memastikan posisi duduk yang ergonomis dan personal.
Seagull menggunakan e-platform 3.0, yakni arsitektur hasil pengembangan BYD guna mengoptimalkan kinerja kendaraan listrik. Platform ini memiliki fungsi untuk mengintegrasikan baterai, sistem propulsi, dan elektronik secara lebih efisien.
Tidak hanya itu, platform itu diklaim dapat meningkatkan jangkauan, keamanan, dan pemanfaatan ruang interior. “Platform ini juga memungkinkan pengendaraan yang lebih stabil dan penggabungan fungsi cerdas yang canggih,” demikian tertulis.
Sistem propulsi yang terdapat di dalamnya juga dapat mengoptimalkan penggunaan energi, memungkinkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dan jangkauan yang lebih jauh. Selain itu, sistem pompa panas membantu mempertahankan kinerja di iklim dingin, sehingga meningkatkan efisiensi sampai 12 persen.
Kendaraan ini disebut-sebut memiliki harga mulai 69.800 yuan atau sekitar US$9.520. Jika dikonversi ke rupiah dengan kurs Rp16.272,96, BYD Seagull memiliki harga sekitar Rp154,92 juta.
Untuk diketahui, spesifikasi BYD Seagull yang akan masuk ke Indonesia bisa saja sama. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan berbeda. Sejumlah fitur bisa saja ditambahkan atau dikurangkan mengikuti kebutuhan pasar.
Baca juga: IMD Future Readiness Indicator Automotive 2025: BYD Salip Tesla untuk Pertama Kalinya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.