10 Cara untuk Belajar Lebih Cepat Berdasarkan Studi Ilmiah dan Jurnal Penelitian
27 June 2025 |
09:00 WIB
Jika Genhype ingin meningkatkan nilai sekolah maupun kuliah, kalian harus menghabiskan lebih banyak waktu untuk studi, atau dapat belajar dengan cara cerdas. Akan tetapi, seringnya kita meremehkan bagaimana cara belajar dan menyerap ilmu tanpa merasa bosan dan lelah.
Sebagai informasi, 168 Itu adalah total jam yang tersedia dalam seminggu, dan jika merupakan seorang pelajar, kamu mungkin akan berpikir itu adalah waktu yang tidak cukup. Kita umumnya merasa memiliki begitu banyak tugas yang harus dikerjakan, proyek yang harus diselesaikan, dan ujian yang harus dipelajari. Ditambah lagi, kita memiliki aktivitas dan komitmen lain serta ingin memiliki kehidupan sosial.
Untuk itu, akan lebih baik jika Genhype bisa belajar lebih cerdas bukan lebih keras, untuk mendapatkan nilai bagus, dan menjalani kehidupan yang seimban. Tujuan utama dari pendidikan bukanlah untuk mendapatkan nilai A, tapi belajar bagaimana cara belajar adalah keterampilan hidup yang sangat penting.
Baca juga: 6 Program Prioritas Pendidikan dari Kemendikdasmen, Ada Belajar Matematika dan Sains Sejak Dini
Pakar akademis dan penulis Daniel Wong menghabiskan waktu berjam-jam membaca artikel ilmiah dan jurnal penelitian untuk menemukan cara terbaik untuk belajar dengan lebih efektif. Dia merupakan seorang siswa berprestasi dalam hidupnya.
Selama karier akademisnya, dia telah menggunakan hampir semua kiat belajar cerdas yang diuraikan dalam artikel ini. Apa saja? Berikut 10 cara ilmiah untuk studi lebih cepat berdasarkan Daniel Wong.
Baca juga: Segudang Manfaat Mengajak Anak Bermain Sambil Belajar di Playground
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Sebagai informasi, 168 Itu adalah total jam yang tersedia dalam seminggu, dan jika merupakan seorang pelajar, kamu mungkin akan berpikir itu adalah waktu yang tidak cukup. Kita umumnya merasa memiliki begitu banyak tugas yang harus dikerjakan, proyek yang harus diselesaikan, dan ujian yang harus dipelajari. Ditambah lagi, kita memiliki aktivitas dan komitmen lain serta ingin memiliki kehidupan sosial.
Untuk itu, akan lebih baik jika Genhype bisa belajar lebih cerdas bukan lebih keras, untuk mendapatkan nilai bagus, dan menjalani kehidupan yang seimban. Tujuan utama dari pendidikan bukanlah untuk mendapatkan nilai A, tapi belajar bagaimana cara belajar adalah keterampilan hidup yang sangat penting.
Baca juga: 6 Program Prioritas Pendidikan dari Kemendikdasmen, Ada Belajar Matematika dan Sains Sejak Dini
Pakar akademis dan penulis Daniel Wong menghabiskan waktu berjam-jam membaca artikel ilmiah dan jurnal penelitian untuk menemukan cara terbaik untuk belajar dengan lebih efektif. Dia merupakan seorang siswa berprestasi dalam hidupnya.
Selama karier akademisnya, dia telah menggunakan hampir semua kiat belajar cerdas yang diuraikan dalam artikel ini. Apa saja? Berikut 10 cara ilmiah untuk studi lebih cepat berdasarkan Daniel Wong.
1. Minum air yang cukup (8 gelas/hari)
Dehidrasi bisa memperlambat otak dan bahkan mengecilkan materi abu-abu di otak. Bawa botol air ke mana saja dan sesekali minum saat belajar. Hal ini akan membantu menjaga konsentrasi dan stamina mental.2. Olahraga rutin 3 kali seminggu (30–45 menit)
Olahraga terbukti meningkatkan memori, fungsi otak, kualitas tidur, suasana hati, dan menurunkan stres. Jadi kombinasikan belajar dengan latihan ringan untuk otak yang lebih tajam.3. Tidur minimal 8 jam
Hindari begadang karena kurang tidur bikin fokus turun, memori lemah, serta mudah stres . Pelajar yang mudah lupa atau pelupa biasanya karena kebiasaan istirahat yang buruk.4. Konsumsi bluberi
Bluberi (blueberry) kayaakan flavonoid, yang mendukung koneksi otak dan regenerasi sel. Penelitian membuktikan buah ini efektif memperbaiki memori jangka pendek dan panjang.5. Ulang materi secara berkala (spaced repetition)
Daripada belajar mendadak, ulangi info setiap (1–3–7–21–30 hari) untuk mengubah memori jadi benar-benar tertanam . Teknik terbukti lebih efektif untuk pemahaman jangka panjang.6. Gunakan mnemonic atau akronim
Cacah ide sulit dengan membuat akronim yang mudah diingat tapi tetap dekat dengan definisinya. Berdasarkan jurnal penelitian, organ otak akan lebih mudah menyimpan dan mengingat akronim ketimbang ide dengan nama yang sulit atau abstrak.7. Tes diri secara aktif
Jangan cuma membaca bahan pembelajaran, jadikan soal latihan untuk mengecek pemahamanmu. Sebab, Self-test adalah cara terpercaya untuk mengukir informasi dalam memori jangka panjang.8. Buat ritus sebelum sesi belajar
Ritus sederhana (respirasi dalam, pasang headphone, nyalakan lampu belajar) memberi isyarat ke otak: “Saatnya serius!” Ini membantu kamu memasuki fokus yang dalam sebelum memulai proses pembelajaran.9. Tarik napas dalam sebelum belajar
Tarikan dan embusan napas (deep breathing) bisa menurunkan hormon stres kortisol, meningkatkan oksigenasi otak sehingga bikin mood dan fokus jadi lebih baik.10. Tetapkan jadwal & batas waktu belajar
Rencanakan kapan mulai dan selesai belajar, misalnya 5 sampai 6 sore), dan gunakan teknik yang dikenal dengan Pomodoro (25 menit belajar + 5 menit istirahat) . Ini membantu menjaga disiplin dan menghindari lelah berlebihan.Baca juga: Segudang Manfaat Mengajak Anak Bermain Sambil Belajar di Playground
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.