Anker Tarik 4 Model Powerbank, Cek Nomor Model & Cara Penanganannya
01 July 2025 |
11:00 WIB
Powerbank kini menjadi salah satu benda penting dalam kehidupan masyarakat, seiring dengan semakin bergantungnya banyak orang pada gawai pintar. Anker Innovations Co., Ltd., perusahaan pembuat powerbank, melakukan penarikan (recall) terhadap empat produknya, yakni A1257, A1647, A1681, dan A1689.
Dikutip dari laman resminya, langkah recall yang dilakukan oleh manajemen terhadap 4 produk powerbank setelah perusahaan menerapkan serangkaian protokol jaminan kualitas yang dirancang untuk mendeteksi masalah manufaktur lebih dini dalam siklus produksi.
Rangkaian protokol itu seperti audit komponen yang diperluas dan pengujian pemasok pabrik dan membantu manajemen mengidentifikasi potensi masalah dengan sel baterai lithium-ion umum dari salah satu pemasok.
“Meskipun potensi kerusakan dianggap kecil, sebagai bentuk kehati-hatian, kami telah memutuskan untuk memulai penarikan global sukarela beberapa model power bank Anker,” demikian tertulis, dikutip Hypeabis.id pada Selasa (1/7/2025).
Sebagai bagian dari recall tersebut, manajemen telah secara resmi memberi tahu dan berkoordinasi dengan otoritas regulasi di semua negara untuk memastikan penarikan dilakukan sesuai dengan semua pedoman lokal yang berlaku.
Adapun, produk-produk tersebut adalah:
Bagi pemilik perangkat yang ingin mengetahui apakah powerbank Anker yang dimiliki termasuk dalam daftar recall, berikut cara mengeceknya:
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa nomor model yang terletak di bagian bawah atau samping powerbank. Di bagian tersebut, pengguna akan menemukan kode berupa huruf dan angka. Jika cocok dengan salah satu dari 4 model, maka perlu melanjutkan ke langkah berikutnya.
Saat powerbank yang dimiliki termasuk dalam kategori yang harus di-recall, pengguna perlu melakukan verifikasi nomor serinya atau mengirimkan bukti pembelian powerbank dengan menggunakan formulir yang dapat diunduh di laman resmi mereka (https://www.anker.com/mmrc2506-form)
Penting untuk teliti dengan huruf dan angka dalam nomor seri. Jangan sampai tertukar karena cenderung sama. Angka nol (0) kerap tertukar dengan huruf. Tidak hanya itu, beberapa huruf juga kerap salah, seperti L dan i besar.
Ketika sudah dipastikan bahwa powerbank yang dimiliki termasuk dalam daftar recall, segera hentikan penggunaannya. Selain itu, jangan membuangnya sampai menerima konfirmasi dari Anker bahwa unit tersebut memenuhi syarat untuk recall.
Setelah menerima konfirmasi dari Anker bahwa powerbank memenuhi syarat untuk penggantian unit, voucher belanja ataupun pengembalian dana, perangkat bisa dibuang di fasilitas bersertifikat yang menerima baterai lithium-ion.
Jangan membuang baterai lithium-ion yang ditarik ini di tempat sampah biasa, tempat daur ulang umum atau kotak penampungan baterai bekas di toko ritel atau toko bangunan. Baterai lithium-ion hasil penarikan harus ditangani secara berbeda dari baterai biasa karena memiliki risiko kebakaran yang lebih tinggi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dikutip dari laman resminya, langkah recall yang dilakukan oleh manajemen terhadap 4 produk powerbank setelah perusahaan menerapkan serangkaian protokol jaminan kualitas yang dirancang untuk mendeteksi masalah manufaktur lebih dini dalam siklus produksi.
Rangkaian protokol itu seperti audit komponen yang diperluas dan pengujian pemasok pabrik dan membantu manajemen mengidentifikasi potensi masalah dengan sel baterai lithium-ion umum dari salah satu pemasok.
“Meskipun potensi kerusakan dianggap kecil, sebagai bentuk kehati-hatian, kami telah memutuskan untuk memulai penarikan global sukarela beberapa model power bank Anker,” demikian tertulis, dikutip Hypeabis.id pada Selasa (1/7/2025).
Sebagai bagian dari recall tersebut, manajemen telah secara resmi memberi tahu dan berkoordinasi dengan otoritas regulasi di semua negara untuk memastikan penarikan dilakukan sesuai dengan semua pedoman lokal yang berlaku.
Adapun, produk-produk tersebut adalah:
- Anker Power Bank (10K, 22.5W) model A1257
- Anker Power Bank (20,000mAh, 22.5W, Built-In USB-C Cable) model A1647
- Anker Zolo Power Bank (20K, 30W, Built-In USB-C and Lightning Cable) model A1681
- Anker Zolo Power Bank (20K, 30W, Built-In USB-C Cable) model A1689
Bagi pemilik perangkat yang ingin mengetahui apakah powerbank Anker yang dimiliki termasuk dalam daftar recall, berikut cara mengeceknya:
1. Periksa nomor model
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa nomor model yang terletak di bagian bawah atau samping powerbank. Di bagian tersebut, pengguna akan menemukan kode berupa huruf dan angka. Jika cocok dengan salah satu dari 4 model, maka perlu melanjutkan ke langkah berikutnya.
2. Verifikasi nomor
Saat powerbank yang dimiliki termasuk dalam kategori yang harus di-recall, pengguna perlu melakukan verifikasi nomor serinya atau mengirimkan bukti pembelian powerbank dengan menggunakan formulir yang dapat diunduh di laman resmi mereka (https://www.anker.com/mmrc2506-form)Penting untuk teliti dengan huruf dan angka dalam nomor seri. Jangan sampai tertukar karena cenderung sama. Angka nol (0) kerap tertukar dengan huruf. Tidak hanya itu, beberapa huruf juga kerap salah, seperti L dan i besar.
3. Hentikan penggunaan
Ketika sudah dipastikan bahwa powerbank yang dimiliki termasuk dalam daftar recall, segera hentikan penggunaannya. Selain itu, jangan membuangnya sampai menerima konfirmasi dari Anker bahwa unit tersebut memenuhi syarat untuk recall.
4. Buang dengan aman
Setelah menerima konfirmasi dari Anker bahwa powerbank memenuhi syarat untuk penggantian unit, voucher belanja ataupun pengembalian dana, perangkat bisa dibuang di fasilitas bersertifikat yang menerima baterai lithium-ion.Jangan membuang baterai lithium-ion yang ditarik ini di tempat sampah biasa, tempat daur ulang umum atau kotak penampungan baterai bekas di toko ritel atau toko bangunan. Baterai lithium-ion hasil penarikan harus ditangani secara berbeda dari baterai biasa karena memiliki risiko kebakaran yang lebih tinggi.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.